Walau Tembus Perempat Final Piala Dunia 2026, Inggris Dapat Kabar Buruk setelah Bungkam Meksiko 3-2
- IMAGN IMAGES via Reuters/Jim Rassol
tvOnenews.com – Timnas Inggris sukses mengamankan tiket berharga ke babak perempat final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan tim tuan rumah, Meksiko, lewat drama lima gol yang berakhir dengan skor ketat 3-2.
Namun pesta kelolosan skuad The Three Lions di Stadion Azteca tersebut harus dibayar sangat mahal menyusul cedera tidak biasa yang menimpa gelandang senior mereka Jordan Henderson.
Dalam laga hidup-mati babak 16 besar tersebut, Inggris sejatinya tampil sangat meyakinkan sejak menit awal.
- REUTERS/Hannah Mckay
Wonderkid Real Madrid Jude Bellingham tampil kesetanan dengan memborong dua gol sekaligus pada babak pertama, sebelum akhirnya sang kapten Harry Kane memperlebar keunggulan lewat eksekusi penalti dingin di paruh kedua.
Meksiko yang didukung penuh publik sendiri enggan menyerah begitu saja dan memberikan perlawanan yang luar biasa militan.
El Tri sempat memperkecil ketertinggalan melalui aksi Julian Quinones dan Raul Jimenez.
Ketegangan kubu Inggris kian memuncak setelah bek muda Jarell Quansah diusir keluar lapangan akibat diganjar kartu merah langsung oleh wasit.
Meski digempur habis-habisan dengan 10 pemain hingga detik terakhir, anak asuh Thomas Tuchel sukses mempertahankan keunggulan dan resmi menantang Norwegia di babak delapan besar.
Sial bagi Inggris, euforia kemenangan historis tersebut seketika berubah menjadi kepanikan massal di atas lapangan.
- REUTERS/Paul Childs
Jordan Henderson mengalami cedera fatal saat para pemain tengah merayakan kemenangan secara emosional bersama suporter di tribun.
Gelandang berpengalaman tersebut dilaporkan kehilangan keseimbangan hingga terjatuh dari atas papan iklan pembatas lapangan.
Akibat insiden konyol tersebut, Henderson mengalami cedera parah pada bagian pergelangan tangan hingga harus dievakuasi menggunakan tandu medis dan diberikan alat bantu pernapasan oksigen karena syok.
Bintang muda Inggris, Jude Bellingham, memberikan indikasi bahwa cedera rekan setimnya itu tergolong cukup serius meski saat ini sudah dalam penanganan intensif dokter tim.
"Dia memang sedang mengalami masalah, tetapi tim medis sudah mengendalikan situasinya. Saya tidak ingin memberikan terlalu banyak detail karena saya juga belum mengetahui semuanya. Yang terpenting, semua pemain memberikan dukungan penuh kepadanya," ungkap Bellingham seusai laga.
- REUTERS/Jeenah Moon
Rasa waswas yang mendalam juga tidak bisa disembunyikan oleh sang manajer Thomas Tuchel.
Juru taktik asal Jerman itu menilai kondisi pergelangan tangan mantan kapten Liverpool tersebut terlihat sangat mengkhawatirkan.
"Tidak bagus, tidak bagus. Kami juga sudah kehilangan bek kanan akibat kartu merah (Quansah). Jordan terjatuh melewati papan iklan dan mengalami cedera di pergelangan tangannya. Dari apa yang saya lihat langsung, kondisinya terlihat cukup buruk," keluh Tuchel dengan raut wajah tegang.
Kabar buruk ini tentu menjadi tamparan keras bagi ambisi besar Inggris yang tengah memburu trofi Piala Dunia pertama mereka sejak tahun 1966.
Selain dipastikan kehilangan Jarell Quansah akibat sanksi skorsing kartu merah, tim medis Inggris kini tengah berpacu dengan waktu untuk memeriksa hasil pemindaian guna memastikan apakah Henderson masih memiliki peluang tampil melawan Norwegia di perempat final atau harus menyudahi turnamen lebih cepat.
Jika Henderson terpaksa absen, Tuchel dipastikan memiliki pekerjaan rumah raksasa karena kehilangan sosok pemimpin karismatik di ruang ganti.
Load more