News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ong Kim Swee Pegang Kendali NFDP, Masa Depan Sepak Bola Malaysia di Ujung Tanduk

Sepak bola Malaysia kembali menggulirkan wacana pembangunan kembali setelah Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menunjuk mantan pemain tim nasional, Ong Kim Swee, sebagai kepala Program Pengembangan Sepak Bola Nasional (National Football Development Programme/NFDP).
Rabu, 31 Desember 2025 - 22:45 WIB
Ong Kim Swee Pegang Kendali NFDP, Masa Depan Sepak Bola Malaysia di Ujung Tanduk
Sumber :
  • Instagram: @coach_oks

Jakarta, tvOnenews.com - Sepak bola Malaysia kembali menggulirkan wacana pembangunan kembali setelah Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menunjuk mantan pemain tim nasional, Ong Kim Swee, sebagai kepala Program Pengembangan Sepak Bola Nasional (National Football Development Programme/NFDP).

Penunjukan tersebut langsung menarik perhatian publik sepak bola Negeri Jiran. FAM secara terbuka menyampaikan pesan kuat dengan memberikan wewenang penuh kepada Ong Kim Swee untuk membenahi sistem pembinaan pemain muda yang dinilai gagal menunjukkan hasil signifikan selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara konsep, langkah ini dinilai logis. Ong Kim Swee dikenal sebagai figur berpengalaman dengan pemahaman mendalam terhadap sepak bola domestik Malaysia.

Ia juga terbiasa bekerja dalam kondisi yang serba terbatas, baik dari sisi fasilitas maupun sumber daya manusia.

Namun demikian, langkah awal dari proyek “pembangunan kembali” ini justru memunculkan kekhawatiran di kalangan pengamat dan pencinta sepak bola Malaysia.

Sejumlah pihak menilai arah reformasi yang diambil FAM belum sepenuhnya menyentuh akar persoalan pembinaan usia muda.

Surat kabar lokal New Straits Times (NST) bahkan menyoroti bahwa program reformasi FAM cenderung menyerupai langkah penghematan biaya.

Alih-alih memaparkan rencana perluasan sistem pencarian bakat, peningkatan jumlah turnamen usia muda, atau investasi lebih besar di sepak bola sekolah dan akar rumput, langkah awal yang terlihat justru berupa pengurangan staf, pemecatan pelatih, serta penyempitan program.

Dengan latar belakang proyeksi pemangkasan anggaran NFDP hingga 35 persen, NST mempertanyakan arah kebijakan tersebut.

Media tersebut menilai, jika tanda-tanda awal reformasi identik dengan pemotongan biaya, maka wajar muncul keraguan apakah langkah ini merupakan rekonstruksi yang tulus atau sekadar efisiensi anggaran semata.

Pada praktiknya, persoalan utama sepak bola Malaysia dinilai bukan semata kurangnya restrukturisasi, melainkan minimnya skala dan kedalaman pembinaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

NFDP dan Akademi Mokhtar Dahari (AMD) telah berjalan lebih dari satu dekade, namun hasil yang dicapai masih jauh dari harapan.

Tim-tim kelompok usia Malaysia masih kesulitan bersaing di level Asia. Sementara itu, tim nasional senior kian bergantung pada pemain naturalisasi untuk menjaga daya saing di level internasional.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Pulang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Kena Semprot Media Italia Usai Blunder Lagi di Serie A

Baru Pulang Bela Timnas Indonesia, Jay Idzes Kena Semprot Media Italia Usai Blunder Lagi di Serie A

Jay Idzes kini menjadi sorotan usai tampil bersama Sassuolo dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026. Media Italia blak-blakan sindir kapten Timnas Indonesia itu.
Belum Lama Tiba di Italia, Jay Idzes Sudah Kena Kritik Media Lokal: Kok Blunder Terus

Belum Lama Tiba di Italia, Jay Idzes Sudah Kena Kritik Media Lokal: Kok Blunder Terus

Padahal Jay Idzes belum lama tiba di Italia usai menyelesaikan agenda FIFA Series 2026, tapi kapten Timnas Indonesia itu sudah dikritik media lokal. Begini katanya.
Panglima TNI Kenang Mayor Zulmi sebagai Prajurit Berprestasi, Misi Lebanon Jadi Penghargaan Tertinggi

Panglima TNI Kenang Mayor Zulmi sebagai Prajurit Berprestasi, Misi Lebanon Jadi Penghargaan Tertinggi

Menurut Agus, penugasan Mayor Zulmi dalam misi penjaga perdamaian di Lebanon bukanlah penempatan biasa, melainkan bentuk penghormatan
KDM Langsung Beri Uang Jutaan, Bantu Peternak yang Keluhkan Kotoran Ternak Tidak Diminati jadi Pupuk Kompos

KDM Langsung Beri Uang Jutaan, Bantu Peternak yang Keluhkan Kotoran Ternak Tidak Diminati jadi Pupuk Kompos

Siapa sangka kalau Dedi Mulyadi membantu seorang peternak di daerah Cirebon. Dalam video yang ia unggah itu, uang sebanyak Rp 10 juta diberikan dengan syarat ini.
Baru Pulang dari FIFA Series 2026, Pemain Timnas Indonesia Hampir Bawa Klubnya Juara Liga Thailand

Baru Pulang dari FIFA Series 2026, Pemain Timnas Indonesia Hampir Bawa Klubnya Juara Liga Thailand

Pemain Timnas Indonesia Sandy Walsh hampir pasti bawa timnya Buriram United juara Liga Thailand tak lama setelah kembali bela negara di ajang FIFA Series 2026.
Pengamat Desak Kejagung Ungkap Sosok Penyelenggara Negara yang Terlibat dalam Korupsi Sang Konglomerat Samin Tan

Pengamat Desak Kejagung Ungkap Sosok Penyelenggara Negara yang Terlibat dalam Korupsi Sang Konglomerat Samin Tan

Pengamat desak Kejagung mengungkap sosok penyelenggara negara yang terlibat dalam kasus korupsi penambangan batu bara ilegal di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Trending

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil bangkit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Kabar Buruk Timnas Indonesia, 3 Pilar Garuda Resmi Ditepikan Klub Belanda usai FIFA Series 2026 Imbas Kasus Paspoortgate

Sebanyak tiga pemain Timnas Indonesia resmi dicoret dari daftar susunan pemain klub mereka di Liga Belanda setelah polemik administrasi Paspoortgate mencuat.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketar-ketir, Lawan Garuda di FIFA Matchday, hingga Nasib Dean James

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketar-ketir, Lawan Garuda di FIFA Matchday, hingga Nasib Dean James

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, spekulasi lawan FIFA Matchday, hingga Dean James diparkir.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT