News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ancaman Skorsing Hilang, Vietnam U-23 Siap Tempur dengan Skuad Terbaik di Semifinal Piala Asia

Timnas Vietnam U-23 dipastikan dapat tampil dengan kekuatan penuh pada babak semifinal Kejuaraan Asia U-23 2026. Tidak ada satu pun pemain yang terkena sanksi skorsing setelah seluruh kartu kuning dihapus sesuai regulasi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Sabtu, 17 Januari 2026 - 02:29 WIB
Vietnam U-23 Juara Piala AFF U-23 2025
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Vietnam U-23 dipastikan dapat tampil dengan kekuatan penuh pada babak semifinal Kejuaraan Asia U-23 2026. Tidak ada satu pun pemain yang terkena sanksi skorsing setelah seluruh kartu kuning dihapus sesuai regulasi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).

Kepastian tersebut diperoleh Vietnam U-23 usai meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Uni Emirat Arab (UEA) U-23 pada laga perempat final yang berlangsung di Arab Saudi. Hasil itu tidak hanya mengantarkan Vietnam ke semifinal, tetapi juga memastikan skuad tetap utuh untuk laga berikutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum pertandingan perempat final, kekhawatiran sempat menyelimuti kubu Vietnam. Tujuh pemain kunci, di antaranya Dinh Bac, Cong Phuong, Thai Son, dan Phi Hoang, telah mengantongi kartu kuning sejak fase grup. Kondisi tersebut membuat mereka berada dalam ancaman skorsing jika kembali menerima kartu kuning.

Mengacu pada regulasi AFC Piala Asia U-23 2026, kartu kuning yang diterima di fase grup tidak dihapus pada babak perempat final. Pemain yang kembali mendapatkan kartu kuning pada laga delapan besar otomatis akan absen pada semifinal. Situasi ini memberikan tekanan tersendiri bagi pelatih Kim Sang-sik dalam mengarahkan anak asuhnya.

Namun, para pemain Vietnam mampu menunjukkan kedewasaan bermain yang tinggi. Meski pertandingan berlangsung dengan tempo cepat dan sarat benturan fisik, para pemain yang berada di ambang skorsing tetap tampil disiplin dan menghindari pelanggaran yang tidak perlu. Tidak ada tambahan kartu kuning yang diterima Vietnam pada laga tersebut.

Sesuai peraturan AFC, seluruh kartu kuning individu dihapus setelah babak perempat final, selama pemain tidak mendapatkan hukuman lanjutan. Dengan demikian, Vietnam U-23 akan memasuki semifinal dengan catatan disiplin bersih, sebuah keuntungan penting baik dari sisi teknis maupun mental.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Kim Sang-sik kini dapat menyusun strategi dengan lebih leluasa. Kehadiran pemain-pemain utama seperti Cong Phuong sebagai pengatur permainan dan Dinh Bac sebagai motor serangan diyakini akan memperkuat peluang Vietnam melangkah ke partai final.

Lawan Vietnam U-23 di semifinal akan ditentukan dari hasil pertandingan antara Uzbekistan U-23 dan China U-23 yang dijadwalkan berlangsung pada 17 Januari. Dengan skuad lengkap dan kepercayaan diri tinggi, Vietnam berpeluang melanjutkan performa impresif mereka di ajang kontinental tersebut.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

BRIN Akan Pamerkan 150 Inovasi ke Prabowo, Teknologi Energi hingga Nuklir Jadi Sorotan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membawa ratusan produk hasil penelitian ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari pemaparan inovasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Prabowo Tegaskan Indonesia Maju Harus Berbasis Fakta, Sains, dan Data: Jangan Cari Kambing Hitam

Prabowo Tegaskan Indonesia Maju Harus Berbasis Fakta, Sains, dan Data: Jangan Cari Kambing Hitam

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pembangunan Indonesia tidak boleh lagi didasarkan pada asumsi atau kepentingan sesaat, melainkan harus bertumpu pada fakta, realitas, dan pendekatan ilmiah.
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Jakarta Selatan, Winarko akan dipanggil KPK usai ditemukannya uang 8.500 Dolar Singapura di dalam ruangannya oleh penyidik. 
Kemenag Didesak Jatuhkan Sanksi Tegas ke ASN yang Berurusan dengan Hukum

Kemenag Didesak Jatuhkan Sanksi Tegas ke ASN yang Berurusan dengan Hukum

Sejumlah massa yang mengatasnamakan Gerakan Masyarakat Berkeadilan (Germak) mendadak menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Inspektorat Jenderal Kemenag di Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).

Trending

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Diam-diam Indonesia Masuk 5 Besar Dunia Penyandang Diabetes, Jutaan Pasien Masih Kesulitan Berobat

Di tengah tingginya jumlah penyandang diabetes, jutaan pasien masih kesulitan menjalani pengobatan dan pemantauan secara berkelanjutan, sehingga risiko komplikasi masih tinggi.
Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Wujudkan Visi sebagai Community Service, Para Dekan Baru Universitas Ahmad Dahlan Diminta Fokus pada Lima Agenda Strategis

Sebelas dekan baru berbagai fakultas di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dilantik pada Selasa (4/8). Dalam menjalankan tugas, mereka dituntut fokus pada 5 agenda.
Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Iskandar Sitorus Diperiksa KPK, Soal Pemberian Hingga Transaksi Keuangan dari PT Blueray ke Pejabat di Ditjen Bea Cukai 

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap kuasa non-litigasi PT Blueray Cargo, Iskandar Sitorus, Kamis (6/8/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT