Main Bapuk di Piala Dunia 2026, Korea Selatan Sampai Disangka Kena Keracunan Masal
- REUTERS/Raquel Cunha
Pelatih Korea Selatan itu tidak menampik buruknya performa timnya, tetapi menolak mencari alasan di luar lapangan.
"Permainan kami memang tidak bagus, tetapi tidak ada hal seperti itu yang terjadi di tim kami. Saya juga tidak ingin mencari alasan ke arah sana. Jelas ini adalah pertandingan terburuk kami dari tiga laga Piala Dunia yang sudah dimainkan," jawab Hong Myung-bo.
Mantan pelatih Ulsan HD tersebut juga secara terbuka mengambil tanggung jawab penuh atas kegagalan timnya.
"Orang akan berbicara soal hasil, tetapi sebagai pelatih saya selalu memikirkan bagaimana tim bisa menjalankan apa yang sudah dipersiapkan. Mungkin ada banyak alasan yang bisa disebutkan, tetapi semua ini adalah tanggung jawab pelatih. Saya yang membuat keputusan dan mengambil penilaian," katanya.
Hong Myung-bo juga menjelaskan bahwa timnya kehilangan kepercayaan diri setelah beberapa kesalahan terjadi di lini tengah.
"Setelah kebobolan kami menjadi terburu-buru. Berbeda dengan apa yang kami persiapkan, kesalahan di area tengah membuat para pemain kehilangan rasa percaya diri," lanjutnya.
Ia turut menjelaskan keputusan mengejutkan dengan mencadangkan kapten tim Son Heung-min sejak menit awal pertandingan.
"Saya merasa lebih baik memasukkan Son ketika ruang permainan mulai terbuka setelah 45 menit pertama dibandingkan sejak awal ketika lawan masih memiliki energi penuh," jelas Hong.
Ketika ditanya mengenai minimnya antisipasi terhadap kekuatan Afrika Selatan, Hong menegaskan tim pelatih telah melakukan persiapan yang cukup.
"Tentu saja kami sudah mempersiapkan diri menghadapi mereka," tegasnya.
Load more