News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Argentina Lagi-Lagi Sekakmat FAM soal Dokumen Pemain Naturalisasi Ilegal, Masih Mau Banding ke CAS?

Media Argentina kembali membuat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kena sekakmat soal dokumen pemain naturalisasi ilegal. Kali ini, giliran dokumen Imanol Machuca yang dipublikasikan.
Kamis, 6 November 2025 - 13:29 WIB
Imanol Machuca di Timnas Malaysia
Sumber :
  • Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Media Argentina kembali membuat Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) kena sekakmat soal dokumen pemain naturalisasi ilegal. Kali ini, giliran dokumen Imanol Machuca yang dipublikasikan.

FIFA telah resmi menjatuhkan hukuman kepada FAM dan tujuh pemain yang dinaturalisasi secara ilegal. Ketujuh pemain itu adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FAM telah berupaya mengajukan banding. Namun, FIFA telah menolaknya, sesuai dengan keterangan terbaru pada Senin (3/11/2025).

Pemain Timnas Malaysia Facundo Garces
Pemain Timnas Malaysia Facundo Garces
Sumber :
  • Malaysia NT

 

“Federasi Sepak Bola Malaysia telah menerima keputusan banding dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), yang mana banding kami telah ditolak,” demikian pernyataan resmi FAM.

FAM masih bisa menaikkan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Namun, belum ada keputusan resmi mengenai hal ini.

“FAM akan menulis kepada FIFA untuk mendapatkan detail penuh dan menuliskan alasan untuk keputusan sebelum mengambil langkah berikutnya mengajukan banding kepada Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS),” tulisnya.

Sejauh ini, tidak ada hal yang membuktikan bahwa klaim FAM tentang tempat kelahiran kakek dan nenek para pemain naturalisasi itu benar. FIFA telah menemukan berbagai bukti bahwa mereka tidak punya darah keturunan Malaysia.

Dalam klaim FAM, kakek dan nenek dari para pemain naturalisasi itu lahir di Malaysia. Namun, FIFA menemukan bukti bahwa mereka tidak lahir di Malaysia.

FIFA
Pernyataan resmi FIFA tentang dokumen kelahiran kakek atau nenek para pemain naturalisasi ilegal Malaysia. (Sumber: FIFA)

Media Argentina, Capital de Noticias, pun telah mendukung klaim FIFA. Pada pekan lalu, mereka menemukan dokumen kelahiran kakek dari Facundo Garces.

FAM mengklaim bahwa kakek dari Garces, Carlos Rogelio Fernandez, lahir di Penang, Malaysia pada 29 Mei 1930. Namun sertifikat kelahiran Fernandez tercataat di Santa Fe, Argentina.

Temuan dari media Argentina itu mendukung klaim dari FIFA, yang juga menyatakan bahwa Fernandez lahir di Santa Fe, tepatnya di Villa Maria Selva.

Kini, giliran Imanol Machuca yang dokumennya ditemukan oleh Capital de Noticias. Klaim dari FAM mengatakan bahwa nenek Machuca yang bernama Concepcion Agueda Alaniz lahir di Penang.

Imanol Machuca
Sertifikat kelahiran nenek Imanol Machuca. (Sumber: Capital de Noticias)

Namun demikian, CDN menemukan sertifikat kelahiran Alaniz yang terdaftar di provinsi Santa Fe. Alaniz tercatat lahir di kota Roldan dan sekali lagi, ini mendukung klaim FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FAM sendiri sudah merugi karena didenda senilai CHF350 ribu atau setaara Rp7,2 miliar. Para pemain juga kena denda, masing-masing Rp41 juta.

Namun, yang terberat untuk para pemain tersebut adalah mereka tak bisa bermain selama 12 bulan di berbagai level. Bahkan, untuk ikut berlatih bersama klubnya saja dilarang. (rda)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT