Di Balik 8 Ballon d’Or di Tangan, Lionel Messi Simpan Penyesalan Terbesar soal Masalah Ini
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Megabintang Argentina, Lionel Messi, mengaku menyesal tidak serius mempelajari bahasa Inggris saat masih muda.
Menurut dia, keputusan tersebut berdampak pada kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun relasi dan berkomunikasi dengan banyak orang dari berbagai negara.
“Saya menyesali banyak hal. Salah satunya tidak belajar bahasa Inggris sewaktu kecil. Saya punya waktu untuk setidaknya belajar bahasa Inggris dan saya tidak melakukannya,” ujar Messi dalam wawancara bersama podcast Meksiko Miro de Atras dilansir Kamis (26/2/2026).
Pemain Inter Miami itu mengaku pernah merasa canggung ketika berada di tengah orang-orang hebat, tetapi tidak bisa terlibat penuh dalam percakapan.
“Ketika saya bisa berbicara dan mengobrol dengan mereka, saya merasa setengah bodoh,” kata dia.
Messi menekankan pentingnya pendidikan sejak dini. Ia kini mendorong anak-anaknya untuk memanfaatkan kesempatan belajar yang ada.
“Saya selalu mengatakan kepada anak-anak saya untuk memanfaatkannya. Mereka memiliki situasi yang berbeda dari yang saya alami meskipun saya tidak pernah kekurangan apa pun,” ucap peraih delapan Ballon d’Or tersebut.
Messi pindah ke Barcelona pada usia 13 tahun. Kepindahan itu berdampak pada perjalanan pendidikannya.
“Tahun terakhir saya bersekolah di Argentina adalah bencana. Saya tahu bahwa saya akan pergi ke Barcelona,” ungkapnya.
Di Spanyol, Messi kemudian menyelesaikan pendidikan menengah bersama para pemain muda lain di akademi La Masia.
Meski menyimpan penyesalan, Messi menegaskan bahwa sepak bola telah memberinya banyak pelajaran hidup.
“Sepak bola mengajarkan banyak hal, memberikan banyak nilai. Sepak bola menciptakan ikatan seumur hidup. Anda mengenal berbagai tempat,” pungkasnya.
Load more