GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nathan Tjoe-A-On 'Sengaja' Terima Kartu Kuning Demi Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026? Jurnalis Belanda Sebut Begini

Jurnalis Belanda, menilai kartu tersebut bukan kebetulan. Ia menyebut Nathan Tjoe-A-On diduga sengaja mengulur waktu demi memastikan akumulasi kartu kuningnya
Rabu, 25 Maret 2026 - 23:33 WIB
Nathan Tjoe-A-On 'Sengaja' Terima Kartu Kuning Demi Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 Jurnalis Belanda Sebut Begini
Sumber :
  • instagram Nathan Tjoe A On

tvOnenews.com - Nama Nathan Tjoe-A-On menjadi sorotan utama setelah polemik paspor dan keputusan kontroversialnya di level klub memicu perdebatan luas di Belanda

Pasalnya, dinamika panas justru menyelimuti dua pemain abroad Timnas Indonesia jelang ajang FIFA Series 2026

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini muncul di tengah persiapan debut pelatih anyar John Herdman bersama skuad Garuda, yang tentu membutuhkan stabilitas dan fokus dari para pemainnya.

Di sisi lain, isu yang menimpa Nathan bukan sekadar administratif, tetapi juga menyentuh aspek taktik dan profesionalisme. 

Dengan jadwal padat serta tuntutan tampil maksimal di panggung internasional, keputusan-keputusan kecil di level klub bisa berdampak besar. Lantas, apakah ini bentuk kecerdikan atau justru kontroversi yang merugikan?

Polemik Paspor: Nathan Ikut Terseret Kasus Dean James

Masalah bermula dari protes klub NAC Breda terhadap Dean James yang dinilai tidak memenuhi syarat administratif setelah berganti kewarganegaraan menjadi WNI. 

Kekalahan telak 0-6 dari Go Ahead Eagles membuat NAC menggugat keabsahan pertandingan dan bahkan meminta laga diulang.

Tak lama berselang, kasus serupa menyeret Nathan yang bermain untuk Willem II Tilburg. Klub TOP Oss mempersoalkan status paspor dan izin kerja Nathan usai kekalahan mereka, sehingga mengajukan banding resmi ke federasi sepak bola Belanda.

Direktur Eredivisie, Jan de Jong, menegaskan bahwa kasus ini tidak sederhana.

“Ini adalah masalah yang sangat rumit. Kapan tepatnya Anda mengubah kewarganegaraan? Jaksa untuk sepak bola profesional akan menyelidiki hal itu, dan itu bisa memakan waktu,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa untuk sementara, liga tidak berniat membatalkan hasil pertandingan:

“Dewan kompetisi bermaksud untuk menganggap semua pertandingan yang telah dimainkan sejauh ini sebagai pertandingan yang sah.”

Pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On di Liga Belanda
Pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On di Liga Belanda
Sumber :
  • instagram.com/willemii/

Kartu Kuning Kontroversial: Strategi atau Kebetulan?

Sorotan terhadap Nathan semakin tajam setelah laga melawan MVV Maastricht. Dalam pertandingan tersebut, ia menerima kartu kuning pada menit ke-78 yang membuatnya absen di laga berikutnya kontra De Graafschap.

Seorang jurnalis Belanda, Dolf van Aert, menilai kartu tersebut bukan kebetulan. Ia menyebut Nathan diduga sengaja mengulur waktu demi memastikan akumulasi kartu kuningnya tuntas sebelum jeda internasional.

Langkah ini dianggap sebagai strategi cerdas. Pasalnya, jadwal pertandingan klub berbenturan dengan agenda FIFA Matchday, di mana Nathan sudah dipastikan bergabung dengan Timnas Indonesia. 

Dengan “menghabiskan” akumulasi kartu lebih awal, ia bisa kembali ke klub tanpa ancaman suspensi tambahan.

Namun, keputusan ini memicu perdebatan. Di satu sisi, hal tersebut dinilai sebagai kecerdikan membaca situasi. 

Di sisi lain, ada yang menganggapnya kurang sportif meski tidak melanggar aturan secara eksplisit.

Dampak ke Timnas dan Debut John Herdman

Di tengah polemik ini, fokus utama tetap pada persiapan Timnas Indonesia menghadapi FIFA Series 2026. 

Kehadiran Nathan tetap penting dalam skema permainan, terutama dengan pengalaman Eropa yang dimilikinya.

Bagi John Herdman, situasi ini menjadi ujian awal dalam debutnya. Pelatih asal Inggris itu dikenal berpengalaman sejak menangani Kanada hingga tampil di Piala Dunia, sehingga diharapkan mampu mengelola dinamika pemain dengan baik.

Secara taktis, keputusan Nathan justru bisa memberi keuntungan. Ia datang ke timnas tanpa beban akumulasi kartu di klub, sehingga dapat tampil lebih fokus. Namun secara psikologis, sorotan publik bisa menjadi tekanan tambahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, kontroversi ini menunjukkan kompleksitas sepak bola modern di mana aspek administrasi, strategi, hingga keputusan kecil di lapangan bisa berdampak besar. 

Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Nathan dan Timnas Indonesia menjawabnya di atas lapangan. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP

Meski Lapaknya Dibongkar, Mahasiswa UNINUS Ketiban Untung dari Dedi Mulyadi usai Mengeluh Masalah Beasiswa RMP

Mahasiswa Universitas Islam Nusantara (UNINUS) dapat beasiswa saat Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) pimpin pembongkaran bangunan liar di Jl. Eyckman Bandung.
Capek-capek Bikin Trotoar eh Dibongkar Proyek Galian Kabel, Dedi Mulyadi Geram Bukan Main: Kumaha Atuh Ieu Pak

Capek-capek Bikin Trotoar eh Dibongkar Proyek Galian Kabel, Dedi Mulyadi Geram Bukan Main: Kumaha Atuh Ieu Pak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan kekesalannya terhadap proyek galian kabel yang membuat trotoar yang sudah cantik kembali harus dibongkar ulang.
Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026 hari Sabtu 16 Mei yang kini telah memasuki babak semifinal dan tinggal menyisakan 4 tim.
Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mencabut izin operasional dua tempat hiburan di Jakarta Barat.
Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Dedi Mulyadi atau KDM yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sudah siapkan dana Rp224 juta demi pulangkan 5 TKI asal Karawang yang terlantar di Libya.
Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Legislator Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti lokasi Kirab Milangkala Tatar Sunda dijalankan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di 9 kabupaten/kota.
background

Pekan ke-33

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT