GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keputusan FIFA Sanksi FAM Terbukti, Bos JDT Teledor Buka Kejanggalan Skandal 7 Naturalisasi Sulit Dilacak Lembaga Malaysia?

Respons Bos Johor Darul Ta'zim (JDT) Tunku Ismail Sultan Ibrahim diduga menguatkan sanksi FIFA kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) atas pemalsuan dokumen skandal 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia.
Minggu, 28 September 2025 - 16:37 WIB
Malaysia disanksi FIFA usai dokumen tujuh pemain naturalisasi mereka dianggap palsu
Sumber :
  • Instagram @famalaysia

tvOnenews.com - Respons Bos Johor Darul Ta'zim (JDT) alias Putra Mahkota Kesultanan Johor Tunku Ismail Sultan Ibrahim semakin menguatkan sanksi FIFA kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

FIFA resmi menjatuhkan sanksi berat terhadap FAM dan tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia lewat Komite Disiplin FIFA, Jumat (26/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FIFA menyatakan FAM melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA tentang Pemalsuan Dokumen proses naturalisasi Timnas Malaysia.

"FAM telah mengajukan permintaan klarifikasi kelayakan pemain kepada FIFA, dan dalam proses tersebut, menggunakan dokumen yang dipalsukan agar dapat menurunkan pemain-pemain tersebut," demikian bunyi pernyataan resmi FIFA melalui laman resminya dikutip tvOnenews.com, Minggu (29/9/2025).

Adapun tujuh pemain naturalisasi yang terlibat skandal, antara lain Facundo Tomas Garces, Imanol Javier Machuca, Rodrigo Julian Holgado.

Kemudian, Gabriel Felipe Arrocha, Joao Vitor Brandao Figueiredo, Jon Irazabal Iraurgui, serta Hector Alejandro Hevel Serrano.

Timnas Malaysia
Timnas Malaysia
Sumber :
  • Instagram - Malaysia NT

 

Akibatnya, FAM dijatuhi hukuman berupa denda oleh FIFA sebesar CHF 350.000 atau setara Rp7,3 miliar.

Sementara, para pemain naturalisasi yang terjerat skandal ini harus membayar denda masing-masing sebesar CHF 2.000 atau setara Rp43 juta.

"Ketujuh pemain tersebut juga dijatuhi hukuman tambahan berupa skorsing selama 12 bulan dari seluruh aktivitas yang berhubungan dengan sepak bola, terhitung sejak tanggal pemberitahuan keputusan," bunyi FIFA dalam lanjutan pernyataan resminya.

Tunku Ismail selaku Pemilik JDT langsung merespons, FAM telah mengikuti prosedur yang ditetapkan FIFA.

Melalui X pribadinya, FIFA juga telah menyetujui pengajuan ketujuh pemain naturalisasi tersebut.

"Tetapi, kenapa keputusan berubah sekarang? Apa yang terjadi sehingga tiba-tiba ada keputusan seperti ini?," tanya dia.

Tak ayal, bos JDT tersebut merupakan salah satu penggagas yang paling getol menghadirkan ketujuh pemain naturalisasi.

Ia menduga ada pihak yang menyabotase Timnas Malaysia ketika berkembang pesat karena kehadiran pemain naturalisasi.

Dalam tulisannya, ia menduga Timnas Indonesia hingga Vietnam sebagai pihak yang berusaha sabotase FAM dan Timnas Malaysia.

Apalagi, tujuh pemain naturalisasi tersebut pernah berperan penting membawa Malaysia melibas Vietnam skor 4-0 pada Kualifikasi Piala Asia 2027.

Di balik protesnya atas keputusan FIFA, Tunku Ismail justru malah blunder yang menampilkan pernyataan FIFA semakin kuat.

Lewat unggahan tersebut, ia sesumbar menunjukkan surat resmi dari Kementerian Dalam Negeri Malaysia melalui Jabatan Pendaftaran Negara Malaysia.

Surat dari Jabatan Pendaftaran Negara Malaysia soal pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Surat dari Jabatan Pendaftaran Negara Malaysia soal pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Sumber :
  • Kolase FAM & X/@@HRHJohorII

 

Posisi tersebut setara dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di Indonesia yang mempunyai kewenangan bertugas atas dokumen-dokumen kewarganegaraan.

Surat tersebut terhitung telah terbit pada 19 September 2025 dan resmi ditandatangani Direktur Jabatan Pendaftaran Negara Malaysia, Badrul Hisman Bin Alias per 17 September 2025.

Dalam isi surat itu tidak lain mengenai proses seseorang yang mengajukan dokumen naturalisasi, antara lain akta kelahiran kakek atau nenek mereka.

Menariknya, pada poin nomor tiga menjadi momok bagi FAM, Bos JDT menampilkan pihak Dukcapil Malaysia ketar-ketir mencari dokumen asli sebagai kebutuhan naturalisasi.

"Melalui proses ini, NRD tidak dapat menemukan kembali catatan kelahiran asli yang ditulis tangan dari arsip sejarah."

"Oleh karena itu, sejalan dengan praktik administratif saat ini, NRD menerbitkan salinan resmi berdasarkan bukti yang diajukan bahwa suatu kelahiran telah terjadi."

Isi poin ketiga ini tentu menuai sorotan warga ASEAN yang semakin menguatkan keputusan FIFA mendenda Timnas Malaysia dan tujuh pemain naturalisasi mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lagi pula, FAM hingga kini sulit mengungkap silsilah keluarga pemain naturalisasinya yang selalu menimbulkan kontroversi dari warga ASEAN.

(hap)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Gelar Karpet Merah Untuk Investor AS, Tawarkan Hilirisasi hingga Proyek Strategis Nasional

Prabowo Gelar Karpet Merah Untuk Investor AS, Tawarkan Hilirisasi hingga Proyek Strategis Nasional

Di forum bisnis tersebut, Prabowo menempatkan kemitraan ekonomi sebagai kunci fase baru hubungan bilateral
Racik Petasan Jelang Ramadhan, Meledak, 7 Rumah Hancur , 1 Tewas, 5 Luka-luka

Racik Petasan Jelang Ramadhan, Meledak, 7 Rumah Hancur , 1 Tewas, 5 Luka-luka

Ledakan hebat terjadi di salah satu rumah warga di Dusun Mimbo. Desa Sumberanyar, Kecamatana Banyuputih, Kabupaten Situbondo.
7 Rekomendasi Tempat Bukber All You Can Eat di Jakarta dengan Harga Terjangkau

7 Rekomendasi Tempat Bukber All You Can Eat di Jakarta dengan Harga Terjangkau

Tak perlu khawatir kantong jebol, karena resto all you can eat eat berikut ini menawarkan harga terjangkau
Satpol PP Turunkan Lebih 1.900 Personel di Jakarta, Amankan Sahur on the Road dan Tawuran saat Bulan Ramadhan

Satpol PP Turunkan Lebih 1.900 Personel di Jakarta, Amankan Sahur on the Road dan Tawuran saat Bulan Ramadhan

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan pihaknya mengerahkan ribuan personel untuk penertiban sahur on the road, tawuran, hingga balapan liar selama bulan Ramadhan.
Liga Italia Terancam Tanpa Wakil di Liga Champions, Presiden Inter Milan: Sepak Bola Kita Sudah Menurun

Liga Italia Terancam Tanpa Wakil di Liga Champions, Presiden Inter Milan: Sepak Bola Kita Sudah Menurun

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyadari bahwa Liga Italia telah mengalami penurunan selama sedekade terakhir. Hal ini mengacu kepada raihan minor tim-tim Serie A di Liga Champions.
Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh? Bek Berdarah Maluku Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie

Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh? Bek Berdarah Maluku Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie

Di tengah persiapan pelatih John Herdman menjalani laga debutnya bersama Timnas Indonesia, satu nama pemain keturunan justru tampil panas di Eredivisie. Siapa?
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT