Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guncang Sepak Bola Malaysia! Seluruh Dewan Eksekutif FAM Mundur Serentak

Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi mengumumkan pengunduran diri seluruh anggota Dewan Eksekutif FAM untuk periode 2025–2029.
Rabu, 28 Januari 2026 - 23:46 WIB
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM)
Sumber :
  • FA Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) secara resmi mengumumkan pengunduran diri seluruh anggota Dewan Eksekutif FAM untuk periode 2025–2029. Keputusan tersebut diambil secara serentak dan berlaku efektif segera.

Dalam pernyataan resminya yang dirilis pada Selasa pagi (28/1), FAM menyebut langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab organisasi di tengah meningkatnya perhatian publik serta pengawasan eksternal terhadap federasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Keputusan ini dibuat dengan mempertimbangkan tanggung jawab organisasi dan tanpa mempedulikan keuntungan atau posisi pribadi. Ini adalah langkah bijaksana dan berprinsip yang diambil sebagai respons terhadap perkembangan terkini yang telah menarik perhatian publik dan pengawasan eksternal yang cukup besar,” demikian pernyataan resmi FAM.

FAM menegaskan, Komite Eksekutif menyadari pentingnya tanggung jawab kolektif serta perlunya bertindak demi menjaga integritas dan reputasi federasi sepak bola Malaysia.

Pengunduran diri massal tersebut, menurut FAM, bertujuan untuk melindungi kepentingan organisasi dan meminimalkan risiko dampak negatif lanjutan yang berpotensi memengaruhi perkembangan sepak bola Malaysia secara keseluruhan.

Selain itu, langkah tersebut juga diambil guna mempertahankan prinsip tata kelola yang baik dan akuntabilitas, terutama dalam situasi yang menuntut terjaganya kepercayaan publik terhadap federasi.

FAM juga menyatakan bahwa pengunduran diri Dewan Eksekutif ini diharapkan dapat memfasilitasi FIFA dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk melakukan penilaian dan peninjauan secara independen, termasuk jika diperlukan penanganan terhadap persoalan tata kelola, administrasi, dan prosedur internal federasi.

“Langkah ini diambil agar seluruh reformasi yang diperlukan dapat dilaksanakan tanpa gangguan maupun konflik kepentingan, serta berdasarkan kepercayaan yang diperkuat,” lanjut pernyataan tersebut.

Meski memiliki mandat jabatan selama empat tahun untuk periode 2025–2029, Dewan Eksekutif FAM memilih untuk secara sukarela melepaskan masa jabatan tersebut setelah berjalan sekitar 11 bulan. FAM menegaskan bahwa keputusan ini menjadi bukti pengabdian kepada sepak bola Malaysia yang ditempatkan di atas kepentingan masa jabatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

FAM berharap langkah ini dapat memulihkan kepercayaan para penggemar, pemangku kepentingan, mitra, serta komunitas sepak bola yang lebih luas. Menurut federasi, menjaga kredibilitas organisasi menjadi kunci penting bagi stabilitas, keberlanjutan, dan pengembangan sepak bola Malaysia di masa depan.

Sebagai informasi, Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) sebelumnya telah menyetujui penangguhan sementara larangan terhadap tujuh pemain naturalisasi Malaysia, setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menerima banding yang diajukan oleh FAM.(ant/lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT