News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Pertandingan Argentina vs Mesir di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 Mendapat Banyak Kritik?

Ketegangan yang terus meningkat sepanjang 90 menit pertandingan Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026 menyisakan kekecewaan yang mendalam hingga kritik tajam.
Rabu, 8 Juli 2026 - 19:53 WIB
Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan diganjar kartu kuning oleh wasit Francois Letexier dalam laga Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Paul Childs

tvOnenews.com - Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Mesir menjadi salah satu laga paling disorot baru-baru ini.

Duel penentuan ini berlangsung dengan tensi yang sangat tinggi, di mana kedua tim saling sikut demi mengamankan tiket menuju babak perempat final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, alih-alih diingat karena kualitas permainan yang apik, laga panas nan ketat tersebut justru dibanjiri kritik tajam akibat berbagai drama kontroversial yang terjadi di atas lapangan.

Ketegangan yang terus meningkat sepanjang 90 menit menyisakan kekecewaan mendalam bagi para pencinta sepak bola dunia.

Sorotan negatif ini utamanya tertuju pada aksi para penggawa Argentina yang dinilai mencederai nilai-nilai sportivitas sejak menit awal.

Lantas, mengapa akhirnya pertandingan tersebut mendapat sorotan dan kritik dari sejumlah netizen?

 

Sorotan terhadap aksi diving dan pelanggaran pemain Argentina

Para pemain Timnas Mesir melakukan protes kepada wasit Francois Letexier dalam laga Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Para pemain Timnas Mesir melakukan protes kepada wasit Francois Letexier dalam laga Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Marco Bello TPX IMAGES OF THE DAY

Kritik pertama yang mencuat setelah pertandingan usai mengarah langsung pada perilaku para pemain Argentina di atas lapangan hijau.

Di sepanjang laga, sejumlah pemain Argentina dinilai melakukan banyak pelanggaran secara terang-terangan terhadap pemain Mesir untuk menghentikan momentum serangan.

Tidak hanya bermain agresif, mereka juga dituding sering melakukan aksi diving atau pura-pura terjatuh, padahal tayangan ulang menunjukkan mereka sama sekali tidak terlibat sentuhan fisik dengan pemain Mesir.

Gelombang protes ini dengan cepat meluas hingga ke media sosial X. Bahkan, seperti yang bisa dilihat dalam unggahan di atas, terdapat netizen X yang mengunggah sebuah video kompilasi yang menjadi viral.

Dalam video tersebut terlihat dengan jelas deretan aksi manipulatif para pemain Argentina yang diduga sengaja mencari keuntungan.

 

Kontroversi kepemimpinan wasit yang dinilai berat sebelah

Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan diganjar kartu kuning oleh wasit Francois Letexier dalam laga Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan diganjar kartu kuning oleh wasit Francois Letexier dalam laga Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • REUTERS/Marco Bello TPX IMAGES OF THE DAY

Selain performa tim, kepemimpinan wasit dalam laga ini memicu perbincangan hangat dan kecaman luas di media sosial karena dianggap tidak adil terhadap kubu Mesir.

Keputusan pengadil lapangan dinilai sangat merugikan. Bahkan, ESPN Africa lewat akun X resminya menyoroti bagaimana hujan kartu menghujam kubu Mesir, sesaat setelah Enzo Fernandez mencetak gol ketiga untuk Argentina di menit 90+3.

Tak sampai di situ, bench Timnas Mesir kian panas tatkala pelatih Mesir justru diganjar kartu kuning saat mengangkat tangan memberi sinyal protes rasisme.

Kontras dengan ketegasan tersebut, banyak pelanggaran nyata yang dilakukan oleh pemain Argentina ke punggawa Mesir justru diabaikan begitu saja tanpa sanksi.

 

Pada akhirnya, pertandingan yang seharusnya menjadi panggung unjuk kemampuan taktik berkelas ini harus ternoda oleh rentetan kontroversi. Ketidakpuasan publik terhadap aksi tidak sportif serta kepemimpinan wasit yang dinilai kurang objektif meninggalkan catatan buruk di babak 16 besar. Duel panas antara Argentina melawan Mesir ini menjadi pengingat penting bagi dunia sepak bola bahwa kemenangan yang diraih dengan mengorbankan nilai keadilan pada akhirnya hanya akan memicu perdebatan panjang. Ke depan, evaluasi menyeluruh terhadap performa perangkat pertandingan sangat diperlukan agar esensi murni dari olahraga ini tetap terjaga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Doa dan Bimbingan Para Ulama untuk Personel Polri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo minta doa dan bimbingan para ulama bagi seluruh personel Polri yang menjalankan tugas memberikan pelayanan, perlindungan,
Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Putusan MK Ubah Wajah Industri Asuransi di Indonesia

Kedua putusan tersebut menyentuh dua aspek fundamental dalam hubungan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis
Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Ni Wayan Malana Sukses Amankan Satu Tempat di Babak Final Skateboard Nomor Street Putri Asian Games 2026

Skateboarder muda Indonesia, Ni Wayan malana sukses mengunci satu tempat di babak final nomor Street Putri Asian Games 2026.
Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Kalapas hingga Kasi Keamanan Lapas Cibinong Dicopot Buntut Temuan Fasilitas Mewah, Bakal Diperiksa

Inspektur Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rudi Setiawan mengatakan, pejabat yang dinonaktifkan merupakan yang bertanggung jawab dalam lapas.
Kapolri Ajak Jaga Persatuan: Perbedaan Jangan Jadi Jarak Keberagaman Kekuatan Indonesia Tantangan Global Kompleks

Kapolri Ajak Jaga Persatuan: Perbedaan Jangan Jadi Jarak Keberagaman Kekuatan Indonesia Tantangan Global Kompleks

Persatuan bukan hanya fondasi kehidupan berbangsa, tetapi juga modal penting agar pembangunan dapat terus berjalan. Di tengah berbagai tantangan global, Kapolri
FIFA Buka Peluang FIFA ASEAN Cup Digelar Lagi 4 Tahun Mendatang, Begini Syaratnya

FIFA Buka Peluang FIFA ASEAN Cup Digelar Lagi 4 Tahun Mendatang, Begini Syaratnya

FIFA membuka peluang FIFA ASEAN Cup kembali digelar empat tahun lagi, tetapi masa depan turnamen masih menunggu pembahasan soal kalender bersama AFC.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT