News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIFA Sanksi Afrika Selatan Gara-Gara Pakai Pemain Ilegal, Ranking Melorot hingga Batalkan Kemenangan

Afrika Selatan kehilangan tiga poin penting dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Sanksi diberikan setelah federasi menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat.
Selasa, 30 September 2025 - 16:53 WIB
Logo FIFA
Sumber :
  • FIFA.com

Jakarta, tvOnenews.comAfrika Selatan kehilangan tiga poin penting dalam kualifikasi Piala Dunia 2026. Sanksi diberikan setelah federasi menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat di laga sebelumnya.

Pelanggaran terjadi saat Afrika Selatan menghadapi Lesotho pada 21 Maret 2025. Pertandingan itu awalnya berakhir dengan kemenangan 2-0 bagi tim tuan rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"SAFA menurunkan gelandang Teboho Mokoena yang seharusnya tidak berhak bermain," bunyi pernyataan resmi FIFA. Tindakan ini melanggar Pasal 19 Kode Disiplin FIFA dan Pasal 14 Regulasi Kompetisi Pendahuluan Piala Dunia 2026.

Dalam laga di Stadion Peter Mokaba, gol kemenangan dicetak Relebohile Mofokeng dan Jayden Adams. Namun hasil itu dianulir setelah FIFA meninjau kasus tersebut.

Sebagai konsekuensi, FIFA memberikan kemenangan 3-0 kepada Lesotho. Selain itu, SAFA dijatuhi denda sekitar Rp180 juta.

Teboho Mokoena sendiri hanya menerima peringatan resmi dari FIFA. Sanksi ini mulai berlaku sejak tanggal keputusan dikeluarkan.

FIFA menegaskan putusan tersebut dibuat untuk menjaga integritas kompetisi internasional. Semua federasi diingatkan agar mematuhi regulasi pemain secara ketat.

SAFA diberi waktu 10 hari untuk meminta salinan keputusan lengkap. Dokumen resmi nantinya akan dipublikasikan di laman resmi FIFA.

Federasi juga berhak mengajukan banding ke Komite Banding FIFA. Proses ini memungkinkan SAFA menempuh jalur hukum untuk meninjau kembali keputusan.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh federasi sepak bola nasional. Kepatuhan terhadap regulasi pemain kini menjadi sorotan utama.

Afrika Selatan tergabung dalam Grup G zona CAF kualifikasi Piala Dunia 2026. Tim ini kini harus bekerja ekstra untuk menjaga peluang lolos ke putaran final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga-laga berikutnya akan menjadi krusial bagi Afrika Selatan. Setiap poin kini bernilai tinggi untuk tetap bersaing di klasemen grup.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala BGN Bantah Bakal Buka 13.000 Dapur MBG

Kepala BGN Bantah Bakal Buka 13.000 Dapur MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono membantah bahwa pihaknya akan membangun ribuan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) alias Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru.
Polda Metro Jaya Tegaskan Siap Hadir di Praperadilan Keempat Roy Suryo Terkait Status Cekal

Polda Metro Jaya Tegaskan Siap Hadir di Praperadilan Keempat Roy Suryo Terkait Status Cekal

Polda Metro Jaya nyatakan siap hadir dalam undangan persidangan gugatan praperadilan keempat yang diajukan tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo tentang pencekalan.
BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membawa ratusan produk hasil penelitian ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari pemaparan inovasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Prabowo Tegaskan Indonesia Maju Harus Berbasis Fakta, Sains, dan Data: Jangan Cari Kambing Hitam

Prabowo Tegaskan Indonesia Maju Harus Berbasis Fakta, Sains, dan Data: Jangan Cari Kambing Hitam

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pembangunan Indonesia tidak boleh lagi didasarkan pada asumsi atau kepentingan sesaat, melainkan harus bertumpu pada fakta, realitas, dan pendekatan ilmiah.
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.

Trending

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Di tengah tingginya jumlah penyandang diabetes, jutaan pasien masih kesulitan menjalani pengobatan dan pemantauan secara berkelanjutan, sehingga risiko komplikasi masih tinggi.
Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus, Kamis (6/8/2026). 
BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membawa ratusan produk hasil penelitian ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari pemaparan inovasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT