News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontroversi Belum Usai! Gabriel Palmero Berani Gabung Kuching City di Tengah Ancaman Sanksi FIFA

Sepak bola Malaysia kembali dilanda gejolak besar menyusul keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) yang menangguhkan sementara larangan FIFA terhadap sejumlah pemain naturalisasi.
Rabu, 11 Februari 2026 - 03:09 WIB
Ilustrasi pemain naturalisasi Malaysia.
Sumber :
  • instagram FAM Malaysia

Jakarta, tvOnenews.com - Sepak bola Malaysia kembali dilanda gejolak besar menyusul keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (Court of Arbitration for Sport/CAS) yang menangguhkan sementara larangan FIFA terhadap sejumlah pemain naturalisasi.

Di tengah situasi tersebut, bek kontroversial Gabriel Palmero resmi bergabung dengan Kuching City FC, sebuah langkah yang membuka peluang penyelamatan kariernya yang sempat terhenti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangguhan sementara ini diberikan setelah CAS menyetujui permintaan penundaan putusan final guna mengumpulkan dokumen tambahan terkait dugaan penggunaan dokumen tidak sah dalam proses naturalisasi tujuh pemain tim nasional Malaysia. Sebelumnya, FIFA telah menjatuhkan sanksi larangan beraktivitas di dunia sepak bola selama 12 bulan kepada para pemain tersebut, terhitung sejak September 2025.

Sanksi itu berdampak serius terhadap kelangsungan karier para pemain. Sejumlah klub memilih mengakhiri kontrak secara sepihak demi menghindari risiko hukum lanjutan, membuat beberapa pemain terancam menganggur dan kehilangan masa depan profesional mereka.

Nama Gabriel Palmero menjadi salah satu kasus yang paling menyita perhatian. Bek yang sempat terdaftar sebagai pemain Tenerife dan dipinjamkan ke Unionistas de Salamanca itu harus menerima kenyataan pahit setelah kontrak peminjamannya diputus menyusul pengumuman sanksi FIFA. Palmero bahkan dilepas Tenerife pada November 2025, membuatnya tak bisa bermain secara profesional dalam waktu yang cukup lama.

Namun, penangguhan sementara dari CAS memberi secercah harapan. Palmero akhirnya menemukan pelabuhan baru dengan bergabung bersama Kuching City FC, klub peserta Liga Super Malaysia. Kendati demikian, transfer tersebut tetap menuai kontroversi lantaran status hukum Palmero belum sepenuhnya aman dan risiko pemberlakuan kembali sanksi FIFA masih membayangi.

Selain Palmero, beberapa pemain lain juga mulai kembali merumput. Hector Hevel, Jon Irazabal, dan Joao Figueiredo tercatat memperkuat Johor Darul Ta'zim, sementara Facundo Garces tetap tampil di level tertinggi Eropa bersama Deportivo Alaves di La Liga Spanyol. Meski begitu, jumlah pemain yang benar-benar mendapat menit bermain masih terbatas, menandakan kehati-hatian klub-klub terhadap putusan akhir CAS.

Perlu ditegaskan, penangguhan ini bukan berarti para pemain dibebaskan sepenuhnya dari hukuman. Apabila CAS nantinya menguatkan keputusan FIFA, larangan tersebut akan langsung diberlakukan kembali tanpa kompromi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampaknya tidak hanya mengancam karier para pemain, tetapi juga berpotensi menyeret Asosiasi Sepak Bola Malaysia ke dalam sanksi lanjutan dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Lebih jauh, kasus ini diprediksi berpengaruh besar terhadap kualifikasi Piala Asia 2027, di mana Malaysia sebelumnya menggunakan pemain naturalisasi yang kini tengah dipersoalkan.

Dalam skenario terburuk, hasil pertandingan yang melibatkan para pemain tersebut bisa ditinjau ulang, yang berpotensi mengubah perolehan poin dan posisi klasemen Malaysia secara signifikan. Situasi ini membuat sepak bola Negeri Jiran berada di bawah bayang-bayang ketidakpastian besar.(lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

KPK Pastikan Segera Periksa Ketum Kesthuri Setiba di Indonesia

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap Ketum Kesthuri, Asrul Azis Taba setelah tiba di Indonesia.
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Imbas Pernyataan Kontroversialnya, Saiful Mujani Djlaporkan ke Polda Metro Jaya

Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) secara resmi melaporkan Saiful Mujani ke Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4/2026)
Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam Soroti Sikap KNVB soal Pemain Timnas Indonesia Dean James: Ada Faktor Kunci yang Membantu Klub itu Lolos

Media Vietnam soroti tuntasnya kontroversi yang melibatkan pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB akhirnya mengambil keputusan final.
Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Fix Tak Bertemu Vietnam, Format FIFA ASEAN Cup 2026 Bisa Untungkan Timnas Indonesia?

Format resmi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan mentas pada periode FIFA Matchday September dan Oktober 2026 telah dibocorkan oleh salah satu media Vietnam.
Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Jadwal Kejuaraan Asia 2026, Jumat 10 April: Ada Jonatan Christie hingga Fajar/Fikri, Lima Wakil Indonesia Perebutkan Tiket Semifinal

Berikut jadwal wakil Indonesia di babak perempat final Kejuaraan Asia 2026 hari ini, Jumat (10/4/2026).

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat

Dedi Mulyadi diminta evaluasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, buntut kasus ibu nyaris kehilangan bayi akibat keteledoran petugas rumah sakit.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT