News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎WOSPAC Kirim Talenta Muda ke Spanyol, Bidik Lahirkan Generasi Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia

Keberhasilan Curacao, Haiti, dan Tim Nasional Tanjung Verde (Cape Verde) tampil di Piala Dunia 2026 menjadi inspirasi bagi banyak negara yang sedang membangun kekuatan sepak bolanya. Kisah negara-negara dengan sumber daya terbatas itu dinilai membuktikan bahwa mimpi tampil di panggung tertinggi dunia bisa diwujudkan melalui pembinaan yang tepat.
Minggu, 28 Juni 2026 - 11:06 WIB
WOSPAC Kirim Talenta Muda ke Spanyol, Bidik Lahirkan Generasi Timnas Indonesia Tembus Piala Dunia.
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Keberhasilan Curacao, Haiti, dan Tim Nasional Tanjung Verde (Cape Verde) tampil di Piala Dunia 2026 menjadi inspirasi bagi banyak negara yang sedang membangun kekuatan sepak bolanya. Kisah negara-negara dengan sumber daya terbatas itu dinilai membuktikan bahwa mimpi tampil di panggung tertinggi dunia bisa diwujudkan melalui pembinaan yang tepat.

Pandangan tersebut disampaikan CEO WOSPAC Indonesia, Benhard Sitorus. Menurutnya, Indonesia juga memiliki peluang untuk mengikuti jejak negara-negara tersebut apabila pembinaan usia muda dilakukan secara berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Benhard menegaskan WOSPAC Indonesia hadir dengan komitmen membantu mempersiapkan generasi pemain yang mampu bersaing di level internasional. Fokus utamanya adalah menciptakan jalur pengembangan pemain sejak usia dini menuju sepak bola profesional.

Salah satu program yang dijalankan WOSPAC adalah memberangkatkan pemain berusia 13 hingga 14 tahun ke Spanyol. Di sana, mereka tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga tampil dalam kompetisi resmi agar terbiasa menghadapi tekanan pertandingan.

Selain memperoleh pengalaman bertanding, para pemain juga mendapatkan peluang membangun jaringan karier di Eropa. Program tersebut membuka akses terhadap pencari bakat, agen, hingga klub-klub profesional yang dapat menunjang masa depan mereka.

WOSPAC mengusung semangat 'Jembatan Mengantar Mereka Jadi Hebat' sebagai dasar program pembinaan. Melalui konsep tersebut, akademi berupaya membangun fondasi jangka panjang agar lahir lebih banyak pemain Indonesia yang mampu bersaing di level dunia.

"Kesempatan itu harus bertemu momentum agar berhasil. Kami menciptakan dan menjaga bakat supaya tidak hilang," ujar Benhard dalam diskusi di Pekan Raya Jersey Coupe du Monde Edition, di Senayan Park (Spark), Jakarta, Sabtu (27/6/2026) malam.

"WOSPAC memberikan kesempatan untuk tetap bersekolah, meningkatkan kemampuan di akademi dan membentuk kepribadian anak. Sekolah dipastikan tidak terputus karena ada keselarasan dengan program latihan dan kompetisi," tambahnya. 

Sebelumnya, Benhard juga menjadi salah satu narasumber dalam Webinar Nasional "Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia". Kegiatan yang digagas Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, itu digelar melalui Forum Diskusi Denpasar 12 pada Rabu (24/6/2026).

Diskusi tersebut turut menghadirkan Direktur Operasional I.League Asep Saputra, pengamat sepak bola Suryopratomo, serta Akmal Marhali sebagai penanggap. Mereka membahas berbagai aspek penting dalam pembangunan sepak bola Indonesia.

Beberapa isu yang menjadi sorotan meliputi peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembinaan kelompok umur, perbaikan kompetisi, hingga standarisasi infrastruktur sepak bola nasional. Seluruh aspek tersebut dinilai saling berkaitan dalam menciptakan prestasi jangka panjang.

"Momentum harus bertemu kesempatan. Generasi muncul setiap saat dan harus dijembatani. WOSPAC tidak hanya menunggu, tapi menciptakan kesempatan demi anak Indonesia," katanya.

Benhard juga menjelaskan bahwa para pemain yang menjalani pembinaan di Spanyol berpeluang memperoleh status homegrown. Status tersebut bisa didapat setelah pemain terdaftar dan berkompetisi selama tiga tahun tanpa menghilangkan kewarganegaraan asalnya.

Menurutnya, regulasi homegrown memiliki peran penting dalam pengembangan talenta lokal di Eropa. Aturan tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa pemain hasil pembinaan akademi mendapatkan nilai yang tinggi di pasar sepak bola.

"Pada Mei (2026) ada satu anak usia 14 tahun yang kita titipkan di klub lokal, yaitu Martorell. Penampilannya dipuji CEO WOSPAC, Alex Bosacoma Sesma, dan disarankan main di usia 17. Kami yakin lebih banyak lagi anak Indonesia yang memiliki bakat tapi mereka butuh penyaluran, untuk tumbuh dan berkembang," ungkapnya.

Benhard menegaskan WOSPAC tidak hadir untuk menggantikan sistem pembinaan yang sudah ada di Indonesia. Sebaliknya, pihaknya ingin menjadi mitra jangka panjang bagi PSSI, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem pembinaan usia dini sehingga semakin banyak pemain Indonesia yang mampu menembus level internasional dan suatu hari membawa Merah Putih tampil serta bersaing di Piala Dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"WOSPAC Indonesia menjadi solusi jangka panjang dan melengkapi program PSSI, bermitra dengan PSSI, menggandeng pihak swasta dan semua pihak terkait untuk mengirim dan menempa bakat lokal di akademi elit dunia demi kemandirian sepak bola Indonesia. Diperlukan kolaborasi strategis dalam membangun roadmap pembinaan usia dini berbasis model akademi dunia," pungkasnya.

(igp) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

InfraNexia Dorong Pemerataan Akses Internet melalui Kolaborasi di HUT ke-30 APJII

InfraNexia Dorong Pemerataan Akses Internet melalui Kolaborasi di HUT ke-30 APJII

Telkom melalui InfraNexia memperkuat kontribusi dalam wujudkan konektivitas inklusif dan dukungan ekosistem strategis bagi pengembangan infrastruktur digital Indonesia.
Menang TKO 45 Detik atas Mridul Saikia, Bilal Hasan Sukses Buat Dana White Terkesan Sampai Bilang Begini

Menang TKO 45 Detik atas Mridul Saikia, Bilal Hasan Sukses Buat Dana White Terkesan Sampai Bilang Begini

Bilal Hasan tampil luar biasa dalam Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 dan langsung mengamankan kontrak UFC.
Soroti Challenge Hafalan Surah Al-Quran Ditukar Miras, Ustaz Dasad Latif: Bukan Dapat Simpati Malah Kebencian

Soroti Challenge Hafalan Surah Al-Quran Ditukar Miras, Ustaz Dasad Latif: Bukan Dapat Simpati Malah Kebencian

Pendakwah Ustaz Dasad Latif berbagi sejumlah tinjauan terkait dampak viralnya tantangan (challenge) hafalan surah Al-Quran berhadiahkan minuman keras (miras).
CPI AS Juli Melandai, Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed September Makin Tertekan

CPI AS Juli Melandai, Peluang Kenaikan Suku Bunga The Fed September Makin Tertekan

Data CPI AS Juli naik 0,1 persen dan sesuai perkiraan. Inflasi yang melandai membuat pasar memangkas peluang kenaikan suku bunga The Fed.
Wasit Asal Jepang yang Direkrut I.League Terseret Skandal Suap Seks Oleh PSSI-nya Korea Selatan, Loloskan Taeguk Warriors ke Piala Dunia 2012

Wasit Asal Jepang yang Direkrut I.League Terseret Skandal Suap Seks Oleh PSSI-nya Korea Selatan, Loloskan Taeguk Warriors ke Piala Dunia 2012

Nama wasit yang diimpor langsung I.League dari Jepang, Yudai Yamamoto terseret skandal suap seks PSSI-nya Korea Selatan, KFA. 
Korban Pilih Jalur Hukum, Upaya Perdamaian Kasus Pengeroyokan Oleh Oknum Anggota DPRD Bekasi Gagal Tercapai

Korban Pilih Jalur Hukum, Upaya Perdamaian Kasus Pengeroyokan Oleh Oknum Anggota DPRD Bekasi Gagal Tercapai

Pengadilan Negeri (PN) Cikarang kembali menggelar sidang kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan oknum Anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial NY, Rabu (12/8). 

Trending

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Siswa Sekolah Rakyat berhasil menembus seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional yang akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua pria berinisial A (38) dan EJ (45) yang melakukan penipuan menggunakan modus tebus aset Rp3 miliar terhadap wanita lansia di Tangerang.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT