Piala Dunia 2026: Respons Pelatih Norwegia usai Buat Keputusan Kontroversial Berujung Kekalahan Telak 1-4 dari Prancis
- REUTERS/Dylan Martinez
"Kami akan menghadapi laga yang sangat berat melawan Pantai Gading. Secara fisik, mereka adalah salah satu tim terbaik di Piala Dunia ini. Peluang kami 50-50 dan kami harus berada dalam performa terbaik," kata Solbakken.
Solbakken kemudian membeberkan alasan utama di balik keputusannya melakukan rotasi besar-besaran. Ia menyebut kondisi fisik para pemain menjadi pertimbangan paling penting.
Menurutnya, laga sebelumnya melawan Senegal berlangsung dalam kondisi cuaca dengan tingkat kelembapan yang sangat tinggi. Akibatnya, banyak pemain utama mengalami kelelahan, bahkan kram, setelah pertandingan.
Karena alasan tersebut, tim pelatih bersama staf medis sepakat untuk tidak mengambil risiko. Mereka memilih menyimpan tenaga para pemain inti demi menghadapi pertandingan fase gugur.
Meskipun memahami kekecewaan para pendukung yang berharap melihat aksi Erling Haaland dan Martin Odegaard, Solbakken menilai keputusan tersebut merupakan pilihan paling rasional.
"Ini keputusan yang sangat mudah diambil, baik dari sudut pandang saya, tim fisioterapi, maupun para pemain sendiri. Mereka semua mengatakan akan sulit jika dipaksakan bermain," jelasnya.
"Satu-satunya kerugian adalah para penggemar di Norwegia maupun yang hadir di stadion tidak bisa melihat Erling dan Martin (Odegaard) beraksi. Namun, jika kami memaksakan mereka tampil, perjalanan kami di Piala Dunia ini tidak akan panjang. Padahal, kami datang ke sini untuk melangkah sejauh mungkin," tutupnya.
(igp)
Load more