Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alibi FAM Soal Pemalsuan Dokumen Naturalisasi hingga Dihukum FIFA: Ini Kesalahan Teknis! 

‎FIFA secara resmi memberikan sanksi kepada PSSI-nya Malaysia terkait pemain naturalisasi. Disebut jika Negeri Jiran itu menggunakan dokumen palsu. 
Minggu, 28 September 2025 - 20:24 WIB
Berikut kronologi FIFA sanksi berat Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) karena masalah naturalisasi ilegal.
Sumber :
  • Instagram resmi FAM

‎Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM), Datuk Noor Azman Hj Rahman, akhirnya buka suara soal hukuman FIFA terkait pemalsuan dokumen naturalisasi Malaysia.

‎FIFA secara resmi memberikan sanksi kepada FAM terkait pemain naturalisasi. Disebut jika Negeri Jiran itu menggunakan dokumen palsu. 

{{imageId:370656}}

‎Selain FAM, ada tujuh pemain lainnya yang juga terkena sanksi. Nama-nama itu adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero.

‎Malaysia pun mendapatkan sejumlah sanksi denda. Diketahui jika FAM dijatuhi hukuman denda sebesar 350 ribu CHF (setara Rp7,3 miliar).

‎Sedangkan untuk tujuh pemain itu resmi dibekukan dari aktivitas sepak bola selama 12 bulan. Kemudian ada denda 2.000 CHF (setara Rp41,8 juta) juga diberikan kepada masing-masing nama tersebut. 

‎Sejumlah pihak, khususnya FAM, satu persatu mulai angkat bicara terkait kasus tersebut. Kini giliran Noor Azman yang memberikan keterangan secara resmi. 

‎Noor Azman beralasan jika ada kesalahan administrasi yang telah terjadi dan bersifat teknis. Ia menyebut jika ada kekeliruan ketika saat proses penyerahan dokumen tujuh pemain tersebut. 

‎"FAM ingin menginformasikan bahwa kami telah mengidentifikasi kesalahan teknis dalam proses penyerahan dokumen yang dilakukan oleh staf administrasi," ujar Noor Azman melalui keterangan resmi di akun Instagram FAM, Minggu (28/9/2025). 

‎Kemudian, Noor Azman menyebut jika FAM kini telah menunggu keputusan lebih lanjut dari FIFA. Setelah itu, pihaknya akan mencoba mengajukan banding. 

‎Sekjen FAM itu bersikeras jika ketujuh pemain naturalisasi itu merupakan keturunan Malaysia. Menurutnya, pihaknya telah menjalani prosedur yang berlaku secara sah. 

‎"FAM menunggu keputusan FIFA sebelum mengajukan banding, sesuai proses dan upaya hukum yang berlaku," kata Noor Azman. 

‎"FAM menanggapi masalah ini dengan serius. Namun, FAM ingin menekankan bahwa para pemain warisan yang terlibat adalah warga negara Malaysia yang sah," lanjutnya. 

‎Hasil dari sanksi itu membuat ketujuh pemain naturalisasi Naturalisasi itu dibekukan di dunia sepak bola. Salah satu yang paling disoroti adalah Facundo Garces. 

‎Facundo Garces sejatinya merupakan pemain utama bersama Deportivo Alaves di La Liga atau Liga Spanyol. Kini, pihak klub telah memberikan keterangan dengan tidak memasukkan sang pemain dalam skuad pertandingan. 

Halaman Selanjutnya :

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maarten Paes Tak Cukup? Ajax Kini Kepincut Kiper Jerman Lain setelah Dekati Marc-Andre ter Stegen

Maarten Paes Tak Cukup? Ajax Kini Kepincut Kiper Jerman Lain setelah Dekati Marc-Andre ter Stegen

Maarten Paes sudah berhasil mengamankan tempatnya sebagai salah satu penjaga gawang Ajax. Namun, raksasa Belanda itu mengincar dua kiper ternama di Eropa.
Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Surabaya Jadi Ajang Pemetaan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

Kejuaraan Tinju Piala Wali Kota Surabaya Jadi Ajang Pemetaan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

Persaingan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mulai menghangat.
Pemerintah Tak Hapus Latsarmil SPPI Meski 5 Peserta Meninggal, Fokus Evaluasi Cegah Korban Baru

Pemerintah Tak Hapus Latsarmil SPPI Meski 5 Peserta Meninggal, Fokus Evaluasi Cegah Korban Baru

Meski 5 peserta meninggal dunia saat mengikuti pelatihan, pemerintah memilih melanjutkan Latsarmil bagi calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sambil melakukan evaluasi dan perbaikan.
Sikap PBVSI Usai Timnas Voli Indonesia Gagal Tampil di AVC Challenge Cup Karena Regulasi 

Sikap PBVSI Usai Timnas Voli Indonesia Gagal Tampil di AVC Challenge Cup Karena Regulasi 

Sayangnya, gelar juara AVC Men's Cup itu tak berpengaruh pada fakta bahwa Timnas Voli Indonesia tak bisa tampil dalam ajang AVC Continental Championship 2026 di Jepang.
Istana Ungkap Prabowo Sudah Terima Laporan Kematian 5 Peserta SPPI Saat Latsarmil

Istana Ungkap Prabowo Sudah Terima Laporan Kematian 5 Peserta SPPI Saat Latsarmil

Presiden Prabowo Subianto dipastikan telah menerima laporan mengenai meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat ikuti
Purbaya Buka Suara soal Ditundanya Insentif Kendaraan Listrik: Mungkin Perlu Satu Bulan Lagi

Purbaya Buka Suara soal Ditundanya Insentif Kendaraan Listrik: Mungkin Perlu Satu Bulan Lagi

Menkeu Purbaya mengaku bahwa Menko Perekonomian Airlangga Hartarto belum menyampaikan perihal penundaan insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) kepadanya.

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain hancur melalui serangkaian serangan rudal dan drone, televisi nasional IRIB melaporkan.
Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo menyebut keberhasilan Timnas Voli Indonesia menjuarai AVC Men's Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, prestasi bersejarah tersebut lahir dari proses panjang yang telah dipersiapkan dengan matang.
Bertambah! Polisi Amankan 7 Pelaku Penyekapan 3 Pegawai Percetakan Senen, Terancam 9 Tahun Penjara

Bertambah! Polisi Amankan 7 Pelaku Penyekapan 3 Pegawai Percetakan Senen, Terancam 9 Tahun Penjara

Polres Metro Jakarta Pusat kembali mengamankan pelaku penyekapan tiga pegawai percetakan di di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat. Sebelumnya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT