News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepak Bola Malaysia Geger! Sekjen FAM Diskors Imbas Sanksi FIFA Soal Skandal Naturalisasi Skuad Harimau Malaya

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kembali diterpa badai setelah Sekretaris Jenderal (Sekjen) mereka, Datuk Noor Azman Rahman, resmi diskors dari jabatannya.
Jumat, 17 Oktober 2025 - 17:10 WIB
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM)
Sumber :
  • FA Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com – Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kembali diterpa badai setelah Sekretaris Jenderal (Sekjen) mereka, Datuk Noor Azman Rahman, resmi diskors dari jabatannya. Langkah ini diambil menyusul sanksi berat dari FIFA terkait dugaan pelanggaran dalam proses naturalisasi tujuh pemain Timnas Malaysia.

Keputusan skorsing tersebut diumumkan langsung oleh Wakil Presiden FAM, Datuk S. Sivasundaram, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (17/10/2025). Ia menyebut, tindakan ini diambil untuk memastikan investigasi berjalan independen tanpa campur tangan pihak internal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sekretaris Jenderal FAM diskors efektif mulai hari ini untuk memungkinkan komite administrasi dan badan independen melakukan investigasi,” ujar Sivasundaram dilansir dari Makanbola.com. Ia menegaskan, FAM berkomitmen menjaga transparansi serta profesionalisme dalam menyelesaikan persoalan ini.

Timnas Malaysia saat melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia 2027
Timnas Malaysia saat melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia 2027
Sumber :
  • Instagram resmi Timnas Malaysia

 

Menurutnya, langkah tegas tersebut merupakan bagian dari tata kelola organisasi yang baik. FAM ingin memastikan seluruh proses penyelidikan berlangsung sesuai standar internasional yang berlaku.

Dalam konferensi pers tersebut, Sivasundaram didampingi dua Wakil Presiden FAM lainnya, Datuk Rosmadi Ismail dan Datuk Saaran Nadarajah. Ketiganya menegaskan bahwa federasi tidak akan menoleransi pelanggaran etika maupun administratif di tubuh organisasi.

Turut hadir pula CEO Harimau Malaya, Rob Friend, serta pengacara olahraga yang mewakili Malaysia dalam perkara yang sedang berjalan di FIFA. Keduanya memastikan bahwa proses hukum akan terus dikawal agar tidak merugikan para pemain maupun federasi.

Kasus ini mencuat setelah FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada FAM dan tujuh pemain naturalisasi Malaysia. Para pemain tersebut dilarang tampil selama 12 bulan, sementara FAM dikenai denda besar karena dianggap melakukan pelanggaran administrasi dalam pengurusan dokumen kewarganegaraan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FIFA menjatuhkan larangan bermain selama satu tahun kepada ketujuh pemain itu serta mendenda FAM sebesar 440.000 dolar AS atau sekitar Rp7,2 miliar. Skandal ini sontak memicu kegemparan besar di kalangan publik sepak bola Malaysia.

FAM telah menempuh jalur banding atas keputusan tersebut. Mereka menilai masih ada sejumlah prosedur yang belum sepenuhnya jelas dalam penilaian FIFA terkait status para pemain warisan tersebut.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gebrakan Dedi Mulyadi: Ketua OSIS Hingga Perusuh Bakal Digembleng di Barak Militer Juni Mendatang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyiapkan skema pembinaan khusus bagi kelompok pengacau keamanan yang terlibat ricuh di Dago Bandung beberapa waktu lalu. 
Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Curahan Hati Megawati Hangestri: Aku Tau Gak Mudah Untuk Melewati ini Semua, Banyak yang Meragukanmu, Berkata Buruk!

Unggahan itu menjadi refleksi dari perjuangan Megawati Hangestri yang tak mudah sepanjang Proliga 2026. Ia tidak hanya menghadapi lawan di lapangan, tetapi juga keraguan publik
Sean Gelael Raih Podium di Race Pertama GTWCA Mandalika, Pertamina Patra Niaga Sebut Hasil Strategi dan Dukungan

Sean Gelael Raih Podium di Race Pertama GTWCA Mandalika, Pertamina Patra Niaga Sebut Hasil Strategi dan Dukungan

Pertamina mengapresiasi capaian Sean Gelael yang berhasil finis di meraih podium ketiga pada race pertama GT World Challenge Asia (GTWCA) Mandalika 2026.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Dedi Mulyadi Sebut Sejumlah Daerah Jateng dan Banten Masuk Tatar Sunda, Ini Alasannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan "Milangkala Tatar Sunda" sebagai agenda rutin tahunan yang akan digelar secara berkelanjutan bagi masyarakat.
Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemprov Jabar Tetapkan 18 Mei Sebagai Hari Tatar Sunda, Peringatan Apa Itu? Begini Penjelasan Sejarawan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda, sebenarnya peringatan apa itu? Simak penjelasan sejarawan berikut ini.
Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT