News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Walau jadi Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026, Iran Belum Pernah Terkalahkan

Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.
Sabtu, 27 Juni 2026 - 16:51 WIB
Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Carlos Barria

tvOnenews.com – Keputusan dramatis Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol kemenangan Iran di masa injury time memaksa laga krusial kontra Mesir berakhir imbang 1-1.

Duel hidup-mati pamungkas Grup G Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Seattle, Amerika Serikat, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB tersebut langsung mengubah peta kelolosan kedua tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil imbang ini memastikan langkah Mesir melenggang mulus ke babak 32 besar mendampingi Belgia. The Pharaohs finis sebagai runner-up Grup G dengan koleksi 5 poin (kalah selisih gol dari Belgia).

Iran Vs Mesir di Piala Dunia 2026
Iran Vs Mesir di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Lisi Niesner TPX IMAGES OF THE DAY

Sementara itu, nasib Iran kini berada di ujung tanduk. Meski menorehkan catatan tak terkalahkan di fase grup dengan mengoleksi 3 poin dari 3 hasil imbang (2-2 vs Selandia Baru, 0-0 vs Belgia, 1-1 vs Mesir), posisi Team Melli di peringkat ketiga klasemen masih belum aman.

Mereka kini harus bergantung penuh pada hasil pertandingan di Grup E, F, I, dan J demi berburu tiket lewat jalur peringkat ketiga terbaik.

Laga berjalan dengan tensi sangat tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Mesir langsung menyengat saat laga baru berjalan lima menit.

Memanfaatkan umpan manja Mahmoud "Trezeguet" Hassan, Mahmoud Saber dengan dingin menaklukkan kiper Iran, Alireza Beiranvand, untuk membawa Mesir unggul 1-0.

Tak butuh waktu lama bagi Iran untuk merespons. Sembilan menit berselang, tepatnya menit ke-14, Ramin Rezaeian sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat eksekusi klinis yang mengubah arah permainan menjadi lebih terbuka.

Kedua tim silih berganti melancarkan jual-beli serangan secara brutal. Mesir tercatat melepaskan 15 tembakan, sementara Iran membalas dengan 13 percobaan.

Kerasnya laga tercatat membuahkan total 27 pelanggaran, di mana wasit terpaksa mengacungkan 3 kartu kuning untuk Mesir dan 4 kartu kuning bagi pemain Iran.

Pertandingan Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026
Pertandingan Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Daniel Cole

Puncak drama terjadi pada masa injury time babak kedua. Pendukung Iran sempat bersorak histeris saat bek Shoja Khalilzadeh mencetak gol pada menit ke-90+3 memanfaatkan skema kemelut.

Namun, kegembiraan itu langsung sirna setelah wasit utama meninjau tayangan ulang VAR dan memutuskan untuk menganulir gol tersebut karena terjadi pelanggaran terlebih dahulu. Skor kaca mata 1-1 bertahan hingga laga usai.

Dengan raihan 3 poin di peringkat ketiga, nasib Iran kini bergantung pada laga yang digelar esok hari. Agar bisa lolos, Iran membutuhkan Kroasia mengalahkan Ghana di Grup E, Austria menumbangkan Aljazair di Grup J, serta berharap RD Kongo terjungkal saat menghadapi Uzbekistan.

Jika tim-tim kompetitor tersebut memetik kemenangan, perolehan poin mereka (4 poin) dipastikan akan langsung mendepak posisi Iran dari klasemen peringkat ketiga terbaik.

Di luar urusan taktik lapangan, skuad Iran di bawah asuhan pelatih Amir Ghalenoei sejatinya harus menjalani turnamen ini dengan beban mental dan logistik yang luar biasa berat akibat tensi politik geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat.

Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei di Piala Dunia 2026
Pelatih Timnas Iran, Amir Ghalenoei di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Daniel Cole

Tidak seperti kontestan lain yang mendapatkan fasilitas training camp mewah di AS, skuad Iran dilarang menetap di Negeri Paman Sam.

Mereka terpaksa menjadikan Kota Tijuana di Meksiko sebagai markas utama. Setiap kali jadwal bertanding di wilayah AS tiba, rombongan tim harus menyeberangi perbatasan internasional, dan diwajibkan angkat kaki kembali ke Meksiko sesaat setelah laga rampung.

"Mungkin tim kami adalah yang paling tertindas di Piala Dunia ini. Mereka bahkan tidak memberi kami waktu untuk sekadar memulihkan kondisi fisik. Setelah laga usai, mereka langsung mengusir kami, 'Kalian harus segera pergi.' Padahal masa recovery sangat krusial bagi atlet," keluh Amir Ghalenoei dengan nada masygul.

Penderitaan kian lengkap setelah belasan staf teknis dan manajemen, termasuk supervisor tim Mahdi Mohammad Nabi, gagal berangkat ke Piala Dunia karena permohonan visa mereka ditolak oleh otoritas Amerika Serikat.

Kapten sekaligus penyerang andalan Iran yang bermain di Serie A Italia, Mehdi Taremi, tidak menampik jika drama perjalanan lintas negara ini sangat menguras energi timnya.

Proses interogasi imigrasi dan pemeriksaan ketat di perbatasan mengubah perjalanan singkat Tijuana-Los Angeles menjadi 5 jam yang melelahkan.

"Semuanya terasa seperti bencana bagi kami. Namun di atas semua keterbatasan dan tekanan ini, tujuan dan harapan terbesar kami di sini tetap sama, yaitu mengejar perdamaian dan memberikan kebahagiaan bagi rakyat di negara kami melalui sepak bola," pungkas Taremi tegar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkuat Sektor Tambang, Ditjen Minerba Kementerian ESDM Gelar Minerba Convex 2026: Ajang Edukasi hingga Konsultasi RKAB

Perkuat Sektor Tambang, Ditjen Minerba Kementerian ESDM Gelar Minerba Convex 2026: Ajang Edukasi hingga Konsultasi RKAB

Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) bersama 18 asosiasi sektor pertambangan akan menggelar Minerba Convention and Expo (Convex) 2026 pada 2–3 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. 
UMKM Kuliner Punya Peluang Jangkau 42 Juta Konsumen, Ini Strategi Bank Mandiri Lewat Livin’ Food

UMKM Kuliner Punya Peluang Jangkau 42 Juta Konsumen, Ini Strategi Bank Mandiri Lewat Livin’ Food

Peluang baru bagi UMKM kuliner untuk memperluas pasar. Melalui Livin’ Food, merchant lokal berkesempatan menjangkau 42,6 juta pengguna Livin’ by Mandiri
Dorong Produktivitas Petani, BPDP Akselerasi Program Peremajaan Sawit Rakyat

Dorong Produktivitas Petani, BPDP Akselerasi Program Peremajaan Sawit Rakyat

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kembali menegaskan perannya dalam memperkokoh ekosistem industri kelapa sawit di tanah air. 
Kawal Amanah Konstitusi, AWG Gelar BSP 2026: Dari Apel Akbar Monas Hingga Simposium Anti-Zionis di DPR RI

Kawal Amanah Konstitusi, AWG Gelar BSP 2026: Dari Apel Akbar Monas Hingga Simposium Anti-Zionis di DPR RI

Menyebut perjuangan kemerdekaan Palestina sebagai amanah konstitusi dan panggilan akidah yang tak boleh padam, organisasi pergerakan Aqsa Working Group (AWG) ..
Prediksi Al Taawon vs Al Ettifaq Liga Pro Saudi 2026/2027: Ambisi Bangkit Tuan Rumah di Kandang Sendiri!

Prediksi Al Taawon vs Al Ettifaq Liga Pro Saudi 2026/2027: Ambisi Bangkit Tuan Rumah di Kandang Sendiri!

Meski Al Ettifaq diunggulkan, tapi Al Taawon dipastikan tak akan menyerah begitu saja dan siap mengerahkan seluruh kemampuan terbaik untuk memutus tren negatif.
Pemprov DKI Jakarta Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Desember 2026

Pemprov DKI Jakarta Hapus Denda Pajak Kendaraan hingga 31 Desember 2026

Pemprov DKI Jakarta membebaskan sanksi administratif PKB dan BBNKB mulai 2 November hingga 31 Desember 2026. Warga bisa melunasi tunggakan tanpa dikenai denda

Trending

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Terminal Ferry Internasional Dumai Jadi Jalur Penyelundupan Sabu, 5,3 Kg Barang Haram Digagalkan

Berawal dari informasi intelijen BNNK Dumai, petugas Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5.367 gram atau sekitar 5,3 kilo
16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

16 Saksi Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Diperiksa Mulai dari Pihak Hotel hingga Tetangga, Sosok Ini Paling Banyak Sampaikan Informasi

Kepala Subdirektorat III Kekahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Timur Ajun Komisaris Besar Polisi Arbaridi Jumhur mengatakan 16 saksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun diperiksa. Dari keterangan istri sah DBM, sambung dia, pihak kepolisian mendapatkan banyak informasi.
Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Hampir Jadi Reijnders Bersaudara Jilid 2, Dua Pemain Keturunan Ini Berpeluang Satu Tim Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpeluang memiliki pasangan kakak-adik yang sama-sama memperkuat skuad Garuda. Dua pemain keturunan ini berpotensi jadi andalan Merah-Putih.
Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI

Mengenal Heyzer Harsono, Komisaris Utama Samator sekaligus Sekjen PBVSI. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan kiprahnya di dunia voli.
Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero Unggul Telak atas Kiper Real Madrid, Kiper Timnas Indonesia Kuasai Voting Save of the Month La Liga

Emil Audero meraih 25.524 suara atau 68,2 persen dalam voting sementara Save of the Month La Liga Oktober 2026, jauh meninggalkan Andriy Lunin dari Real Madrid.
Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Jadwal Final Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026: Timnas Indonesia U-15 Lawan Benin, Spanyol Siap Kawinkan Trofi

Dengan format baru di Piala Dunia dan Festival U-15 FIFA 2026, seluruh peserta akan mendapatkan finalnya masing-masing untuk mendapatkan posisi terbaik mereka di kompetisi. 
Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kronologi Oknum Polisi Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung di Sungai Apit Riau, Sempat Ucap Korban sedang Tidur Nyenyak

Kasat Reskrim Polres Siak, Riau, AKP Raja Kosmos Parmulais mengungkap awal mula dugaan peristiwa pembunuhan ibu kandung oleh oknum polisi di Sungai Apit, Siak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT