Kilas Balik Sejarah Emas Timnas Spanyol Pertama Kali Melenggang ke Babak Final Piala Dunia 2010
- Ilustrasi by tvOnenews.com/Wildan
tvOnenews.com - Piala Dunia 2010 yang digelar di Afrika Selatan menjadi panggung abadi bagi generasi emas sepak bola Spanyol.
Datang dengan status sebagai jawara Euro 2008, La Roja mengusung gaya bermain tiki-taka yang bertumpu pada penguasaan bola pendek berakurasi tinggi.
Turnamen ini menjadi sangat bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola mereka, Spanyol berhasil menembus babak final dan keluar sebagai juara dunia.
Menundukkan panzer Jerman di semifinal
- Ilustrasi dibuat oleh Gemini AI
Sebelum mencapai partai puncak, Spanyol harus berhadapan dengan salah satu kekuatan raksasa dunia, Jerman, di babak semifinal yang digelar di Stadion Moses Mabhida, Durban. Jerman kala itu tampil sangat menakutkan setelah sebelumnya membantai Inggris 4-1 dan Argentina 4-0.
Namun, di bawah asuhan Vicente del Bosque, Spanyol berhasil mendikte jalannya pertandingan sejak menit awal.
Penguasaan bola yang dominan dari lini tengah yang dikomandoi Xavi Hernandez dan Andres Iniesta membuat lini serang Jerman mati kutu. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-73.
Berawal dari eksekusi sepak pojok Xavi, bek tangguh Carles Puyol berlari kencang dari luar kotak penalti dan melepaskan sundulan tajam yang menghujam deras ke gawang Manuel Neuer.
Gol tunggal ini bertahan hingga peluit panjang, mengunci kemenangan 1-0 sekaligus memastikan tiket final pertama sepanjang sejarah bagi Spanyol.
Tensi tinggi di partai puncak melawan Belanda
- Ilustrasi dibuat oleh Gemini AI
Pada tanggal 11 Juli 2010, Stadion Soccer City di Johannesburg menjadi saksi pertempuran sengit antara Spanyol dan Belanda.
Kedua tim sama-sama mengincar trofi Piala Dunia pertama mereka, yang membuat pertandingan berjalan dengan tensi yang sangat tinggi dan menjurus kasar.
Belanda, yang sadar akan keunggulan teknis tiki-taka Spanyol, menerapkan strategi fisik yang agresif. Wasit Howard Webb harus bekerja ekstra keras dengan mengeluarkan total 14 kartu kuning, termasuk kartu merah untuk bek Belanda, John Heitinga, di babak perpanjangan waktu.
Sepanjang 90 menit waktu normal, pertandingan berjalan berimbang dengan banyak peluang emas tercipta.
Momen paling krusial bagi Belanda terjadi di menit ke-62 ketika Arjen Robben berhasil lolos dan berhadapan satu lawan satu dengan Iker Casillas. Beruntung bagi Spanyol, Casillas secara heroik berhasil memblok bola menggunakan ujung kakinya.
Load more