Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Malaysia Penuh Drama Tahun Ini! Mulai dari Bongkar Pasang Ketua Federasi hingga Kena Sanksi FIFA

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) seperti ditumbuk bertubi-tubi sejumlah masalah di tahun 2025 ini
Sabtu, 27 September 2025 - 17:51 WIB
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - Malaysia NT

‎Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) seperti ditumbuk bertubi-tubi sejumlah masalah di tahun 2025 ini. Mulai dari isu goyahnya antar pengurus hingga terkena sanksi FIFA

‎FAM mengawali tahun ini dengan menunjuk pelatih baru pada Januari 2025. Sosok itu adalah Peter Cklamovski, juru taktik asal Australia yang resmi menggantikan Kim Pang-gon di tim nasional Malaysia.

{{imageId:370649}}

‎Sebulan berselang, Malaysia kemudian memiliki ketua dan kepengurusan baru. Pada Februari 2025, Datuk Joehari Ayub resmi ditunjuk sebagai Presiden Federasi. 

‎Di masa kepengurusan yang baru ini, Joehari Ayub melakukan sejumlah gebrakan besar. Salah satunya dengan menaturalisasi tujuh pemain sejak Maret 2025.

‎Program naturalisasi itu menjadi langkah FAM usai adanya desakan dari para suporter. Apalagi kekuatan Malaysia di Asia Tenggara semakin memprihatinkan. 

‎Selain itu, tujuh pemain naturalisasi itu disiapkan demi Malaysia tampil di Piala Asia 2027. Khususnya usai dinyatakan berada satu grup dengan Vietnam di babak kualifikasi. 

‎Hector Hevel, gelandang kelahiran Portugal menjadi nama pertama yang menjalani naturalisasi. Kemudian, disusul bek Spanyol, Gabriel Palmero. 

‎Satu per satu pemain pun yang disebut berdarah Malaysia berdatangan ke Harimau Malaya. Momen itu terjadi pada periode Mei-Juni 2025.

‎Momen yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba. Malaysia berhadapan dengan Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027 pada Juli lalu. 

‎Namun, ada drama yang terjadi antara Joehari Ayub dengan sang pelatih, Peter Cklamovski. Presiden FAM itu tersinggung dengan pernyataan sang juru taktik yang mengaku 'terancam' jika Harimau Malaya kalah dari Vietnam. 

‎Meski akhirnya Peter Cklamovski mampu membawa Malaysia menang 4-0 atas Malaysia, namun drama itu terus berlanjut. Joehari Ayub meminta Cklamovski memberi penjelasan soal kata-kata 'sabotase internal' yang mengisyaratkan tekanan nonteknis di luar pertandingan.

‎Setelah melalui drama tersebut, tepatnya sebulan berselang, Joehari Ayub justru memberikan pernyataan mengejutkan. Ia memputuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai Presiden FAM. 

‎Padahal Joehari Ayub baru memimpin FAM selama enam bulan setelah terpilih melalui kongres. Dirinya pun tidak menyebutkan alasan yang membuat dirinya mundur dari jabatannya tersebut. 

‎Alasan kesehatan disebut jadi faktor utama Joehari Ayub lengser dari kursi nomor satu FAM. Jabatannya kemudian digantikan oleh sang wakil, Datuk Wira Mohd Yusoff Haji Mahadi.

‎Seakan tak henti-hentinya membuat drama, Malaysia kembali memberikan kabar mengejutkan. FAM secara resmi dijatuhkan sanksi FIFA. 

‎Hal itu diakibatkan usai Harimau Malaya melakukan pemalsuan dokumen terhadap tujuh pemain naturalisasi. Selain itu, ada tujuh pemain naturalisasi yang terlibat juga mengalami hal serupa. 

‎Nama-nama tersebut adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero.

‎Kabar ini diketahui melalui pernyataan resmi FIFA pads Jumat (26/9/2025). Tertulis jika FAM melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) tentang pemalsuan dokumen.

‎Hasilnya, Malaysia pun mendapatkan sejumlah sanksi denda. FAM dijatuhi hukuman denda 350 ribu CHF (setara Rp7,3 miliar).

‎Sedangkan untuk pemain tersebut resmi dibekukan dari aktivitas sepak bola selama 12 bulan. Tak hanya itu, denda 2.000 CHF (setara Rp41,8 juta) jug diberikan kepada masing-masing nama tersebut. 

‎(igp/aes)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maarten Paes Tak Cukup? Ajax Kini Kepincut Kiper Jerman Lain setelah Dekati Marc-Andre ter Stegen

Maarten Paes Tak Cukup? Ajax Kini Kepincut Kiper Jerman Lain setelah Dekati Marc-Andre ter Stegen

Maarten Paes sudah berhasil mengamankan tempatnya sebagai salah satu penjaga gawang Ajax. Namun, raksasa Belanda itu mengincar dua kiper ternama di Eropa.
Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Surabaya Jadi Ajang Pemetaan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Surabaya Jadi Ajang Pemetaan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

Persaingan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mulai menghangat.
Pemerintah Tak Hapus Latsarmil SPPI Meski 5 Peserta Meninggal, Fokus Evaluasi Cegah Korban Baru

Pemerintah Tak Hapus Latsarmil SPPI Meski 5 Peserta Meninggal, Fokus Evaluasi Cegah Korban Baru

Meski 5 peserta meninggal dunia saat mengikuti pelatihan, pemerintah memilih melanjutkan Latsarmil bagi calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sambil melakukan evaluasi dan perbaikan.
Sikap PBVSI Usai Timnas Voli Indonesia Gagal Tampil di AVC Challenge Cup Karena Regulasi 

Sikap PBVSI Usai Timnas Voli Indonesia Gagal Tampil di AVC Challenge Cup Karena Regulasi 

Sayangnya, gelar juara AVC Men's Cup itu tak berpengaruh pada fakta bahwa Timnas Voli Indonesia tak bisa tampil dalam ajang AVC Continental Championship 2026 di Jepang.
Istana Ungkap Prabowo Sudah Terima Laporan Kematian 5 Peserta SPPI Saat Latsarmil

Istana Ungkap Prabowo Sudah Terima Laporan Kematian 5 Peserta SPPI Saat Latsarmil

Presiden Prabowo Subianto dipastikan telah menerima laporan mengenai meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat ikuti
Purbaya Buka Suara soal Ditundanya Insentif Kendaraan Listrik: Mungkin Perlu Satu Bulan Lagi

Purbaya Buka Suara soal Ditundanya Insentif Kendaraan Listrik: Mungkin Perlu Satu Bulan Lagi

Menkeu Purbaya mengaku bahwa Menko Perekonomian Airlangga Hartarto belum menyampaikan perihal penundaan insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) kepadanya.

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain hancur melalui serangkaian serangan rudal dan drone, televisi nasional IRIB melaporkan.
Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo menyebut keberhasilan Timnas Voli Indonesia menjuarai AVC Men's Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, prestasi bersejarah tersebut lahir dari proses panjang yang telah dipersiapkan dengan matang.
Bertambah! Polisi Amankan 7 Pelaku Penyekapan 3 Pegawai Percetakan Senen, Terancam 9 Tahun Penjara

Bertambah! Polisi Amankan 7 Pelaku Penyekapan 3 Pegawai Percetakan Senen, Terancam 9 Tahun Penjara

Polres Metro Jakarta Pusat kembali mengamankan pelaku penyekapan tiga pegawai percetakan di di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat. Sebelumnya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT