Piala Dunia 2026: Brasil Cuma Bisa Imbang 1-1 Lawan Maroko, Ancelotti Mulai Panik Lihat Penampilan Selecao
- REUTERS/Ricardo Moraes
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Brasil gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Selecao hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi Maroko, Minggu (14/6/2026) dini hari WIB.
Bertanding di Stadion New York/New Jersey, Maroko tampil percaya diri sejak awal laga. Wakil Afrika itu bahkan berhasil membuka keunggulan lewat Ismael Saibari pada menit ke-21.
Gol tersebut lahir dari skema serangan cepat yang rapi. Brahim Diaz mengirim umpan terobosan sebelum diselesaikan Saibari dengan cungkilan akurat yang memperdaya Alisson Becker.
Tertinggal satu gol membuat Brasil meningkatkan intensitas serangan. Tim asuhan Carlo Ancelotti mulai lebih agresif menekan pertahanan lawan.
Upaya Brasil akhirnya membuahkan hasil beberapa menit kemudian. Vinicius Junior sukses mencetak gol penyeimbang melalui aksi individu yang memukau.
Pemain Real Madrid itu melewati kawalan lawan sebelum melepaskan tembakan keras. Bola meluncur mulus ke gawang Yassine Bounou dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut mengembalikan kepercayaan diri Brasil. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta.
- IMAGN IMAGES via Reuters
Hasil imbang ini membuat Selecao harus puas membawa pulang satu poin. Performa tim juga langsung menjadi sorotan usai pertandingan.
Carlo Ancelotti mengakui timnya belum tampil sesuai harapan. Pelatih asal Italia itu menilai Brasil seharusnya bisa mengawali turnamen dengan lebih baik.
"Puas. Kami berharap bisa memulai dengan lebih baik, tetapi hal itu bisa saja terjadi. Sekarang kami harus melihat pertandingan berikutnya," ujar Ancelotti, dikutip dari UOL Esporte.
Menurut Ancelotti, faktor mental menjadi salah satu penyebab permainan Brasil kurang berkembang. Ia melihat para pemain masih membawa beban saat menjalani laga pertama di Piala Dunia.
Rasa tegang tersebut terlihat terutama pada babak pertama. Brasil beberapa kali kehilangan bola dan kesulitan mengontrol ritme permainan.
Ancelotti menilai Maroko mampu memanfaatkan situasi itu dengan baik. Lawan beberapa kali berhasil keluar dari tekanan dan melancarkan transisi berbahaya.
"Kecemasan, saya rasa iya. Pada babak pertama mereka berhasil keluar dari tekanan dan melakukan transisi yang berbahaya," kata Ancelotti.
Load more