GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Negara Timur Tengah Bikin Ulah Lagi, Jepang Sampai Geram hingga Ingin Cabut Keanggotaan AFC

Jepang dikabarkan sedang menimbang opsi radikal untuk keluar dari keanggotaan AFC
Senin, 20 Oktober 2025 - 00:14 WIB
Skuad utama Timnas Jepang saat menghadapi Timnas Indonesia di SUGBK
Sumber :
  • JFA

Jakarta, tvOnenews.com - Jepang dikabarkan sedang menimbang opsi radikal untuk keluar dari keanggotaan AFC. Negeri Matahari Terbit disebut berencana membentuk organisasi alternatif bernama Federasi Asia Timur.

Isu mengejutkan ini pertama kali diberitakan oleh media Irak, UTV. Mereka menyebut bahwa ada gerakan serius di internal Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) yang mengarah ke langkah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayase Ueda rayakan gol timnas Jepang kontra Brasil
Ayase Ueda rayakan gol timnas Jepang kontra Brasil
Sumber :
  • REUTERS/Kim Kyung-Hoon

 

Dalam laporannya, UTV menyebut Jepang mulai tidak lagi merasa cocok berada di bawah payung AFC. Para petinggi JFA diyakini sedang melakukan evaluasi mendalam terkait kemungkinan hengkang.

Kabar ini muncul karena Jepang disebut kecewa dengan tata kelola AFC yang dianggap penuh kepentingan politik. Mereka menilai federasi tersebut tidak lagi berdiri secara independen dan objektif.

"Jepang sedang mengkaji untuk meninggalkan AFC dan membentuk 'Federasi Asia Timur'," demikian bunyi laporan UTV.

"Mereka memprotes dan menolak praktik yang dicurigai sebagai manipulasi dan korupsi di AFC, yang disebut berada di bawah pengaruh besar pendanaan Qatar. Jepang pun kehilangan kepercayaan terhadap federasi tersebut," lanjut laporan yang dikutip dari Football Tribe.

JFA diduga semakin geram setelah melihat dominasi Qatar terhadap proses pengambilan keputusan di tubuh AFC. Dukungan finansial besar dari Qatar dinilai membuat federasi menjadi tidak seimbang dalam mengambil kebijakan.

Laporan itu juga menegaskan bahwa Jepang merasa arah organisasi sudah tidak lagi mencerminkan keadilan bagi seluruh negara anggota. Mereka menilai AFC gagal menjaga netralitas.

Salah satu titik krusial lainnya adalah format Liga Champions Asia. Jepang keberatan karena babak perempat final dipindah ke wilayah Timur Tengah.

Keputusan tersebut dianggap membuat kompetisi menjadi timpang. Klub-klub Asia Timur harus kehilangan keuntungan bermain di depan pendukungnya sendiri.

Jika Jepang benar-benar keluar dari AFC, konsekuensinya bakal mengguncang sepak bola Asia. Sebab, Jepang merupakan salah satu negara terkuat dalam prestasi, infrastruktur, dan pembinaan.

Dampaknya juga akan terasa pada peta persaingan internasional. Banyak turnamen diprediksi bakal menurun kualitasnya bila Jepang tidak lagi berpartisipasi.

Selain itu, klub Jepang otomatis tak bisa ambil bagian dalam kompetisi antarklub AFC seperti Liga Champions Asia. Mereka hanya berpeluang tampil lagi jika federasi baru tersebut resmi terbentuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pembentukan federasi tandingan bukan perkara sederhana. Banyak hal teknis termasuk alokasi tiket Piala Dunia harus dinegosiasikan panjang sebelum rencana ini bisa diwujudkan.

(aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
background

Pekan ke-33

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Rentan Jadi Kobran Eksploitasi, Ratifikasi Konvensi ILO 188 Jadi Harapan Baru Perlindungan Pekerja Laut Indonesia

Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 188 tentang Pekerjaan dalam Penangkapan Ikan dinilai masih maembutukan langkah teknis guna berdampak bagi awak kapal perikanan dan pekerja migran sekotr maritim.
Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Putar Ekonomi Lokal, Program KDMP sesuai Kebutuhan Masyarakat Desa

Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih membawa harapan besar bagi masyarakat desa. Sebab, program ini digadang-gadang dapat menggerakkan kemandirian ekonomi desa.
Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Usai Sukses Pimpin Seminar Internasional Yadong Group, Kirana Paramesti Putri Widiyanto Jadi Sorotan

Kirana Paramesti Putri Widiyanto sukses memimpin penyelenggaraan seminar internasional bertajuk Global Supply Chain & Polyurethane Technical Seminar Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT