News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahaya Besar Mengintai! Campur Tangan Pemerintah Bisa Bikin Malaysia Disanksi FIFA?

Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John, mengingatkan pemerintah Malaysia agar tidak mencampuri urusan internal Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) di tengah sorotan tajam terkait skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi.
Kamis, 20 November 2025 - 16:56 WIB
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM)
Sumber :
  • FA Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), Datuk Seri Windsor Paul John, mengingatkan pemerintah Malaysia agar tidak mencampuri urusan internal Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) di tengah sorotan tajam terkait skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi.

Peringatan itu disampaikan Windsor setelah hubungan FAM dan FIFA kembali menjadi sorotan menyusul peringatan badan sepak bola dunia tersebut mengenai risiko campur tangan pemerintah, khususnya setelah mencuatnya kasus pemalsuan dokumen yang melibatkan tujuh pemain warisan Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Walaupun FAM sedang berkrisis, kementerian atau menterinya tidak boleh mengarahkan pejabat FAM agar meletakkan jawatan. Mereka tidak boleh, karena mereka dipilih oleh afiliasi anggota,” ujar Windsor seperti dikutip New Straits Times, Kamis (20/11/2025).

Windsor menegaskan, sekalipun FAM kini berada dalam sorotan dan tekanan usai keputusan FIFA terkait skandal dokumen, pemerintah tetap tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan arahan atau menekan pejabat FAM agar mundur dari jabatannya.

Menurutnya, jajaran kepengurusan FAM dibentuk melalui proses pemilihan oleh para anggota afiliasi dalam kongres, sehingga segala perubahan di dalam struktur kepemimpinan harus mengikuti mekanisme internal asosiasi, bukan desakan politik.

Ia sekaligus mendukung pernyataan pengamat olahraga Datuk Christopher Raj yang sebelumnya mengingatkan Kementerian Pemuda dan Olahraga Malaysia (KBS) agar berhati-hati dan tidak melampaui batas sehingga berpotensi dianggap sebagai campur tangan politik dalam urusan FAM.

Lebih jauh, Windsor menilai pemerintah memang merupakan salah satu pemangku kepentingan utama dalam ekosistem sepak bola nasional. 

Namun, perannya ditegaskan sebatas pada dukungan terhadap pengembangan dan pembinaan, bukan mengatur atau menentukan administrasi asosiasi sepak bola.

“Peran pemerintah adalah mendukung pengembangan, bukan mengatur atau menentukan administrasi asosiasi,” demikian garis besar penekanan Windsor.

Ia mengingatkan, setiap pernyataan resmi yang dikeluarkan pemerintah ataupun pejabat terkait harus disampaikan secara hati-hati. 

Sebab, pernyataan yang dapat ditafsirkan sebagai tekanan atau arahan langsung kepada FAM berpotensi dikategorikan sebagai bentuk campur tangan pihak ketiga.

John kembali menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh memberi instruksi, memengaruhi keputusan, ataupun terlibat dalam proses administratif internal FAM.

“Mereka tidak boleh campur tangan, tidak boleh memberi arahan, tidak boleh mempengaruhi,” tegasnya, sambil menambahkan bahwa integritas asosiasi harus dihormati sesuai regulasi FIFA.

Ketika disinggung mengenai contoh kasus campur tangan pemerintah yang berujung sanksi dari FIFA, Windsor merujuk pada salah satu kasus terbaru di kawasan Asia Tenggara.

“Baru-baru ini, Brunei. Ada campur tangan pihak ketiga dalam proses pemilihan. FIFA dan AFC sudah membentuk komite normalisasi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, keterlibatan pihak ketiga dalam proses pemilihan kepemimpinan asosiasi sepak bola nasional secara langsung memengaruhi tata kelola sepak bola di negara tersebut. 

Kondisi itu memaksa FIFA dan AFC mengambil langkah tegas, termasuk pembentukan komite normalisasi, demi memulihkan struktur administrasi yang independen dan sesuai regulasi internasional.

Windsor menegaskan, pesan utama dari berbagai kasus tersebut adalah bahwa federasi sepak bola nasional harus bebas dari tekanan politik dan intervensi pihak ketiga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika batas itu dilanggar, risiko sanksi hingga pembekuan aktivitas sepak bola di tingkat internasional dapat mengancam negara yang bersangkutan.

Di tengah krisis skandal pemalsuan dokumen pemain warisan, peringatan AFC dan FIFA menjadi sinyal kuat agar semua pihak di Malaysia, termasuk pemerintah, berhati-hati melangkah dan menghormati kemandirian FAM sebagai asosiasi yang berada di bawah payung regulasi FIFA.(ant/lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT