News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media China Mulai Ketakutan Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia, Beri Saran Nyeleneh untuk Rekrut Legenda Arsenal Arsene Wenger

Media China mulai menunjukkan rasa khawatirnya terhadap kekuatan Timnas Indonesia hingga menyarankan Asosiasi Sepak Bola China (CFA) meminta masukkan dari legenda Arsenal, Arsene Wenger.
Rabu, 26 Maret 2025 - 20:13 WIB
Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger
Sumber :
  • Arsenal

Jakarta, tvOnenews.com - Media China mulai menunjukkan rasa khawatirnya terhadap kekuatan Timnas Indonesia hingga menyarankan Asosiasi Sepak Bola China (CFA) meminta masukkan dari legenda Arsenal, Arsene Wenger.

China saat ini sedang dalam kondisi yang sangat kritis jelang pertandingan melawan Timnas Indonesia di ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim asuhan Branko Ivankovic tersebut berada di posisi juru kunci alias keenam klasemen sementara Grup C dengan raihan enam poin dari delapan pertandingan.

Dalam pertandingan terakhir kontra Australia di Hangzhou Sports Park Stadium, Selasa (25/3/2025), China menelan kekalahan dari Australia dengan skor 0-2.

Australia Menang Atas China
Australia Menang Atas China
Sumber :
  • Socceroos

 

Berikutnya, China akan bertandang ke markas Timnas Indonesia pada 20 Juni 2025 mendatang. Laga ini akan sangat penting bagi kedua tim untuk melangkah ke babak selanjutnya.

Jelang laga tersebut, China harus bekerja keras karena Timnas Indonesia baru saja meraih kemenangan atas Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (25/3/2025).

Kemenangan ini membawa Timnas Indonesia kukuh di peringkat keempat klasemen Grup C dengan sembilan poin dari delapan pertandingan. Berbeda tiga angka dari Bahrain dan China di urutan kelima dan keenam dengan enam poin.

Situasi ini pun membuat media China, NetEase was-was karena peluang untuk setidaknya lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 semakin menipis.

Trofi Piala Dunia
Trofi Piala Dunia
Sumber :
  • FIFA

 

Sebagai informasi, peringkat pertama dan kedua dari masing-masing grup akan lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026 Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sementara peringkat ketiga dan keempat akan memperebutkan tiket lolos dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Oleh karena itu, NetEase menyebut target paling realistis yang bisa dicapai adalah menduduki peringkat keempat.

Demi mewujudkan target itu, media China tersebut menyarankan CFA merekrut Arsene Wenger sebagai konsultan China.

Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger
Mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger
Sumber :
  • Arsenal

 

"Jadi jika Anda ingin mendapat kesempatan untuk masuk ke posisi keempat saat ini, Anda harus merujuk ke klub Arsenal yang dilatih oleh Profesor Wenger!," tulis NetEase dikutip pada Rabu (26/3/2025).

Bukan tanpa alasan, media itu menyebut bahwa Arsene Wenger merupakan spesialis peringkat keempat Liga Inggris saat menangani Arsenal.

Pada periode terakhir Wenger melatih, Arsenal memang sering bertarung hanya untuk duduk di posisi keempat demi tampil di Liga Champions.

Dengan pengalaman tersebut, mereka menyebut bahwa China layak mempertimbangkan Wenger sebagai konsultan agar bisa menempati urutan keempat klasemen Grup C.

Lemparan seperti Pratama Arhan Justru Tak Disenangi Eks Pelatih Arsenal Arsene Wenger, Ternyata Begini Alasannya …
Lemparan seperti Pratama Arhan Justru Tak Disenangi Eks Pelatih Arsenal Arsene Wenger, Ternyata Begini Alasannya …
Sumber :
  • Istimewa

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Meskipun Wenger sekarang sudah tua, ia memiliki waktu untuk merangkum pengalaman dan pelajaran masa lalu serta memberikan banyak kontribusi teknis bagi tren pengembangan sepak bola dunia," tulis NetEase.

"Pada momen kritis perebutan empat besar ini, Song Kai dan Asosiasi Sepak Bola seharusnya menjadikan Wenger sebagai guru mereka, mengundangnya keluar dari masa pensiunnya sesegera mungkin, dan meminta Arsenal, pendiri "perebutan empat besar", untuk mengajari kita cara memainkan dua pertarungan hidup dan mati terakhir, dan melihat rahasia unik apa yang mereka miliki yang dapat memungkinkan seluruh tim untuk meledak dengan kekuatan bertarung yang luar biasa pada saat yang paling putus asa!," sambungnya. (fan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link Live Streaming Final Bulu Tangkis Asian Games 2026: Mulai Pagi Ini, Amri/Nita dan Leo/Daniel Siap Rebut Medali Emas

Link live streaming final bulu tangkis Asian Games 2026, di mana dua wakil Merah Putih akan tampil memperebutkan medali emas. Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin sama-sama menghadapi pasangan China.
Kontroversi Wasit Rugikan Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia, Justin Hubner: Walau 10 Pemain, Gawang Kami Masih Clean Sheet

Kontroversi Wasit Rugikan Timnas Indonesia saat Lawan Malaysia, Justin Hubner: Walau 10 Pemain, Gawang Kami Masih Clean Sheet

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia usai sejumlah keputusan kontroversial wasit rugikan Garuda. Tetapi, Justin Hubner tegaskan skuad Garuda tetap kuat.
Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral Pembimbing Umrah Diduga Hina Jemaah Lansia "Dikit-Dikit Kursi, Dikit-Dikit Sakit", Wamenhaj: Seharusnya Membimbing

Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pembimbing umrah diduga menghina jemaah lansia. 
Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Gagal Kalahkan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Malaysia Justru Merasa Puas dengan Hasil Imbang

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, merasa puas untuk bisa memetik satu poin dari Timnas Indonesia. Padahal, mereka unggul jumlah pemain sejak pengujung babak pertama.
Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia Bicara Jujur soal Kartu Merah Thom Haye usai Main Imbang Tanpa Gol Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, berbicara jujur soal kartu merah yang diberikan kepada Thom Haye. Dia mengakui bahwa itu mengubah jalannya permainan melawan Timnas Indonesia.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT