Argentina Selangkah Lagi Back-to-Back Juara Piala Dunia
- REUTERS/Paul Childs
"Kami memberi tekanan tinggi sehingga bisa merebut bola dan mengendalikan permainan," ucap Kane.
Namun, setelah Inggris membuka keunggulan, situasi berubah. Kane menilai Argentina semakin berani menyerang, sementara Inggris gagal mengimbangi intensitas permainan lawan.
"Setelah kami mencetak gol, entah karena mereka memasukkan lebih banyak pemain ke depan atau kami tidak lagi mampu mengimbangi mereka satu lawan satu, serangan mereka datang bertubi-tubi. Kami terus melakukan blok, tetapi pada akhirnya itu tidak cukup," tuturnya.
Sebagai informasi, Inggris harus mengubur mimpi melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah takluk 1-2 dari Argentina.
The Three Lions sempat memimpin melalui Anthony Gordon sebelum dibalas gol Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez pada menit-menit akhir.
Lionel Messi menjadi aktor utama kemenangan tersebut dengan menyumbang dua assist. Argentina selanjutnya akan menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di Stadion New Jersey, Amerika Serikat pada Senin (20/8).
La Albiceleste berpeluang mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya.
Load more