Media Amerika Mulai Curiga, Hujan Sanksi FIFA Menanti Pelatih dan Pemain yang Protes ke Wasit Piala Dunia 2026
- IMAGN IMAGES via Reuters/Brett Davis
tvOnenews.com - Salah satu media asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa ada kemungkinan FIFA akan memberikan sanksi terhadap pemain dan pelatih yang melakukan protes keras terhadap wasit selama Piala Dunia 2026 berlangsung.
Sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026 ini, tercatat beberapa kali terjadi momen kontroversial yang memicu ketidakpuasan terhadap kinerja wasit.
Protes pun bermunculan dari pihak pemain ataupun pelatih yang merasa dirugikan dengan keputusan wasit yang memimpin pertandingan.
Uniknya, FIFA seolah tidak memberikan sanksi apapun terkait protes keras dari pelatih dan pemain terhadap performa wasit.
Namun menurut laporan media Amerika Serikat, FIFA justru akan memberikan sanksi setelah Piala Dunia 2026 selesai.
"FIFA akan memberikan sanksi kepada pemain dan pelatih yang vokal setelah Piala Dunia," tulis media Amerika, The Athletic, seperti dilansir tvOnenews.com.
"FIFA berencana menunggu hingga setelah Piala Dunia sebelum menjatuhkan sanksi kepada pemain dan pelatih yang telah mencoreng nama baik sepak bola," lanjutnya.
![]()
Media Amerika tersebut menyoroti sikap FIFA yang saat ini masih belum berkomentar terkait sanksi disiplin terhadap protes pemain dan pelatih kepada wasit.
Namun ada dugaan FIFA baru akan memberikan sanksi tersebut setelah seluruh rangkaian Piala Dunia 2026 selesai.
"FIFA menolak berkomentar mengenai proses disiplin yang sedang berlangsung atau yang mungkin terjadi, tetapi sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan bahwa tindakan dapat diambil setelah turnamen," tulis media Amerika, The Athletic.
Protes keras yang telah dilontarkan dalam Piala Dunia 2026 ini di antaranya berasal dari pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel, bek Swiss Manuel Akanji, dan pelatih Mesir Hossam Hassan.
Thomas Tuchel mengkritik keputusan wasit Alireza Faghani yang telah membuat Jarell Quansah diusir keluar lapangan.
āItu tidak cukup baik,ā kata Tuchel.
āDia (wasit) bisa mengirim tim mana pun keluar lapangan kapan saja. Itu tidak cukup baik. Itu tidak menentu, tidak dapat diandalkan dalam pertandingan.ā lanjutnya.
Kemudian yang tak kalah menarik perhatian adalah ketika pelatih Mesir melontarkan kritik keras terhadap wasit asal Prancis, Francois Letexier, dalam laga melawan Argentina.
āKami unggul dalam segala hal, tetapi hasilnya⦠ada faktor-faktor yang memengaruhinya, bukan faktor eksternal, tetapi faktor internal di lapangan, dan faktor eksternal sebelum pertandingan,ā kata Hossam.
Bahkan sang pelatih sampai menyebut adanya tekanan Argentina kepada wasit yang membuat keputusan di atas lapangan merugikan bagi Mesir.
āJelas bahwa tekanan yang diberikan pihak Argentina kepada wasit sebelum pertandingan berhasil, karena mereka keberatan dengan wasit, dengan menyebut-nyebut Prancis dan tim nasional Prancis. Tampaknya ada tekanan dari pihak Argentina kepada wasit yang menyebabkan hasil ini.ā tegas Hossam.
(far)
Ā
Load more