News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Korea Selatan Tetap Lanjutkan Bidding Piala Asia, Bagaimana dengan Indonesia?

AFC memutuskan untuk membatalkan rangkaian bidding tuan rumah Piala Asia di dua edisi tersebut setelah FIFA meminta AFC mengubah format Piala Asia di tahun genap. 
Jumat, 20 Maret 2026 - 17:57 WIB
Korea Selatan Tetap Lanjutkan Bidding Piala Asia
Sumber :
  • KFA

Jakarta, tvOnenews.com - Korea Selatan tetap memastikan minatnya untuk menjadi tuan rumah Piala Asia walaupun AFC sudah membatalkan lanjutan bidding tuan rumah untuk Piala Asia 2031 dan 2035. 

AFC memutuskan untuk membatalkan rangkaian bidding tuan rumah Piala Asia di dua edisi tersebut setelah FIFA meminta AFC mengubah format Piala Asia di tahun genap. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turnamen empat tahunan tersebut memang selam ini digelar di tahun ganjil sehingga ada peluang Piala Asia mengalami penundaan satu tahun menjadi digelar di 2032 dan 2036. 

Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) telah mengkonfirmasi adanya surat pembatalan proses bidding tuan rumah Piala Asia oleh AFC. 

Walau pemilihan tuan rumah Piala Asia 2031 dan 2035 dibatalkan, pihak KFA menegaskan bahwa ambisi mereka untuk menjadi tuan rumah tetap tidak berubah, meskipun menghadapi situasi tak terduga ini.

“Meski ada faktor tak terduga, tekad kami untuk menjadi tuan rumah Piala Asia tidak berubah,” ujar perwakilan KFA dikutip dari laman resmi federasi, Jumat (20/3/2026).

Dalam pernyataan tersebut, Korea Selatan tetap berambisi meraih titel tuan rumah setelah 70 tahun lamanya. Pembatalan bidding ini pun dilihat positif agar Korea Selatan lebih siap jika akhirnya AFC mengumumkan bidding tuan rumah Piala Asia terbaru nantinya.

“Dengan adanya tambahan waktu persiapan, kami akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait agar bisa mewujudkan penyelenggaraan Piala Asia setelah lebih dari 70 tahun," tulis AFC. 

Selain Korea Selatan, Indonesia pun turut mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia. Dengan pembatalan bidding, otomatis Timnas Indonesia tak bisa lagi menjadi tuan rumah Piala Dunia 2031 dan 2035. 

Sayangnya, belum ada pernyataan resmi mengenai posisi Indonesia dengan batalnya bidding tuan rumah ini. Jika Timnas Indonesia tetap mau jadi tuan rumah, tentu PSSI harus mengikuti bidding yang selanjutnya akan diumumkan oleh AFC. 

Dalam surat yang dikirim AFC pada Kamis (19/3/2026), disebutkan bahwa keputusan tersebut diambil setelah adanya pembahasan terbaru dengan FIFA terkait penyesuaian kalender sepak bola internasional.

“Berdasarkan diskusi terbaru dengan FIFA mengenai rencana restrukturisasi kalender pertandingan internasional, proses penunjukan tuan rumah Piala Asia diputuskan untuk dihentikan sepenuhnya,” tulis AFC dalam pernyataan resminya.

AFC juga menjelaskan bahwa FIFA mengusulkan agar Piala Asia digelar pada tahun genap, bukan lagi tahun ganjil seperti selama ini. Perubahan ini dinilai berdampak besar terhadap perencanaan turnamen, sehingga AFC memilih mengambil langkah tegas.

“Perubahan situasi ini memberikan dampak signifikan terhadap jadwal turnamen dan proses persiapan, sehingga setelah melalui kajian mendalam, diputuskan untuk menghentikan seluruh proses penunjukan tuan rumah,” lanjut pernyataan tersebut.

Dengan keputusan ini, seluruh proses bidding untuk edisi 2031 dan 2035 resmi dibatalkan. Negara-negara yang sebelumnya telah mengajukan diri sebagai tuan rumah otomatis harus mengulang proses dari awal ketika skema baru diumumkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

AFC juga menyatakan bahwa proses penunjukan tuan rumah akan kembali dibuka setelah jadwal baru turnamen ditetapkan secara resmi. 

Mengacu pada kalender global, besar kemungkinan Piala Asia selanjutnya akan digelar pada 2032, terutama dengan mempertimbangkan Piala Dunia edisi 2030 dan edisi berikutnya.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kilang Minyak UEA Diserang, Indonesia Desak Seluruh Pihak Tahan Diri: Hormati Kesepakatan Gencatan Senjata

Kilang Minyak UEA Diserang, Indonesia Desak Seluruh Pihak Tahan Diri: Hormati Kesepakatan Gencatan Senjata

Serangan terhadap infrastruktur energi dinilai bukan hanya ancaman militer, tetapi juga berpotensi mengguncang rantai pasok global.
Bursa Transfer AC Milan: Butuh Tambalan di Lini Belakang, Rossoneri Incar Bek Pesakitan Atletico Madrid

Bursa Transfer AC Milan: Butuh Tambalan di Lini Belakang, Rossoneri Incar Bek Pesakitan Atletico Madrid

AC Milan kembali menunjukkan sinyal pergerakan pada bursa transfer musim panas mendatang. Fokus utama kini mengarah pada upaya memperkuat sektor bek kanan.
Ahmad Dhani Tolak Mentah-mentah Bertemu Lagi dengan Maia Estianty: Ibu Saya Marah Sekali

Ahmad Dhani Tolak Mentah-mentah Bertemu Lagi dengan Maia Estianty: Ibu Saya Marah Sekali

Konflik panjang antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali mencuat ke permukaan. Suami Mulan Jameela itu kini tegas ogah bertemu dengan sang mantan istri.
Viral Siswa di Jateng Dikeluarkan dari Sekolah Usai Orang Tua Kritik MBG, BGN Ungkap Faktanya

Viral Siswa di Jateng Dikeluarkan dari Sekolah Usai Orang Tua Kritik MBG, BGN Ungkap Faktanya

Ia menjelaskan, persoalan yang sempat menjadi perbincangan sudah diselesaikan oleh pihak sekolah
Bursa Transfer Liga Italia: Jay Idzes Tunggu Peminat, Juventus Coba Jegal Inter Milan dalam Perburuan Bek Tengah Sassuolo

Bursa Transfer Liga Italia: Jay Idzes Tunggu Peminat, Juventus Coba Jegal Inter Milan dalam Perburuan Bek Tengah Sassuolo

Selagi Jay Idzes masih menunggu peminatnya untuk bergerak, bek tengah Sassuolo lainnya laris manis di bursa transfer. Dua klub raksasa Liga Italia, Juventus dan Inter Milan, dilaporkan akan saling jegal.
Niat Lerai Aksi Tawuran, Warga Duren Sawit Tewas Tertemper Kereta

Niat Lerai Aksi Tawuran, Warga Duren Sawit Tewas Tertemper Kereta

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto menjelaskan, situasi mulai memanas ketika petasan dilempar ke arah permukiman warga.

Trending

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Demi Bertemu Gubernur Sherly Tjoanda, Pemuda Asal Sumut Nekat Jalan Kaki dari Sumatera-Malut: Ingin Foto Aja

Video seorang pemuda asal Sumatera Utara (Sumut) nekat jalan kaki dari Gorontalo ke Malut agar bisa bertemu Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos viral.
Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Demi Pulangkan Megawati Hangestri ke Korea, Pelatih Hillstate Sanggupi Ajakan Makan Pecel dan Rempeyek

Pelatih Hillstate Kang Sung-hyung sanggupi ajakan makan pecel dan rempeyek khas jawa setelah menyaksikan pertandungan Megawati Hangestri di final Proliga 2026.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Kata-Kata Berkelas Kurniawan Dwi Yulianto usai Timnas Indonesia U-17 Kalahkan China di Piala Asia U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyampaikan pernyataannya setelah berhasil meraih kemenangan 1-0 atas China. Garuda Asia berhasil merengkuh tiga poin penuh dalam pertandingan di Piala Asia U-17 2026.
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Tak Lagi Melatih, Ini Rencana Besar STY untuk Timnas Indonesia: Saya Akan

Pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal 2025 tak hanya mengakhiri masa kepemimpinannya, tetapi juga menghentikan sejumlah rencana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT