News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Piala Dunia 2026: Imbas Kalah Telak 5-1 dari Swedia, Pelatih Tunisia Langsung Dipecat

Kekalahan telak Tunisia pada laga perdana Piala Dunia 2026 langsung memakan korban. Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF) resmi memecat pelatih Sabri Lamouchi.
Selasa, 16 Juni 2026 - 08:43 WIB
Pelatih Tunisia, Sabri Lamouchi di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Henry Romero

Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan telak yang dialami Tunisia pada laga perdana Piala Dunia 2026 langsung memakan korban. Federasi Sepak Bola Tunisia (FTF) resmi memecat Sabri Lamouchi dari kursi pelatih kepala.

Keputusan tersebut diambil setelah Tunisia takluk 1-5 dari Swedia pada pertandingan Grup F, Senin (15/06/2026). Hasil itu membuat tekanan terhadap Lamouchi mencapai puncaknya hanya beberapa bulan setelah ia ditunjuk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan resminya, FTF mengonfirmasi bahwa kerja sama dengan Lamouchi telah berakhir. Federasi juga segera menyiapkan sosok pengganti untuk memimpin tim di sisa turnamen.

"Kesepakatan resmi telah tercapai untuk memberhentikan pelatih Sabri Lamouchi. Saat ini sedang dilakukan proses penunjukan Mondher Kebaier sebagai pelatih tim nasional untuk sementara," demikian pernyataan FTF, dikutip dari The Guardian, Selasa (16/6/2026).

Pemecatan ini terbilang mengejutkan mengingat Lamouchi baru menangani Tunisia pada Januari 2026. Namun hasil buruk yang terus berulang membuat posisinya sulit dipertahankan.

Sebelum tampil di Piala Dunia, Tunisia juga sempat menelan kekalahan telak dalam laga uji coba. Mereka dihajar Belgia dengan skor 0-5 di Brussels, yang semakin memperbesar keraguan terhadap performa tim.

Kekalahan dari Swedia menjadi titik terendah bagi Tunisia sejauh ini. El Aigles de Carthage gagal mengimbangi permainan lawan dan kebobolan lima gol dalam laga pembuka.

Selebrasi Pemain Swedia di Piala Dunia 2026
Selebrasi Pemain Swedia di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS

Swedia tampil dominan sejak menit awal pertandingan. Yasin Ayari dan Alexander Isak membawa tim Skandinavia unggul sebelum Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan melalui Omar Rekik.

Namun harapan Tunisia untuk bangkit tidak bertahan lama. Viktor Gyokeres, Mattias Svanberg, dan gol kedua Ayari memastikan kemenangan telak 5-1 untuk Swedia.

Hasil tersebut membuat Tunisia berada dalam posisi sulit di klasemen Grup F. Peluang mereka untuk melangkah ke fase gugur kini bergantung pada dua pertandingan berikutnya.

Mondher Kebaier yang diproyeksikan menjadi pelatih sementara akan menghadapi tugas berat. Ia dituntut mengangkat mental para pemain dalam waktu yang sangat singkat.

Tunisia selanjutnya akan menghadapi Jepang pada 21 Juni mendatang. Laga tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi mereka untuk menjaga asa bertahan di Piala Dunia 2026.

Setelah menghadapi Jepang, Tunisia masih harus melawan Belanda pada pertandingan terakhir fase grup. Dua laga itu akan menentukan apakah pergantian pelatih mampu membawa dampak positif bagi perjalanan mereka.

Lamouchi sendiri bukan sosok asing di panggung Piala Dunia. Pelatih asal Prancis itu pernah menangani Pantai Gading pada Piala Dunia 2014, meski gagal membawa timnya lolos dari fase grup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Tunisia berharap perubahan di kursi pelatih bisa menjadi titik balik. Jika gagal bangkit dalam dua laga tersisa, perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 berpotensi berakhir lebih cepat dari harapan.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Haaland Mendadak Dicoret dari Konferensi Pers Norwegia Usai Man City Divonis Bersalah 114 Dakwaan

Haaland Mendadak Dicoret dari Konferensi Pers Norwegia Usai Man City Divonis Bersalah 114 Dakwaan

Erling Haaland mendadak dicoret dari konferensi pers Timnas Norwegia setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan.
Operasi SAR Korban KM Virgo Diperpanjang Basarnas Tujuh Hari, 71 Orang Masih Hilang

Operasi SAR Korban KM Virgo Diperpanjang Basarnas Tujuh Hari, 71 Orang Masih Hilang

Pada hari ke-14 operasi SAR, Basarnas juga menarik KN SAR Pacitan yang digunakan sebagai kapal tender di tengah Laut Jawa untuk kembali ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Bertandang ke Markas Adhyaksa, PSMS Medan Bidik Tiga Poin

Bertandang ke Markas Adhyaksa, PSMS Medan Bidik Tiga Poin

PSMS Medan mengusung misi mempertahankan momentum positif saat bertandang ke markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027. Duel
Rui Pinto Akhirnya Buka Suara Usai Man City Bersalah 114 dari 115 Dakwaan: Keputusan Bersejarah

Rui Pinto Akhirnya Buka Suara Usai Man City Bersalah 114 dari 115 Dakwaan: Keputusan Bersejarah

Rui Pinto bereaksi setelah Man City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ia menyebut putusan tersebut sebagai keputusan bersejarah bagi sepak bola Inggris.
Ole Romeny Bongkar Rahasia Taktik John Herdman setelah Timnas Indonesia Kalahkan Singapura 2-0

Ole Romeny Bongkar Rahasia Taktik John Herdman setelah Timnas Indonesia Kalahkan Singapura 2-0

Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, membongkar kunci utama di balik permainan solid dan kompak Skuad Garuda saat membantai Singapura 2-0 pada laga pembuka =
Filippo Inzaghi: Inter Masih Calon Kuat Scudetto, Semoga AC Milan Bisa Ikut Bersaing

Filippo Inzaghi: Inter Masih Calon Kuat Scudetto, Semoga AC Milan Bisa Ikut Bersaing

Filippo Inzaghi ikut menyoroti persaingan gelar Serie A musim ini. Legenda AC Milan itu menilai Inter Milan masih berada di atas para pesaingnya.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT