Mengapa Sepatu Pink Dipakai Banyak Pemain di Piala Dunia 2026?
Perbedaan mencolok antara sepatu merah muda dengan seragam tim dan rumput lapangan justru membuat pergerakan kaki para pemain menjadi jauh lebih menonjol, sehingga lebih mudah tertangkap oleh pandangan penonton maupun kamera siaran langsung.
Kepada The Athletic, salah satu tokoh senior di Nike, Odinga Nimako jika tak hanya sekedar warna yang kontras. Tingginya permintaan pasar juga mendorong brand seperti Nike untuk menggunakan warna pink tersebut di Piala Dunia.
Warna mencolok ini juga disadari oleh Nike selama tahap pengembangan produk mereka, dimana warna pink yang kontras dinilai memberikan dampak visual tertentu, khususnya dalam momen Piala Dunia.
“Pendekatan kami adalah dengan fokus pada warna-warna paling cerah, warna-warna yang benar-benar meningkatkan rasa percaya diri, dan merah muda adalah salah satu warna tersebut."
"Di saat yang sama, ada juga tingkat penerimaan terhadap warna merah muda yang membuatnya tidak terlalu khusus bagi banyak orang, warna ini menjangkau khalayak luas.”
"Warna pink sangat membantu menonjolkan kontras dengan rumput hijau di lapangan, baik Anda berada di tribun (saat melihatnya) maupun menonton di TV, memastikan visibilitasnya tetap terjaga."
"Itu jelas sesuatu yang kami pertimbangkan. Untuk momen (Piala Dunia) ini, kami benar-benar ingin fokus pada dampak visual tersebut," jelas Nimako, seperti dikutip The Athletic pada Selasa (16/6/2026).
Tren pink tak diikuti semua pemain
- Instagram/adidasfootball
Meskipun mayoritas pemain muda dan bintang baru terikat kontrak untuk memakai sepatu pink tersebut demi strategi pemasaran brand, beberapa pemain senior memilih jalan berbeda.
Ikon sepak bola dunia seperti Lionel Messi dipastikan tidak mengikuti tren mencolok ini. Soccerbible dalam laporannya menyebut, bahwa bintang Argentina itu akan mengenakan koleksi dari Adidas dengan perpaduan warna biru dan putih yang khas, yang diberi nama "El Último Tango". (ism)
Load more