Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! PSSI-nya Malaysia Konfirmasi Banding ke CAS soal Sanksi FIFA untuk 7 Pemain Naturalisasi Ilegal, Diterima atau Ditolak?

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah resmi mengonfirmasi akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) soal sanksi FIFA untuk tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Langkah itu diambil setelah banding mereka ditolak FIFA.
Selasa, 18 November 2025 - 14:55 WIB
Resmi! FAM Konfirmasi Belum Ajukan Banding soal Sanksi 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia meski Tenggat Akhir Malam Ini, Ini Alasannya 
Sumber :
  • FAM

Jakarta, tvOnenews.com – Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah resmi mengonfirmasi akan mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) soal sanksi FIFA untuk tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia. Langkah itu diambil setelah banding mereka ditolak FIFA.

Sebelumnya, FIFA telah menghukum FAM dan tujuh pemain Harimau Malaya usai dianggap memalsukan dokumen naturalisasi. Ketujuh pemain itu adalah Gabriel Arrocha, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Javier Machuca, Joao Vitor Brandao, Jon Irazabal Iraurgui dan Hector Hevel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka berpartisipasi dalam dua pertandingan kualifikasi Piala Asia 2027, masing-masing melawan Nepal dan Vietnam. Secara spesifik, FIFA mendenda FAM sebesar 350.000 franc Swiss, lalu ketujuh pemain didenda masing-masing sebesar 2.000 franc Swiss.

Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Para pemain naturalisasi Timnas Malaysia
Sumber :
  • FAM

 

Selain itu, ketujuh pemain tersebut mendapatkan larangan 12 bulan atas semua aktivitas sepak bola. FAM sempat mengajukan banding kepada Komite Banding FIFA. Namun, awal bulan ini, FIFA mengumumkan penolakan banding PSSI-nya Malaysia itu.

Oleh karena itu, banding ke CAS dianggap sebagai harapan terakhir FAM dalam membuktikan keabsahan ketujuh bintang tersebut untuk berkompetisi. Sekaligus menghindari hukuman kekalahan WO 0-3 dari Vietnam dan Nepal dalam pertandingan yang melibatkan para pemain tersebut.

Baru-baru ini, FAM secara resmi mengumumkan akan mengajukan dokumen yang diperlukan untuk mengajukan banding ke CAS. Langkah itu diambil setelah FIFA menolak banding atas tuduhan pemalsuan dokumen naturalisasi terhadap tujuh pemain ilegal di atas.

Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM)
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM)
Sumber :
  • FA Malaysia

 

“Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM) ingin memberitahukan bahwa kami telah menerima penjelasan lengkap dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengenai keputusan penolakan banding terkait kelayakan tujuh pemain naturalisasi Malaysia,” tulis FAM di Instagram resminya, Selasa (18/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Menanggapi keputusan ini, FAM akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membawa kasus ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Langkah ini dilakukan untuk memastikan keadilan dan melindungi proses kualifikasi pemain sebagaimana diatur oleh Pemerintah Malaysia dan otoritas terkait,” tambah mereka.

“FAM selalu teguh dalam melindungi hak-hak pemain yang memenuhi syarat untuk mewakili negara, dan berkomitmen untuk melakukan segala sesuatunya secara profesional, transparan, dan sesuai dengan hukum,” lanjut PSSI-nya Malaysia itu.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sambil Tertunduk Lemas, Ungkapan Permintaan Maaf Taufik Hidayat Langsung Ditolak Keluarga YTR: Adik Saya Dihancurkan!

Sambil Tertunduk Lemas, Ungkapan Permintaan Maaf Taufik Hidayat Langsung Ditolak Keluarga YTR: Adik Saya Dihancurkan!

Keluarga YTR menolak keras permintaan maaf dari Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap pacarnya di Bandung selama 3 tahun.
Jokowi: Target PSI Bukan Sekadar Masuk Senayan, Kami Bidik Hasil yang Lebih Besar

Jokowi: Target PSI Bukan Sekadar Masuk Senayan, Kami Bidik Hasil yang Lebih Besar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi meminta seluruh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membangun mesin partai yang kuat hingga tingkat desa sebagai modal menghadapi Pemilu 2029.
Hilirisasi Baterai EV Halmahera Dongkrak Energi MIND ID 90 Persen, Tapi Emisi Dipangkas 2 Juta Ton CO2e

Hilirisasi Baterai EV Halmahera Dongkrak Energi MIND ID 90 Persen, Tapi Emisi Dipangkas 2 Juta Ton CO2e

Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID menetapkan target penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 15,5% atau setara sekitar 2 juta ton CO2 ekuivale
Virgoun Akad Nikah Ulang dengan Lindi Fitriyana, Ajak Salat Taubat usai Akikah Anak

Virgoun Akad Nikah Ulang dengan Lindi Fitriyana, Ajak Salat Taubat usai Akikah Anak

Musisi sekaligus vokalis band Last Child, Virgoun, kembali mencuri perhatian publik usai membagikan momen akad nikah ulang bersama sang istri, Lindi Fitriyana.
Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu di Pasar Baru Jakpus, Seorang Pria Ditangkap

Polisi Gagalkan Peredaran 1 Kg Sabu di Pasar Baru Jakpus, Seorang Pria Ditangkap

Peredaran sabu seberat satu kilogram lebih berhasil digagalkan oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat di kawasan Pasar Baru, Sawah Besar. 
Mantan Bupati Hingga Kader PDIP Login PSI

Mantan Bupati Hingga Kader PDIP Login PSI

Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandar Lampung di Pondok Rimbawan, Bandar Lampung.

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT