Sisi Gelap Piala Dunia 2026
- REUTERS/Brendan McDermid/File Photo
Federasi Internasional Sepak Bola (FIFA), di sisi lain, menegaskan bahwa Piala Dunia 2026 akan disertai dengan strategi keberlanjutan yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan dan meninggalkan "warisan positif" di kota-kota tuan rumah.
Di situs webnya, organisasi tersebut menyatakan akan mempromosikan standar konstruksi berkelanjutan di stadion dan infrastruktur sementara, mendorong penggunaan transportasi umum, dan berupaya mengurangi limbah, konsumsi energi, dan emisi yang terkait dengan turnamen tersebut.
Laporan tersebut juga menyatakan bahwa kota-kota penyelenggara akan menjadi kunci dalam menerapkan langkah-langkah iklim jangka panjang dan mempromosikan praktik yang lebih berkelanjutan di luar kompetisi itu sendiri.
Namun, laporan yang disusun bekerja sama dengan Scientists for Global Responsibility, Environmental Defense Fund, dan The Sport for Climate Action Network ini memperingatkan bahwa langkah-langkah tersebut kemungkinan tidak akan mampu mengimbangi dampak struktural turnamen tersebut.
Load more