GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Jadi Algojo Penalti, Anak Patrick Kluivert Banjir Hujatan hingga Komentar Rasis usai Belanda Tersingkir

Anak eks pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, Justin Kluivert, menjadi salah satu pemain yang paling disorot usai Belanda tersingkir di Piala Dunia 2026.
Selasa, 30 Juni 2026 - 19:34 WIB
Justin Kluivert dan Patrick Kluivert, eks pelatih Timnas Indonesia.
Sumber :
  • KNVB dan ANTARA

tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Belanda melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026 ternyata menyisakan dampak yang tidak hanya dirasakan di atas lapangan.

Putra eks pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, menjadi salah satu pemain yang paling disorot setelah Oranje tersingkir secara dramatis dari Maroko melalui adu penalti pada babak 32 besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Belanda Voetbalprimeur melaporkan bahwa Justin Kluivert bersama Quinten Timber dan Crysencio Summerville menjadi sasaran gelombang komentar bernada kebencian di media sosial.

Patrick Kluivert dan putranya, Justin Kluivert (berseragam timnas Belanda).
Patrick Kluivert dan putranya, Justin Kluivert (berseragam timnas Belanda).
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / X @timnasindonesia / Instagram @justinkluivert

Ketiganya akhirnya mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan kolom komentar di akun Instagram masing-masing.

Sorotan terbesar mengarah kepada Justin Kluivert. Sebagai putra mantan bintang Barcelona dan Timnas Belanda, Patrick Kluivert, ia dinilai memikul ekspektasi besar dari publik.

Namun, kegagalannya mengeksekusi penalti dalam laga krusial membuat namanya menjadi target kemarahan sebagian suporter.

Menurut Voetbalprimeur, ketiga pemain tersebut mendapat giliran sebagai algojo saat adu penalti melawan Maroko.

Anak Patrick Kluivert, Justin Kluivert, bantu Timnas Belanda menang
Anak Patrick Kluivert, Justin Kluivert, bantu Timnas Belanda menang
Sumber :
  • REUTERS/Piroschka Van De Wouw

Sayangnya, tendangan Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville sama-sama gagal berbuah gol, sehingga peluang Belanda untuk melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026 pun sirna.

Alih-alih memperoleh dukungan setelah mengalami kekecewaan besar, mereka justru dibanjiri komentar negatif di media sosial. Tidak sedikit pesan yang berisi hinaan, makian, hingga ujaran bernuansa rasis.

"Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville terpaksa menonaktifkan kolom komentar di halaman Instagram mereka. Ketiga pemain asal Belanda itu dilecehkan dengan komentar-komentar kebencian setelah gagal mencetak gol dari titik penalti dalam adu penalti melawan Maroko di babak 32 besar Piala Dunia," tulis Voetbalprimeur.

Media tersebut juga mengungkapkan bahwa serangan di media sosial tidak hanya berasal dari pengguna internet di Belanda.

Banyak komentar negatif datang dari warganet luar negeri yang ikut memberikan kritik tajam kepada para pemain Oranje.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alih-alih mendukung mereka, Summerville, dan terutama Kluivert dan Timber, dibanjiri komentar kebencian dan bahkan rasis," kata Voetbalprimeur.

Situasi tersebut membuat Justin Kluivert dan dua rekannya memilih membatasi interaksi di media sosial sebagai langkah untuk melindungi diri dari gelombang komentar yang terus berdatangan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Sebut Mulai 2027 Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan mulai tahun 2027 bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib di SD.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.

Trending

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa Berkekuatan Magnitudo 6,2 Guncang Parigi Moutong

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pukul 23.25 WITA.
Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Jelang 17 Agustus, Bendera dan Pernak-pernik Kemerdekaan Ramai Diburu Warga Surabaya

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, semangat cinta tanah air tampak semakin memancar di sudut-sudut Kota Surabaya.
Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Pawai HUT ke-81 RI di SD Muhlas Surabaya, Siswa Tampil dengan Kostum Daur Ulang

Sebanyak 821 siswa tampil memukau mengenakan kostum hasil kreasi berbahan bekas dalam Pawai Kemerdekaan bertema “Green and Clean Kostum Daur Ulang”,
Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa Sumatera Utara Terasa Hingga Pantai Barat Malaysia

Gempa bumi bermagnitudo 6,4 yang terjadi di Sumatera Utara pada Sabtu sekitar pukul 17.57 WIB, terasa hingga ke Pantai Barat Semenanjung Malaysia.
Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Bertahun-tahun Nyeri Akibat Asam Lambung akan Segera Sirna, Minum Resep Alami ala dr Zaidul Akbar

Asam lambung dapat menjadi gangguan kesehatan yang serius. dr. Zaidul Akbar membagikan sebuah resep minuman alami yang diyakini ampuh mengatasi asam lambung
Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan Cerai di Karawang, Didominasi Pengajuan Isteri

Gugatan perceraian yang diajukan oleh pihak isteri lebih mendominasi dalam perkara perceraian yang ditangani oleh Pengadilan Agama Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT