News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Legenda Malaysia Berharap Ada Keajaiban untuk Ikut Timnas Indonesia Lolos Piala Asia 2027

Walaupun menyapu bersih seluruh pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027, Malaysia belum disahkan AFC untuk lolos ke Piala Asia.
Rabu, 19 November 2025 - 17:24 WIB
Legenda Malaysia Berharap Ada Keajaiban untuk Lolos Piala Asia
Sumber :
  • Malaysia NT

Jakarta, tvOnenews.com - Legenda Malaysia, Faisal Halim berharap ada keajaiban untuk Timnas Malaysia mengikuti Timnas Indonesia lolos ke Piala Asia 2027. 

Walaupun menyapu bersih seluruh pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027, Malaysia belum disahkan AFC untuk lolos ke Piala Asia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik naturalisasi ilegal membuat Timnas Malaysia terancam didiskualifikasi karena ketujuh pemain tersebut tampil melawan Nepal dan Vietnam. 

Malaysia yang saat ini mengajukan banding ke Pengadilan Olahraga Arbitrase (CAS) pun menantikan keadilan setelah FIFA memberikan sanksi denda dan hukuman larangan aktivitas sepak bola selama satu tahun. 

Bagi Faisal Halim, Malaysia membutuhkan keajaiban agar AFC mengesahkan lolosnya mereka ke Piala Asia 2027. Dia pun meminta seluruh khalayak Malaysia mendoakan yang terbaik untuk Harimau Malaya. 

"Saya tidak tahu harus berkata apa jika itu terjadi, tentu kami akan kecewa karena kami sedang dalam momentum yang baik," kata Faisal Halim dikutip dari laman Berita Harian, Rabu (19/11/2025). 

Malaysia memiliki 15 poin dan terpaut enam poin dengan Vietnam yang baru akan bertanding melawan Laos pada Rabu (19/11/2025) malam WIB. Walaupun menang dari Laos, masih akan ada perbedaan tiga poin. 

Jika tidak ada masalah tersebut, Malaysia tentu sudah mengunci satu slot Piala Asia 2027 bersama Timnas Indonesia dan Singapura yang sudah lebih dahulu lolos. 

"Kami memenangkan semua pertandingan, kami memiliki satu pertandingan tersisa untuk penentuan lolos atau tidaknya, apapun hasil pertandingannya, sekarang kami harus memberikan yang terbaik untuk tim," katanya. 

Menariknya, Malaysia akan menghadapi Vietnam di laga terakhir yang akan berlangsung pada Maret 2026 mendatang. Artinya, Malaysia memiliki waktu empat bulan untuk menantikan nasib mereka. 

"Sebagai pemain, kami ingin bermain di level tertinggi dan tentunya kami berdoa yang terbaik agar Harimau Malaya dapat berlaga di Piala Asia, apapun yang terjadi, kami harus melanjutkan apa yang kami perjuangkan untuk tim nasional," kata pemain Selangor FC ini. 

Bahkan Faisal Halim tetap mendukung para rekan satu timnya itu, karena bagaimana pun, para pemain naturalisasi tersebut selama ini bangga membela Malaysia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apapun yang terjadi pada rekan-rekan kami, kami selalu mendukung dan mendoakan yang terbaik untuk mereka, bagi saya, para pemain di tim harus menjalani tanggung jawab mereka sebaik mungkin, apapun yang terjadi," tutupnya.

Faisal Halim menjadi man of the match pada kemenangan Malaysia 1-0 dari Nepal. Faisal Halim mencetak gol satu-satunya yang membuat Malaysia tak terkalahkan sampai pekan kelima Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027. (hfp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Bantah Dakwaan, Kubu Yaqut Pertanyakan Kerugia Keuangan Negara Rp622 Miliar

Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menjalani sidang perdana atas kasus dugaan korupsi kuota haji periode 2023-2024 di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (12/8/2026).
Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Dugaan Penyiapan Uang 1 Juta Dolar AS dari Gus Yaqut ke Pansus Haji DPR RI, Ini Kata KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal dugaan penyiapan uang 1 juta Dolar Amerika Serikat (AS) dari mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut untuk diserahkan ke Panitia Khusus atau Pansus Haji DPR RI.
Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Gus Alex Bantah Terima Uang Korupsi Kuota Haji, Dakwaan Jaksa Disebut Zalim

Terdakwa korupsi kuota haji, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex merespon soal dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK yang menyebut bahwa dirinya telah memperkaya diri dengan penerimaan uang USD 5.233.800 dan Rp330 juta.
Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Dari Polewali Mandar ke Istana: Cerita Ismi Ulfaida, Siswa Sekolah Rakyat Pertama Dalam Barisan Paskibraka Nasional

Di bawah terik matahari Depok, Jawa Barat, Sabtu (8/8) siang itu, bunyi derap sepatu Paskibraka yang bersahutan menciptakan irama kedisiplinan di lapangan Pusat Pengembangan SDM Kemendikdasmen. 
Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Ekshumasi Jasad Sutrimo Selesai, Dokter Forensik Pastikan Tak Ada Luka Bekas Kekerasan di Tubuh

Polda Metro Jaya bersama tim gabungan dokter forensik selesai melakukan ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8), guna mengungkap penyebab kematian almarhum.
Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pasal 50 A UU P2SK Diuji ke MK, Pemohon: Berpotensi Samarkan Hasil Tindak Pidana

Pemuda Bulan Bintang mengajukan permohonan pengujian materiil Pasal 50A ayat (5) dan ayat (6) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati Sudewo Memanas, Camat Blak-blakan soal Ancaman Copot hingga Nominal Mahar Jabatan Perangkat Desa

Sidang Bupati Pati nonaktif Sudewo mengungkap dugaan ancaman terhadap camat yang menolak pengisian perangkat desa. Saksi juga menyebut adanya syarat uang hingga ratusan juta.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT