Spanyol Terlalu Tangguh! David Alaba Beberkan Penyebab Austria Gagal ke 16 Besar Piala Dunia 2026
- Reuters/Jessie Alcheh
Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Austria, David Alaba, mengakui keunggulan Spanyol setelah timnya harus tersingkir dari Piala Dunia 2026. Menurutnya, La Furia Roja tampil di level yang sangat tinggi sehingga sulit dihentikan sepanjang pertandingan.
Austria dipaksa mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia 2026 usai menelan kekalahan 0-3 dari Spanyol pada babak 32 besar. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, pada Jumat WIB.
La Furia Roja tampil dominan sejak awal laga dan berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan. Dua gol Mikel Oyarzabal serta satu gol Pedro Porro memastikan Spanyol melaju ke babak 16 besar.
Bagi Austria, hasil ini sekaligus mengakhiri perjalanan mereka di turnamen empat tahunan tersebut. Meski sempat memberikan perlawanan, David Alaba dan rekan-rekannya gagal membendung permainan efektif tim asuhan Luis de la Fuente.
Alaba mengakui Spanyol memang layak meraih kemenangan. Ia menilai kualitas para pemain lawan, terutama saat menguasai bola, menjadi faktor yang membuat Austria kesulitan sepanjang pertandingan.
"Mereka terlalu kuat, terutama saat menguasai bola. Mereka begitu sering menguasainya dan setelah 90 menit, sangat sulit jika Anda hanya terus berlari mengejar bola. Mereka memiliki banyak pemain dengan kualitas tinggi dan sangat berbahaya," ujar Alaba, dikutip dari laman FIFA.
Meski demikian, Alaba merasa Austria sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup baik. Menurutnya, timnya mampu memberikan perlawanan dan sempat mengimbangi permainan Spanyol pada awal laga.
Namun, situasi berubah setelah pertandingan memasuki pertengahan babak pertama. Spanyol melakukan penyesuaian taktik yang membuat Austria semakin sulit keluar dari tekanan.
"Selama 20 hingga 25 menit pertama kami bermain cukup baik. Namun, setelah jeda singkat untuk minum, saya pikir mereka sedikit mengubah cara bermain dan sejak saat itu pertandingan menjadi jauh lebih sulit bagi kami," kata Alaba.
Dominasi Spanyol memang terlihat jelas sepanjang pertandingan. Mereka mampu mengontrol penguasaan bola sekaligus memaksa Austria lebih banyak bertahan di area permainannya sendiri.
Efektivitas penyelesaian akhir juga menjadi pembeda dalam laga tersebut. Mikel Oyarzabal sukses mencetak dua gol, sementara Pedro Porro menyumbang satu gol untuk melengkapi kemenangan La Furia Roja.
Di sisi lain, Austria kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan. Solidnya lini belakang Spanyol membuat David Alaba dan kolega gagal menemukan celah untuk memperkecil ketertinggalan.
Kemenangan ini mengantarkan Spanyol melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan penuh percaya diri. Penampilan impresif mereka kembali menegaskan status sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara.
Selanjutnya, tim besutan Luis de la Fuente akan menghadapi Portugal pada babak 16 besar. Laga tersebut diprediksi menjadi ujian berikutnya bagi La Furia Roja dalam upaya menjaga asa meraih trofi Piala Dunia 2026.
Sementara itu, Austria harus menerima kenyataan mengakhiri perjalanan mereka di babak 32 besar. Meski gagal melangkah lebih jauh, perjuangan David Alaba dan rekan-rekannya tetap menjadi bagian dari pengalaman berharga di Piala Dunia 2026.
(igp)
Load more