Pesta Bola dunia
Selengkapnya
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bosnia Resmi Dihukum UEFA, Timnas Italia Dapat Untung Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026 Zona Eropa

Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) resmi menjatuhkan hukuman kepada Bosnia dan Herzegovina jelang duel final playoff Piala Dunia 2026. Hal ini bisa dipandang menguntungkan untuk Timnas Italia.
Minggu, 29 Maret 2026 - 11:42 WIB
Gelandang Timnas Italia Sandro Tonali
Sumber :
  • REUTERS/Matteo Ciambelli

Jakarta, tvOnenews.com - Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) resmi menjatuhkan hukuman kepada Bosnia dan Herzegovina jelang duel final playoff Piala Dunia 2026. Hal ini bisa dipandang menguntungkan untuk Timnas Italia.

Gli Azzurri akan melawat ke Zenica untuk menghadapi Bosnia di Stadion Bilino Polje pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Mereka kini hanya terpaut selangkah lagi dari putaran final Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Italia perlu bersusah payah untuk mengalahkan Irlandia Utara pada babak semifinal yang digelar di Bergamo. Namun, gol-gol Sandro Tonali dan Moise Kean pada akhirnya membantu Italia menang 2-0.

Namun, mereka harus bermain tandang ke markas Bosnia, yang mengalahkan Wales lewat adu penalti. Hal ini tentunya menjadi kerugian untuk tim asuhan Gennaro Gattuso.

Walau begitu, tampaknya ada sedikit kabar baik untuk Timnas Italia. Sebab, UEFA menghukum Bosnia untuk kapasitas penonton di pertandingan kandang.

Stadion Bilino Polje dapat menampung sekitar 13 ribu penonton dalam satu pertandingan. Namun, UEFA memangkas sebesar 20 persen karena sanksi atas tindakan para penonton yang buruk pada pertandingan kandang terakhir Bosnia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Itu terjadi di Bilino Polje juga pada 15 November lalu ketika mereka menjamu Rumania. Dalam pertandingan itu, suporter Bosnia dan Herzegovina dinilai melakukan tindakan diskriminasi dan rasisme dengan mengganggu lagu kebangsaan lawan.

Sebagaimana dilansir dari Sky Sport Italia, UEFA menghukum Federasi Sepak Bola Bosnia sebesar 60 ribu franc Swiss. Kemudian, dengan pemangkasan seperlima atau 20 persen dari kapasitas aslinya.

Itu berarti Bosnia hanya akan didukung sekitar 9000 penonton saja untuk pertandingan melawan Italia. Hal ini bisa menguntungkan Gli Azzurri karena Bosnia kekurangan dukungan optimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Walau begitu, bermain di kandang tetap saja berbeda untuk Bosnia. Di sisi lain, para pendukung Italia hanya mendapatkan jatah 500 tiket, sebagaimana diwartakan oleh Sky Sport Italia.

Baik Italia maupun Bosnia, sama-sama mengusung misi untuk kembali ke Piala Dunia. Terakhir kali mereka tampil di putaran final adalah pada tahun 2014 silam dalam turnamen yang diselenggarakan di Brasil. (rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT