News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jejak Rivalitas Israel-Iran di Sepak Bola: HaTchulim-Levanim Jadi Bulan-bulanan Singa Persia Sebelum Hengkang dari AFC

Melihat jejak sejarah rivalitas Iran dan Israel di panggung sepak bola internasional, tampak jelas bahwa “Singa Persia” terlalu tangguh bagi tim “Biru-Putih”.
Kamis, 19 Juni 2025 - 12:50 WIB
timnas Iran
Sumber :
  • instagram/Iran Football Federation

Jakarta, tvOnenews.com – Melihat jejak sejarah rivalitas antara Iran dan Israel di panggung sepak bola internasional, tampak jelas bahwa “Singa Persia” terlalu tangguh bagi tim “Biru-Putih”.

Seperti diketahui, Iran dan Israel merupakan dua negara dengan sejarah panjang serta pengaruh besar di kawasan Timur Tengah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di luar panggung politik dan konflik geopolitik yang kerap memanas, keduanya juga pernah bersaing di dunia olahraga — termasuk di lapangan hijau.

Timnas Israel di Piala Dunia
Timnas Israel di Piala Dunia
Sumber :
  • UEFA

 

Meski hubungan diplomatik kedua negara memburuk sejak Revolusi Islam 1979, jejak rivalitas mereka di sepak bola tetap menyisakan cerita menarik.

Rivalitas ini terutama terjadi sebelum hubungan diplomatik mereka terputus, saat Israel masih tergabung dalam zona Asia (AFC).

Era Ketegangan yang Dibingkai Sepak Bola
Pada dekade 1960-an hingga awal 1970-an, Iran dan Israel merupakan dua kekuatan besar sepak bola Asia.

Keduanya kerap bertemu di berbagai ajang regional, mulai dari Piala Asia hingga babak kualifikasi Olimpiade dan Piala Dunia.

Namun, jika berbicara soal dominasi, Timnas Iran yang berjuluk “Singa Persia” nyaris tak terbendung.

Mereka tampil sebagai raksasa Asia dengan permainan agresif, teknik tinggi, serta barisan pemain bintang seperti Ali Parvin dan Nasser Hejazi.

Sementara itu, Israel yang dijuluki Blue and White atau HaTchulim-Levanim dalam bahasa Hebrew juga bukan tim sembarangan. Mereka bahkan sempat tampil di Piala Dunia 1970.

Skuad Timnas Iran
Skuad Timnas Iran
Sumber :
  • FIFA

 

Namun dalam setiap pertemuan langsung, mereka kesulitan membendung superioritas Iran.

Catatan Pertemuan: Iran Unggul Mutlak
Sepanjang sejarah, Iran dan Israel telah bertemu sebanyak 5 kali di ajang resmi internasional. 

Dilansir dari 11v11.com, Iran meraih 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 1 kekalahan dari Israel.

Duel-duel panas itu tersaji dalam kompetisi bergengsi seperti Piala Asia 1968, kualifikasi Piala Dunia 1974, dan Turnamen Merdeka Malaysia.

Dalam laga-laga tersebut, keunggulan fisik dan strategi Iran kerap membuat Israel frustrasi.

Pertemuan paling bersejarah terjadi pada semifinal Piala Asia 1968 di Teheran, di mana Iran menang tipis 2-1 dan kemudian keluar sebagai juara.

Pertandingan Israel dan Iran di Ajang AFC
Pertandingan Israel dan Iran di Ajang AFC
Sumber :
  • AFC

 

Kekalahan tersebut menjadi salah satu momen pahit bagi Israel sebelum mereka hengkang dari panggung sepak bola Asia.

Putus Diplomasi, Rivalitas Berakhir
Rivalitas ini mendadak terhenti usai Revolusi Iran 1979, ketika hubungan diplomatik kedua negara diputus total.

Iran menolak bertanding melawan Israel dalam bentuk apa pun — tidak hanya di sepak bola, tetapi juga di cabang olahraga lainnya.

Karena tekanan geopolitik dan boikot dari sejumlah negara Timur Tengah, termasuk Iran, Israel akhirnya keluar dari AFC dan bergabung ke zona UEFA pada tahun 1994.

Kini, pertemuan antara Timnas Iran dan Israel di lapangan hijau menjadi sesuatu yang nyaris mustahil.

Namun, sejarah mencatat bahwa sebelum ketegangan politik membuncah, keduanya pernah berbagi arena dan membentuk rivalitas klasik Asia yang penuh tensi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Singa Persia mungkin terlalu dominan, tetapi laga-laga lawan Israel akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah sepak bola Iran — yang kini terus berkembang sebagai salah satu kekuatan utama di Asia.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemohon Minta PN Pematangsiantar Eksekusi Tiga Objek Sengketa Usai Putusan MA Berkekuatan Hukum Tetap

Pemohon Minta PN Pematangsiantar Eksekusi Tiga Objek Sengketa Usai Putusan MA Berkekuatan Hukum Tetap

Kuasa hukum Andri Tentri Awaru, Okto Halawa, meminta Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar menindaklanjuti pelaksanaan eksekusi terhadap tiga objek sengketa setelah putusan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia Nomor 2436 K/PDT/2026 berkekuatan hukum tetap.
Gelar PORSENITAS XIII dan Pameran Produk Unggulan, Jabar Jembatani Kolaborasi 10 Daerah Lintas Provinsi

Gelar PORSENITAS XIII dan Pameran Produk Unggulan, Jabar Jembatani Kolaborasi 10 Daerah Lintas Provinsi

PORSENITAS XIII digelar di Cirebon pada 23-27 Juni 2026, mempertemukan 10 daerah KUNCI BERSAMA dalam olahraga, seni, promosi produk unggulan, dan penguatan kerja sama.
Kisah Letkol Untung: Komandan Cakrabirawa Dalang G30S PKI yang Kecele Kira Bakal Ditolong Soeharto

Kisah Letkol Untung: Komandan Cakrabirawa Dalang G30S PKI yang Kecele Kira Bakal Ditolong Soeharto

Nama Letnan Kolonel Untung Syamsuri diukir hitam dalam lembaran sejarah kelam bangsa Indonesia sebagai pemimpin gerakan lapangan aksi Gerakan 30 September 1965
Soal Dugaan Pungli Lapas, KPK: Kalau Data Lengkap Pasti Dilaporkan

Soal Dugaan Pungli Lapas, KPK: Kalau Data Lengkap Pasti Dilaporkan

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan laporan tersebut dapat disampaikan kepada KPK maupun aparat penegak hukum (APH) lainnya.
Gubernur Pramono Pastikan Penyesuaian Tarif Hanya Berlaku untuk Transjakarta-Transjabodetabek, MRT dan LRT Aman

Gubernur Pramono Pastikan Penyesuaian Tarif Hanya Berlaku untuk Transjakarta-Transjabodetabek, MRT dan LRT Aman

Rencana penyesuaian ongkos transportasi umum oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dipastikan hanya menyasar ekosistem bus, yakni Transjakarta serta Transjabodetabek, termasuk jaringan pengumpan seperti Mikrotrans dan Jaklingko. 
Kisah Pengkhianatan Mantan Santri dalam Tragedi Berdarah PKI Madiun 1948

Kisah Pengkhianatan Mantan Santri dalam Tragedi Berdarah PKI Madiun 1948

Tragedi kelam pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun tahun 1948 menyisakan noda hitam dalam sejarah panjang Republik Indonesia. Di bawah komando -

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Bung Towel Tak Ragu Kritik Thom Haye, Pengambilan Keputusan, Emosional Hingga Posisi yang Salah Sejak Piala AFF

Thom Haye mendapatkan kartu merah langsung di menit 37 yang membuat Timnas Indonesia hanya mencatat hasil imbang di laga Vs Malaysia. 
6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

6 Zodiak Paling Hoki Soal Karier Besok 1 Oktober 2026

Berikut ini enam zodiak yang diprediksi bakal paling beruntung soal karier pekerjaan besok, 1 Oktober 2026, cek adakah zodiak milikmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT