3 Tahun Lalu Main di Indonesia, Pau Cubarsi Kini Jadi Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026
- REUTERS/Mike Segar
Jakarta, tvOnenews.com - Nama Pau Cubarsi menjadi salah satu yang paling disorot usai berakhirnya Piala Dunia 2026. Bek Timnas Spanyol itu resmi dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik turnamen setelah tampil konsisten sepanjang perjalanan La Furia Roja menuju gelar juara dunia.
Penghargaan tersebut menjadi pelengkap kesuksesan Spanyol pada edisi kali ini. Selain berhasil mengangkat trofi Piala Dunia, La Furia Roja juga membawa pulang penghargaan individu berkat penampilan impresif bek berusia 19 tahun tersebut.
Di balik pencapaiannya saat ini, terdapat kisah menarik yang berkaitan dengan Indonesia. Jauh sebelum menjadi salah satu pemain terbaik di panggung sepak bola dunia, Cubarsi ternyata pernah merasakan atmosfer pertandingan di Tanah Air.
Tepat tiga tahun lalu, nama Pau Cubarsi masuk ke dalam skuad Timnas Spanyol U-17 yang tampil pada Piala Dunia U-17 2023. Turnamen tersebut digelar di Indonesia dan menjadi salah satu ajang internasional pertama yang diikuti bek muda Barcelona itu.
Pengalaman tampil di Indonesia kini menjadi bagian penting dalam perjalanan karier Cubarsi. Dari turnamen level usia hingga akhirnya bersinar di Piala Dunia senior, perkembangan sang pemain berlangsung sangat pesat.
Piala Dunia 2026 sendiri resmi berakhir setelah Spanyol sukses mengalahkan Argentina pada partai final. Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion New York, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, La Furia Roja menang tipis 1-0 untuk memastikan gelar juara dunia.
Tak lama setelah laga usai, FIFA langsung mengumumkan berbagai penghargaan individu. Salah satu kategori yang paling menyita perhatian adalah penghargaan untuk pemain muda terbaik turnamen.
FIFA akhirnya menetapkan Pau Cubarsi sebagai penerima penghargaan tersebut. Bek muda Spanyol itu dinilai mampu menunjukkan performa yang konsisten sepanjang turnamen meski usianya baru menginjak 19 tahun.
Pencapaian itu terasa semakin istimewa jika melihat perjalanan kariernya beberapa tahun terakhir. Sebelum menjadi juara dunia bersama Spanyol, Cubarsi sempat mencicipi atmosfer sepak bola Indonesia ketika membela tim kelompok umur negaranya.
Pada Piala Dunia U-17 2023, Cubarsi menjadi salah satu pemain yang dipercaya memperkuat Spanyol. Saat itu, La Furia Roja berhasil melangkah hingga babak perempat final sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Jerman U-17 dengan skor 0-1.
Selama tampil di Indonesia, Cubarsi mencatatkan empat penampilan dari lima pertandingan yang dijalani Spanyol. Kepercayaan tersebut menunjukkan bahwa ia sudah menjadi salah satu pemain penting di tim meski usianya masih sangat muda.
Salah satu stadion yang pernah menjadi saksi penampilan Cubarsi adalah Stadion Manahan, Solo. Bek muda tersebut sempat bermain di stadion kebanggaan masyarakat Solo itu ketika Spanyol menjalani pertandingan fase grup.
Kini, tiga tahun berselang, karier Cubarsi berkembang jauh melampaui ekspektasi banyak orang. Pemain yang pernah merumput di Indonesia itu berhasil menembus skuad senior Spanyol dan membawa negaranya menjadi juara Piala Dunia.
Perjalanan Cubarsi juga tidak terlepas dari pembinaannya bersama akademi Barcelona, La Masia. Dari sana, ia berkembang menjadi salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa berkat kemampuan membaca permainan dan ketenangannya saat mengawal lini pertahanan.
Kepercayaan yang diberikan Barcelona kepadanya pun terus meningkat. Hingga kini, Cubarsi telah mencatatkan 128 penampilan bersama tim senior Blaugrana serta menyumbangkan dua gol dan lima assist.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa perjalanan seorang pemain menuju level tertinggi bisa dimulai dari berbagai tempat, termasuk Indonesia. Pengalaman tampil di Stadion Manahan kini menjadi bagian dari kisah awal Pau Cubarsi sebelum akhirnya dinobatkan FIFA sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026.
(igp/nad)
Load more