News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Amerika Mulai Curiga, Hujan Sanksi FIFA Menanti Pelatih dan Pemain yang Protes ke Wasit Piala Dunia 2026

Media Amerika mencurigai langkah FIFA yang akan memberikan sanksi kepada pemain dan pelatih yang berani protes ke wasit dalam Piala Dunia 2026. Siapa saja?
Rabu, 15 Juli 2026 - 13:16 WIB
Wasit Francois Letexier di Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • IMAGN IMAGES via Reuters/Brett Davis

tvOnenews.com - Salah satu media asal Amerika Serikat menyebutkan bahwa ada kemungkinan FIFA akan memberikan sanksi terhadap pemain dan pelatih yang melakukan protes keras terhadap wasit selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

Sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026 ini, tercatat beberapa kali terjadi momen kontroversial yang memicu ketidakpuasan terhadap kinerja wasit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Protes pun bermunculan dari pihak pemain ataupun pelatih yang merasa dirugikan dengan keputusan wasit yang memimpin pertandingan.

Uniknya, FIFA seolah tidak memberikan sanksi apapun terkait protes keras dari pelatih dan pemain terhadap performa wasit.

Namun menurut laporan media Amerika Serikat, FIFA justru akan memberikan sanksi setelah Piala Dunia 2026 selesai.

"FIFA akan memberikan sanksi kepada pemain dan pelatih yang vokal setelah Piala Dunia," tulis media Amerika, The Athletic, seperti dilansir tvOnenews.com.

"FIFA berencana menunggu hingga setelah Piala Dunia sebelum menjatuhkan sanksi kepada pemain dan pelatih yang telah mencoreng nama baik sepak bola," lanjutnya.

Media Amerika tersebut menyoroti sikap FIFA yang saat ini masih belum berkomentar terkait sanksi disiplin terhadap protes pemain dan pelatih kepada wasit.

Namun ada dugaan FIFA baru akan memberikan sanksi tersebut setelah seluruh rangkaian Piala Dunia 2026 selesai.

"FIFA menolak berkomentar mengenai proses disiplin yang sedang berlangsung atau yang mungkin terjadi, tetapi sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan bahwa tindakan dapat diambil setelah turnamen," tulis media Amerika, The Athletic.

Protes keras yang telah dilontarkan dalam Piala Dunia 2026 ini di antaranya berasal dari pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel, bek Swiss Manuel Akanji, dan pelatih Mesir Hossam Hassan.

Thomas Tuchel mengkritik keputusan wasit Alireza Faghani yang telah membuat Jarell Quansah diusir keluar lapangan.

“Itu tidak cukup baik,” kata Tuchel.

“Dia (wasit) bisa mengirim tim mana pun keluar lapangan kapan saja. Itu tidak cukup baik. Itu tidak menentu, tidak dapat diandalkan dalam pertandingan.” lanjutnya.

Kemudian yang tak kalah menarik perhatian adalah ketika pelatih Mesir melontarkan kritik keras terhadap wasit asal Prancis, Francois Letexier, dalam laga melawan Argentina.

“Kami unggul dalam segala hal, tetapi hasilnya… ada faktor-faktor yang memengaruhinya, bukan faktor eksternal, tetapi faktor internal di lapangan, dan faktor eksternal sebelum pertandingan,” kata Hossam.

Bahkan sang pelatih sampai menyebut adanya tekanan Argentina kepada wasit yang membuat keputusan di atas lapangan merugikan bagi Mesir.

“Jelas bahwa tekanan yang diberikan pihak Argentina kepada wasit sebelum pertandingan berhasil, karena mereka keberatan dengan wasit, dengan menyebut-nyebut Prancis dan tim nasional Prancis. Tampaknya ada tekanan dari pihak Argentina kepada wasit yang menyebabkan hasil ini.” tegas Hossam.


(far)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wajib Halal Oktober 2026: Syarat, Jalur Pendaftaran, dan Cara Mengajukan Sertifikat

Wajib Halal Oktober 2026: Syarat, Jalur Pendaftaran, dan Cara Mengajukan Sertifikat

Mulai 18 Oktober 2026, kewajiban sertifikasi halal memasuki tahap berikutnya dengan cakupan sejumlah kategori produk, termasuk makanan dan minuman bagi usaha 
Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Kilang LPG Cilamaya di Karawang mulai beroperasi dengan kapasitas 52.800 ton per tahun. Simak potensi produksi dan dampaknya terhadap ketergantungan impor LPG
Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1
BREAKING
NEWS
3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Sinergi Akademisi dan Praktisi: Memperkaya Wawasan Penyelesaian Sengketa

Di tengah tuntutan dunia usaha yang semakin dinamis, kemampuan menyelesaikan sengketa di luar pengadilan, seperti negosiasi, mediasi, dan arbitrase—kini menjadi skill krusial bagi para profesional hukum. 
Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Pembelajaran luar kelas membantu siswa mengenal kesiapsiagaan bencana, mengasah keterampilan praktis, dan membangun kerja sama melalui pengalaman langsung

Trending

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

3 Fakta Mencengangkan Korupsi Bupati Klaten Bersama Kepala BPK Jateng

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Klaten periode 2025–2030 Hamenang Wajar Ismoyo (HWI) dan Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah Ahmad Luth
Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Menjelang Satu Abad Marhaenisme, DPP GMNI Dukung Kebijakan Kerakyatan Presiden Prabowo

Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) bersiap menggelar Lokakarya Kaderisasi Nasional di Bandar Lampung pada 26 Oktober hingga 1
iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Harganya Tembus Rp58 Juta dan Bikin Melongo, Sebanding dengan UMR Jakarta?

iPhone 18 Pro Series resmi dijual di Indonesia pada 16 Oktober 2026. Harga mulai Rp27,49 juta, setara hampir lima kali UMP Jakarta 2026. Worth it untuk konten
Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

Bursa Transfer AC Milan: Bikin Rossoneri Gigit Jari, Wonderkid yang Gagal Dibeli Malah Kian Bersinar dan Harganya Melambung di Eropa

AC Milan bakal menyesal usai gagal merekrut Issa Doumbia pada bursa transfer musim panas lalu. Gelandang muda itu kini menjadi sorotan bersama Sporting CP.
Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Siswa Belajar SAR hingga Simulasi Kebakaran, Apa yang Bisa Didapat dari Pendidikan di Luar Kelas?

Pembelajaran luar kelas membantu siswa mengenal kesiapsiagaan bencana, mengasah keterampilan praktis, dan membangun kerja sama melalui pengalaman langsung
Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Belum Terpakai di Era Ruben Amorim, Wonderkid Rossoneri Jadi Incaran 3 Klub Italia Januari Nanti

Masa depan Christian Comotto di AC Milan menjadi perhatian jelang bursa transfer Januari. Minimnya menit bermain membuat sang wonderkid berpotensi angkat kaki.
Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Hadapi Geopolitik Global, Menteri ESDM Resmikan Kilang LPG Cilamaya Berkapasitas 160 Ton per Hari

Kilang LPG Cilamaya di Karawang mulai beroperasi dengan kapasitas 52.800 ton per tahun. Simak potensi produksi dan dampaknya terhadap ketergantungan impor LPG
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT