GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FAM Masih Ngeyel, Klaim Bukti FIFA soal Pemalsuan 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Tak Akurat

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tak mau mengalah dari FIFA. Mereka mengklaim bahwa bukti soal pemalusan 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia tidak akurat.
Selasa, 7 Oktober 2025 - 18:01 WIB
Para Pemain Naturalisasi Malaysia
Sumber :
  • x.com/FAM_Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tak mau mengalah dari FIFA. Mereka mengklaim bahwa bukti soal pemalusan 7 pemain naturalisasi Timnas Malaysia tidak akurat.

Pada 26 September 2025 lalu, FIFA resmi menjatuhkan denda sebesar CHF350.000 kepada FAM buntut pemalsuan dokumen. Induk organisasi sepak bola dunia itu juga menghukum 7 pemain naturalisasi Harimau Malaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia itu yakni Gabriel Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Brandao, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.

Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Sumber :
  • FAM

 

Ketujuh pemain tersebut masing-masing didenda CHF2.000. Bahkan, mereka juga dilarang beraktivitas apa pun yang berkaitan dengan sepak bola selama 12 bulan.

FAM diberi waktu untuk banding maksimal dalam 10 hari sejak keputusan tersebut diterbitkan. Batas waktu setelah rilis hukuman dari FIFA jatuh pada Senin (6/10/2025) pukul 21.00 WIB.

Namun, FAM sebelumnya resmi mengonfirmasi bahwa pihaknya belum mengajukan banding apa pun kepada FIFA. Alasannya, karena FIFA belum memberikan dokumen bukti soal sanksi tersebut.

Kemudian pada Senin (6/10/2025), FIFA membeberkan penjelasan lengkap atas keputusan pemberian sanksi kepada FAM dan 7 pemain naturalisasi Harimau Malaya.

Dalam laporan resminya, FIFA menemukan bukti pemalsuan dan pengubahan dokumen resmi. Pemalsuan itu termasuk akta kelahiran kakek-nenek para pemain.

Logo FIFA
Logo FIFA
Sumber :
  • FIFA.com

 

FIFA menampilkan informasi yang tidak sesuai dengan catatan asli di negara tempat kelahiran sebenarnya. Di mana, kakek-nenek dari 7 pemain tersebut tidak lahir di Malaysia.

Dalam Lampiran 13, FIFA menunjukkan bahwa nenek Gabriel Arrocha lahir di Santa Cruz de la Palma, Spanyol, dan kakek Facundo Garces berasal dari Santa Fe de la Cruz, Argentina.

Lalu kakek Rodrigo Holgado dilahirkan di Buenos Aires, sementara nenek Imanol Javier Machuca dari Roldan. Bagi João Vitor Brandão Figueiredo, kakeknya berasal dari Abre Campo, Brasil.

Sementara itu, kakek Jon Irazábal diketahui lahir di provinsi Vizcaya, Spanyol. Dalam kasus Hector Alejandro Hevel Serrano, kakeknya lahir di Den Haag, Belanda.

Meski FIFA sudah memberi bukti pemalsuan, FAM tetap bersikeras bahwa semua dokumen pemain naturalisasi itu diperoleh secara legal melalui jalur resmi. Mereka membantah bukti dari FIFA.

Dalam pernyataan resmi terbarunya, FAM mengklaim bahwa bukti yang telah disampaikan FIFA tidak akurat. Mereka menyebut FIFA tidak berdasar karena belum ada bukti kuat yang diajukan.

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM)
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM)
Sumber :
  • FA Malaysia

 

“Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menegaskan bahwa pernyataan dalam keputusan FIFA tidak akurat. Klaim bahwa para pemain "memperoleh atau mengetahui dokumen palsu" tidak berdasar karena sejauh ini belum ada bukti kuat yang diajukan,” bunyi pernyataan resmi FAM di Instagram mereka.

FAM kembali menekankan bahwa para pemain naturalisasi yang terlibat adalah warga negara Malaysia yang sah. Mereka menyebut hanya ada keslahan teknis dalam mengunggah dokumen.

“Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, kesalahan yang terjadi disebabkan oleh kesalahan penyampaian, yaitu kesalahan administratif, ketika seorang staf keliru mengunggah dokumen dari agen dan bukan dokumen resmi yang dikeluarkan oleh Dinas Registrasi Nasional (DIN),” tulis FAM.

Lebih jauh, FAM akan mengajukan permohonan banding formal. Mereka saat ini sedang mempersiapkan dengan menggunakan dokumen asli dan sah yang disahkan Pemerintah Malaysia.

“FAM akan mengajukan banding resmi terkait kesimpulan ini, dan tetap berkomitmen untuk mempertahankan integritas sepak bola nasional berdasarkan fakta dan dokumen otentik,” tulis mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, FAM diberi waktu 30 hari untuk menyelesaikan denda. Mereka juga diberi tiga hari untuk mengajukan pemberitahuan banding kepada Komite Banding FIFA.

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Karena Marah, Iwa K Ungkap Alasan Klarifikasi Rumor Ayah Biologis Ressa Anak Denada

Bukan Karena Marah, Iwa K Ungkap Alasan Klarifikasi Rumor Ayah Biologis Ressa Anak Denada

Bukan karena marah, Iwa K ungkap alasan klarifikasi rumor ayah Ressa anak Denada. Ia menegaskan isu itu spekulasi liar dan ingin meluruskan agar tak merembet..
Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Bek Berdarah Maluku Rp26 Miliar Bersinar di Liga Spanyol, Jadi Kandidat Suksesor Kevin Diks di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora yang berkarier di Eropa. Nama Daijiro Chirino muncul sebagai opsi jangka panjang di posisi bek kanan.
Bayi dalam Kardus Dibuang di Jember, Ditemukan Sepucuk Surat Diduga dari Orang Tua: Kalau Sudah Besar Tolong Pakaikan Jepit di Rambutku

Bayi dalam Kardus Dibuang di Jember, Ditemukan Sepucuk Surat Diduga dari Orang Tua: Kalau Sudah Besar Tolong Pakaikan Jepit di Rambutku

Bayi perempuan ditemukan di salah satu teras rumah warga di Jalan Arowana, Kelurahan Kebon Agung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur pada Rabu (11/2/2026). 
Wagub Ungkap Aturan Jam Kerja ASN DKI Selama Ramadan, Pulang Lebih Cepat dari Biasanya

Wagub Ungkap Aturan Jam Kerja ASN DKI Selama Ramadan, Pulang Lebih Cepat dari Biasanya

Sementara, setiap Jumat para ASN bekerja sampai pukul 15.00 WIB. Kemudian, jadwal masuk kerja tetap pukul 08.00 WIB.
Greenland 2: Migration, Perjuangan Keluarga Garrity Mencari Harapan di Dunia Pascabencana

Greenland 2: Migration, Perjuangan Keluarga Garrity Mencari Harapan di Dunia Pascabencana

Greenland 2: Migration merupakan sekuel dari Greenland (2020) yang kembali digarap oleh sutradara Ric Roman Waugh. Film ini dikembangkan sebagai kelanjutan langsung kisah keluarga Garrity setelah peristiwa bencana komet. 
Tekanan Hidup Meningkat, Pakar Ingatkan Pentingnya Menjaga Keseimbangan Tubuh

Tekanan Hidup Meningkat, Pakar Ingatkan Pentingnya Menjaga Keseimbangan Tubuh

Dinamika kehidupan modern yang semakin cepat mendorong meningkatnya perhatian terhadap kesehatan biologis dan stabilitas psikologis masyarakat usia produktif. 
background

Pekan ke-22

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Kabar Gembira untuk John Herdman, Gelandang Norwegia Berdarah Batak ini Berpeluang Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat potensi tambahan amunisi dari Eropa. Sosok gelandang Norwegia berdarah Batak, Samuel Silalahi, layak masuk radar John Herdman.
Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Lahir dan Tumbuh Besar di Jakarta, Bek Jerman Didikan Xabi Alonso Ini Bisa Main untuk Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi

Tidak perlu lagi pakai naturalisasi, pemain kelahiran Jakarta yang kedua orang tuanya asli Jerman ini bisa langsung dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia.
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Bogor: Megawati Hangestri Tak Main, Bandung BJB Tandamata Jalani Laga Hidup Mati Demi Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk Bandung BJB Tandamata yang akan menjalani laga hidup mati, sedangkan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Pelatih Klub Belanda Sampai Terkagum-kagum, Striker Berdarah Depok Ini Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia

Striker muda berdarah Depok ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia. Bahkan pelatih asal Belanda sampai terkagum-kagum dengan kemampuan pemain ini.
Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Detail Kontrak Joao Felix di Al Nassr Bikin Chelsea Ketiban Durian Runtuh, Kok Bisa?

Status kontrak Joao Felix dengan Al Nassr sedang menjadi perbincangan. Salah seorang junalis Arab Saudi membongkar detail kontrak pemain Portugal tersebut.
Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Nyaman Tinggal Bareng Ruben Onsu, Kata Betrand Peto saat Serumah dengan Sarwendah: Lebih Banyak Sendiri

Betrand Peto ungkap perbandingan saat dirinya tinggal dengan Sarwendah dan Ruben Onsu. Seperti apa? Simak informasi selengkapnya dalam artikel di bawah ini!
Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Apakah Tanggal 18 Februari 2026 Masih Libur? Simak Fakta Terbaru Jelang Ramadhan 1447 H

Hasil Sidang Isbat 1 Ramadhan 1447 H pada Kamis, 19 Februari 2026. Dari SKB 3 Menteri, tidak ada Libur Nasional & Cuti Bersama pada Rabu, 18 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT