GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Atlet Adalah Pahlawan Nasional: Alasan Mengapa Timnas Korea Selatan Dihujat usai Tereliminasi dari Piala Dunia 2026

Lalu, mengapa reaksi masyarakat Korea Selatan begitu keras, bahkan menjurus pada kebencian terhadap tim nasional mereka sendiri yang gagal di Piala Dunia 2026?
Rabu, 1 Juli 2026 - 16:13 WIB
Son Heung-min usai laga Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Eloisa Sanchez

Lalu, istilah tersebut pertama kali digunakan untuk merujuk pada orang Korea (dengan prestasi membanggakan) adalah ketika Kyunghyang Shinmun menyematkannya kepada sosok Park Chan Ho di tahun 1997 lalu. Park Chan Ho sendiri dikenal sebagai salah satu legenda olahraga bisbol dari Korea Selatan.

Jurnal yang sama juga menjelaskan tentang bagaimana sosok Hwang Young-cho, peraih medali emas maraton Olimpiade Musim Panas 1992 dan Asian Games 1994, sebagai sosok "pahlawan nasional".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya prestasinya yang membanggakan, tapi juga bagaimana Hwang Young-cho sangat mewakili "orang Korea", baik itu secara fisik maupun sikapnya.

 

Dengan demikian, ketika seorang atlet atau tim nasional mengenakan seragam kebanggaan, mereka memikul ekspektasi jutaan orang.

Kegagalan di panggung sebesar Piala Dunia tidak dianggap sebagai "bagian dari permainan" semata. Ketika performa mereka di lapangan tidak sebanding dengan ekspektasi nasionalis tersebut, kekecewaan publik pun dengan mudah berubah menjadi hujatan yang menuntut pertanggung jawaban.

 

Beban sejarah dan ekspektasi yang tinggi

Korea Selatan di bawah arahan STY mampu kalahkan Jerman di Piala Dunia 2018.
Korea Selatan di bawah arahan STY mampu kalahkan Jerman di Piala Dunia 2018.
Sumber :
  • koreaherald, aljazeera, newstraittimes

Kemarahan suporter juga berakar dari rekor emas yang pernah ditorehkan Korea Selatan di masa lalu. Korea Selatan telah lama memposisikan diri sebagai kekuatan utama sepak bola Asia.

Pencapaian legendaris saat menembus babak semifinal Piala Dunia 2002 menjadi tolok ukur standar bagi tim nasional. Sejak saat itu, publik bak selalu menuntut Taegeuk Warriors untuk tampil dominan dan mampu menaklukkan tim-tim kuat dunia.

Sepanjang keikutsertaan mereka di Piala Dunia, Korea Selatan juga sudah pernah mencatatkan sejumlah rekor membanggakan dengan menumbangkan tim-tim kuat. Sebut saja seperti saat mereka menumbangkan Jerman (Piala Dunia 2018) dan Portugal (Piala Dunia 2022).

Ketika mereka gagal melaju melewati fase grup, seperti yang terjadi di edisi 2026 ini, publik merasa tim nasional telah mengalami kemunduran yang tidak dapat diterima. Kegagalan ini dianggap sebagai noda yang mencoreng sejarah panjang keberhasilan mereka.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya, hujatan yang diterima Timnas Korea Selatan bukanlah semata-mata karena kebencian, melainkan manifestasi dari kecintaan yang terluka.

Harapan yang terlalu besar terhadap standar prestasi yang telah ditetapkan di masa lalu membuat masyarakat Korea Selatan sulit menerima realita ketika tim kebanggaannya harus angkat koper lebih awal. (ism)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Mulai Proyek Giant Sea Wall, BRIN Siapkan Teknologi Armor Units

Presiden Prabowo Mulai Proyek Giant Sea Wall, BRIN Siapkan Teknologi Armor Units

Kepala BRIN Arif Satria mengemukakan berbagai hasil inovasi untuk mendukung pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Giant Sea Wall (GSW) di Pantai Utara
10 Promo Makanan saat HUT RI ke-81 17 Agustus 2026: Ada Subway, Yoshinoya hingga Bakmi GM

10 Promo Makanan saat HUT RI ke-81 17 Agustus 2026: Ada Subway, Yoshinoya hingga Bakmi GM

Berikut ini daftar promo makanan yang tawarkan diskon besar-besaran sampai buy 1 get 1 dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026, ada bakmi GM
Reaksi Keras Inggris Terhadap Pernyataan PM Israel Netanyahu Terkait Islam: Tidak Diterima

Reaksi Keras Inggris Terhadap Pernyataan PM Israel Netanyahu Terkait Islam: Tidak Diterima

Pernyataan PM Israel Benjamin Netanyahu mendapat reaksi keras dari Inggris. Sebelumnya Netanyahu  secara sinis sebut negara itu sebagai "Republik Islam Inggris"
Jean-Paul van Gastel mengaku tetap puas dengan permainan tim untuk melalui uji nyali jelang Super League 2026-2027.

Jean-Paul van Gastel mengaku tetap puas dengan permainan tim untuk melalui uji nyali jelang Super League 2026-2027.

Jean-Paul van Gastel mengaku tetap puas dengan permainan PSIM untuk melalui uji nyali jelang Super League 2026-2027.
Omongan Trump Ingin Caplok Selat Hormuz Dipatahkan Iran, Kazem: Terimalah Kenyataan, Anda Telah Menderita

Omongan Trump Ingin Caplok Selat Hormuz Dipatahkan Iran, Kazem: Terimalah Kenyataan, Anda Telah Menderita

Omongan Presiden AS Donald Trump ingin caplok Selat Hormuz dipatahkan Iran. Sebelumnya Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS akan segera menyatakan Selat
Rekam Jejak 10 Gempa Dahsyat yang Pernah Mengguncang NTT, Terbaru M 7,7 Nagekeo Jadi Peringatan Keras

Rekam Jejak 10 Gempa Dahsyat yang Pernah Mengguncang NTT, Terbaru M 7,7 Nagekeo Jadi Peringatan Keras

Rekam jejak 10 gempa dahsyat di NTT sejak 1975 hingga 2026. Terbaru, gempa M 7,7 Nagekeo menewaskan 47 orang dan memicu peringatan tsunami.

Trending

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Langsung Terima Kabar Buruk usai Ramai-Ramai Dihujat Fans Ajax Amsterdam

Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Langsung Terima Kabar Buruk usai Ramai-Ramai Dihujat Fans Ajax Amsterdam

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, langsung menerima kabar buruk seusai tampil untuk Ajax Amsterdam. Sang penjaga gawang panen hujatan setelah tampil di Liga Konferensi Eropa.
Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Hampir 100 Atlet Cilik Ikut Seleksi

Onepride MMA Future Champ Taekwondo Series bakal segera bergulir. Tercatat hampir 100 atlet cilik mengikuti seleksi yang berlangsung di Ibis Style Jakarta Sunter, Jakarta Utara, pada Minggu (16/8/2026).
Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Ole Romeny dan Justin Hubner Cs Justru Dapat Peringatan dari Pelatih Fortuna Sittard usai Raih Kemenangan Perdana di Eredivisie

Fortuna Sittard meraih kemenangan perdana di Eredivisie 2026/2027 usai taklukkan SC Cambuur dengan skor 3-1. Dua pemain Timnas Indonesia tampil sebagai starter.
Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Amorim Tolak Rafael Leao, AC Milan Banting Harga Jadi Rp760 Miliar untuk Lepas Sang Bintang

Masa depan Rafael Leao di AC Milan kembali menjadi sorotan. Rossoneri kini disebut siap melepas sang winger dengan harga sekitar 40 juta euro.
Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Bisa Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia, Bek 190 Cm Berdarah Surabaya Ini Resmi Gabung Klub Kasta Teratas Eropa

Kabar terbaru dari pemain keturunan Indonesia di Belgia, Luc Marijnissen. Bek tengah itu resmi tinggalkan FCV Dender dan melanjutkan karier bersama KV Mechelen.
Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Ternyata Ini Penyebab Gempa di Provinsi NTT, Bencana yang Memakan Puluhan Korban

Gempa sebelumnya terjadi di NTT, hari ini (16/8) terjadi di Sumatera Utara. Ternyata getarannya sampai di pulau lain, seperti Sulawesi hingga Malaysia.
Jay Idzes Terima Kabar Bahagia Jelang Dimulainya Liga Italia 2026-2027, Bek Timnas Indonesia Bisa Bernapas Lega

Jay Idzes Terima Kabar Bahagia Jelang Dimulainya Liga Italia 2026-2027, Bek Timnas Indonesia Bisa Bernapas Lega

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menerima kabar bahagia jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Rekrutan anyar telah mendarat di bursa transfer musim panas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT