GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

FIFA Kena Masalah Baru Jelang Piala Dunia 2026, Harga Tiket Mahal Berujung Penyelidikan

FIFA diselidiki New York dan New Jersey soal harga tiket Piala Dunia 2026 yang melonjak, setelah fans mengeluhkan sistem dinamis dan biaya resale yang mahal.
Kamis, 28 Mei 2026 - 15:23 WIB
Trofi Piala Dunia
Sumber :
  • Amber Searls-Imagn Images/File Photo

Jakarta, tvOnenews.com - Euforia menyambut Piala Dunia 2026 kini tercampur dengan kemarahan para suporter. FIFA terseret dalam polemik besar setelah sistem penjualan tiket turnamen dianggap membingungkan dan membebani kantong penggemar.

Dikutip dari Mirror, Jaksa Agung New York dan New Jersey meluncurkan penyelidikan terhadap praktik penjualan tiket FIFA. Langkah ini muncul setelah banyak keluhan soal harga dinamis, dugaan kelangkaan palsu, hingga kategori kursi yang dianggap tidak sesuai dengan tiket yang dibeli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sistem penetapan harga dinamis menjadi salah satu sumber kemarahan terbesar. Dengan skema tersebut, harga tiket bisa berubah mengikuti permintaan pasar dan membuat biaya menonton Piala Dunia melonjak drastis.

FIFA memang sempat menurunkan beberapa harga setelah mendapat tekanan publik. Namun, Presiden FIFA Gianni Infantino tetap membela kebijakan tiket tersebut, termasuk ketika muncul tiket final di pasar penjualan kembali yang mencapai sekitar Rp35,5 miliar.

Harga tiket untuk laga pembuka Inggris melawan Kroasia juga membuat banyak fans terkejut. Tiket termurah di platform penjualan kembali FIFA pada April dilaporkan mencapai sekitar Rp15,9 juta.

Jaksa Agung New Jersey, Jennifer Davenport, menyampaikan kritik keras terhadap FIFA. Ia menilai proses pembelian tiket Piala Dunia justru berubah menjadi pengalaman yang membingungkan dan merugikan konsumen.

“Bersikap jujur tentang penjualan tiket bukanlah hal yang rumit. Tetapi FIFA telah mengubah pembelian tiket Piala Dunia menjadi serangkaian kebingungan, kelangkaan palsu, dan harga yang sangat tinggi – semuanya dengan mengorbankan konsumen dan warga New Jersey yang bekerja keras,” kata Jaksa Agung New Jersey, Jennifer Davenport.

“Kami berkomitmen untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap perilaku FIFA, dan kami bangga berdiri bersama Jaksa Agung James dalam melindungi konsumen kami. Merupakan suatu kehormatan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia, tetapi acara ini bukanlah undangan untuk mengeksploitasi penduduk dan pengunjung kami," lanjutnya.

Jaksa Agung New York, Letitia James, juga menegaskan bahwa para penggemar berhak mendapatkan akses tiket yang adil. Menurutnya, tidak boleh ada penonton yang merasa dimanipulasi untuk membayar harga sangat tinggi.

“Warga New York telah menunggu bertahun-tahun agar Piala Dunia datang ke wilayah mereka, dan mereka berhak mendapatkan kesempatan yang adil untuk mendapatkan tiket dengan harga terjangkau. Tidak seorang pun boleh dimanipulasi untuk membayar harga yang sangat tinggi untuk tiket, dan penggemar harus dapat mempercayai bahwa tiket yang mereka beli adalah tiket yang akan mereka terima," katanya.

Kritik terhadap FIFA semakin ramai karena badan sepak bola dunia itu juga mengambil biaya 30 persen dari penjualan tiket di platform resale resminya. Kondisi ini membuat harga tiket semakin berat bagi fans biasa yang ingin menyaksikan langsung turnamen terbesar sepak bola dunia.

Kini, penyelidikan New York dan New Jersey membuat tekanan terhadap FIFA semakin besar sebelum turnamen dimulai pada 11 Juni 2026. Alih-alih hanya fokus pada persiapan pertandingan, FIFA harus menghadapi pertanyaan serius soal transparansi, perlindungan konsumen, dan akses penggemar terhadap Piala Dunia. (fan)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Kusnandar Bongkar Masa Kelam di Persib, Sempat Diremehkan hingga Kepikiran Pindah Klub sampai Akhirnya Hattrick Juara

Dedi Kusnandar Bongkar Masa Kelam di Persib, Sempat Diremehkan hingga Kepikiran Pindah Klub sampai Akhirnya Hattrick Juara

Dedi Kusnandar sempat putus asa, diremehkan, dan berniat pindah klub sebelum bertahan di Persib hingga akhirnya merasakan hattrick juara bersejarah penuh haru.
Teja Paku Alam Ungkap Reaksi Yoo Jae-hoon usai Rekor Clean Sheet 13 Tahun Milik Legenda Persipura Jayapura Akhirnya Pecah

Teja Paku Alam Ungkap Reaksi Yoo Jae-hoon usai Rekor Clean Sheet 13 Tahun Milik Legenda Persipura Jayapura Akhirnya Pecah

Teja Paku Alam mencetak sejarah bersama Persib setelah meraih 18 nirbobol semusim dan melewati rekor legendaris Yoo Jae-hoon di Liga Indonesia.
Jual Mobil dengan STNK Aspal, Sindikat Pemalsuan Dokumen Kendaraan Dibekuk di Surabaya

Jual Mobil dengan STNK Aspal, Sindikat Pemalsuan Dokumen Kendaraan Dibekuk di Surabaya

Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya mengungkap jaringan kejahatan pemalsuan dokumen kendaraan bermotor dan perdagangan kendaraan bermotor tidak resmi.
Hasil Singapura Open 2026: Menyerah dari Wakil Malaysia, Langkah Sabar/Reza Harus Terhenti di Babak 16 Besar

Hasil Singapura Open 2026: Menyerah dari Wakil Malaysia, Langkah Sabar/Reza Harus Terhenti di Babak 16 Besar

Hasil Singapura Open 2026 sektor ganda putra yang mempertemukan pasangan Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani vs Kang Khai Xing/Aaron Tai.
Momen Wali Kota New York Zohran Mamdani Shalat Iduladha Pakai Gamis Arsenal

Momen Wali Kota New York Zohran Mamdani Shalat Iduladha Pakai Gamis Arsenal

Wali Kota Muslim pertama New York ini menghadiri shalat Iduladha di Bronx, New York pada Rabu (28/5/2026) waktu Amerika Serikat. 
Tol Medan-Binjai Gelar Operasi Simpatik Idul Adha, Bagikan Bingkisan dan Edukasi Keselamatan

Tol Medan-Binjai Gelar Operasi Simpatik Idul Adha, Bagikan Bingkisan dan Edukasi Keselamatan

PT Medan Binjai Toll (MBT) bersama PT Hakaaston (HKA) menggelar operasi simpatik Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M sekaligus kampanye keselamatan berkendara di Gerbang Tol Semayang, Jalan Tol Medan-Binjai, Rabu (27/5/2026).

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

Dua pemain keturunan, Thom Haye dan Shayne Pattynama terpantau mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia. Keduanya turut hadir di TC perdana meski sejatinya absen dalam FIFA Matchday Juni 2026.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
Fabio Grosso Bisa Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Fabio Grosso Bisa Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Laporan dari Italia mengatakan bahwa Jay Idzes bisa dibawa Fabio Grosso ke Fiorentina. Sang bek Timnas Indonesia bisa direkrut oleh La Viola pada bursa transfer musim panas.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Belum Debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri Sudah Masuk Jajaran Pevoli Putri Terpopuler Dunia, Bersanding dengan Sang Idola

Megawati Hangestri kembali mendapat pengakuan dunia meski belum menjalani debut di Hyundai Hillstate. Pevoli asal Jember itu kini masuk jajaran pevoli putri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT