Piala Dunia 2026: Unbeaten Meski Banyak Masalah, Pelatih Iran Bangga Lihat Penampilan Team Melli Sepanjang Penyisihan Grup
- REUTERS
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas perjuangan para pemainnya di Piala Dunia 2026. Di tengah berbagai kendala yang dihadapi selama turnamen, Team Melli tetap mampu menjaga peluang lolos ke fase gugur.
Iran telah menyelesaikan dua pertandingan pertama mereka di Grup G. Hasil yang diraih memang belum berupa kemenangan, namun cukup untuk menjaga asa melangkah ke babak 32 besar.
Pada laga pembuka, Iran berhasil menahan imbang Selandia Baru. Hasil tersebut kemudian disusul raihan satu poin lainnya ketika menghadapi Belgia, yang merupakan salah satu tim unggulan di grup.
Hasil imbang melawan Belgia menjadi sorotan tersendiri. Pasalnya, lawan yang dihadapi merupakan penghuni peringkat ke-10 dunia berdasarkan ranking FIFA.
Dua hasil seri tersebut membuat Iran mengoleksi dua poin dari dua pertandingan. Catatan itu menjadi modal penting menjelang laga penentuan melawan Mesir.
Namun bagi Ghalenoei, nilai dari dua poin tersebut jauh lebih besar daripada sekadar angka di klasemen. Ia menilai para pemainnya berhasil menunjukkan karakter luar biasa di tengah situasi yang tidak mudah.
- REUTERS/Daniel Cole
Sejak awal turnamen, Iran memang harus menghadapi berbagai kendala di luar lapangan. Salah satunya adalah pembatasan perjalanan yang membuat mereka tidak bisa melakukan persiapan ideal seperti negara-negara peserta lainnya.
Selama Piala Dunia 2026, Iran diketahui bermarkas di Meksiko dan bukan di Amerika Serikat. Situasi itu membuat perjalanan menuju lokasi pertandingan menjadi lebih rumit dibandingkan tim-tim lain.
Kondisi tersebut kembali terjadi saat Iran menghadapi Belgia. Sama seperti ketika melawan Selandia Baru, Team Melli baru tiba di Amerika Serikat kurang dari satu hari sebelum pertandingan dimulai.
Meski demikian, para pemain tetap mampu tampil kompetitif. Ghalenoei pun mengaku sangat terkesan dengan respons yang ditunjukkan anak asuhnya di lapangan.
Menurutnya, keterbatasan waktu menjadi salah satu tantangan terbesar yang harus dihadapi Iran. Persiapan yang biasanya dilakukan secara maksimal harus dipadatkan dalam waktu yang sangat singkat.
"Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Kami telah menjalani dua pertandingan tanpa kalah di Piala Dunia dengan kondisi yang kami hadapi," ujar Ghalenoei, dikutip dari France24, Senin (22/6/2026).
"Kami hanya punya waktu kurang dari 16 jam untuk berlatih sebelum pertandingan," sambungnya.
Ghalenoei bahkan menilai perjuangan timnya layak dikenang dalam sejarah sepak bola. Ia percaya apa yang dialami Iran di Piala Dunia 2026 akan menjadi cerita yang terus dibicarakan pada masa mendatang.
Pelatih berusia 63 tahun itu juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain yang tetap menunjukkan semangat juang meski berada dalam kondisi tidak ideal. Menurutnya, para pemain telah memberikan seluruh kemampuan mereka untuk negara.
"Saya rasa tidak ada tim di dunia yang bisa bertahan dengan kondisi seperti ini dan bermain seperti ini. Kondisi yang kami alami benar-benar sulit sekali. Para pemain memberikan segalanya, mereka bermain dengan hati," kata Ghalenoei.
Meski bangga dengan perjuangan timnya, Ghalenoei menegaskan fokus Iran kini tertuju pada pertandingan terakhir fase grup. Team Melli masih memiliki peluang besar untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar jika mampu meraih hasil positif saat menghadapi Mesir.
Pertandingan melawan Mesir dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni mendatang. Laga tersebut diprediksi menjadi ujian terberat Iran sejauh ini karena mereka akan berhadapan dengan salah satu tim terkuat di kawasan Afrika.
"Besok kami harus fokus ke pertandingan melawan Mesir. Mesir adalah tim yang sangat kuat, mereka punya pemain-pemain yang sangat bagus. Tujuan kami yang pertama dan utama adalah melaju ke babak berikutnya," pungkas Ghalenoei.
(igp)
Load more