News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menilik Sejarah Berulang Spanyol di Final Piala Dunia 2010 dan 2026, Gol Tunggal yang Antarkan La Roja Angkat Trofi

Dengan performa yang solid, Spanyol seolah mengulang kembali sejarah emas kemenangan perdana mereka seperti yang pernah dilakukan di ajang Piala Dunia 2010.
Senin, 20 Juli 2026 - 07:05 WIB
Ferran Torres, pahlawan kemenangan Timnas Spanyol saat mencium trofi usai mengalahkan Argentina di final Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS - Jose Hernandez/Anadolu

tvOnenews.com - Keberhasilan Spanyol merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026 menyisakan cerita luar biasa mengenai bagaimana sejarah sepak bola dapat berulang dengan sangat presisi.

Kemenangan dramatis Spanyol atas Argentina di partai final Piala Dunia 2026 tidak hanya melahirkan pesta pora bagi pendukung La Roja, tetapi juga membangkitkan memori indah belasan tahun silam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan performa yang solid, Spanyol seolah mengulang kembali sejarah emas kemenangan mereka seperti yang pernah dilakukan pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Turnamen legendaris tahun 2010 tersebut menjadi momen bersejarah di mana skuad Matador untuk pertama kalinya mengangkat trofi Piala Dunia sepanjang sejarah, dan kini kejayaan serupa berhasil mereka replikasi kembali.

 

Skor kacamata dan dominasi total di lapangan

Hasil Babak Pertama Argentina Vs Spanyol
Hasil Babak Pertama Argentina Vs Spanyol
Sumber :
  • REUTERS/Kai Pfaffenbach

Menilik lebih dalam jalannya pertandingan, terdapat kemiripan taktik yang luar biasa antara dua generasi emas Spanyol ini.

Babak final di Piala Dunia 2010 dan 2026 sama-sama berakhir dengan skor kacamata alias 0-0 pada waktu normal menit ke-90. Kebuntuan tersebut memaksa pertandingan di kedua edisi harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu (extra time).

Tidak hanya secara skor, Spanyol pada dua edisi tersebut juga sama-sama mencatatkan persentase ball possession yang sangat dominan.

Skuad Spanyol mencatat 57% penguasaan bola saat menumbangkan Belanda di Piala Dunia 2010, dan angka dominasi tersebut melonjak hingga 68% saat menaklukkan perlawanan sengit Argentina di Piala Dunia 2026.

Catatan statistik komparatif mengenai penguasaan bola Spanyol ini membuktikan konsistensi filosofi sepak bola mereka yang mengutamakan kontrol permainan atas lawan.

 

Gol semata wayang penentu takdir juara

Selebrasi Ferran Torres usai jebol gawang Argentina dalam laga final Piala Dunia 2026
Selebrasi Ferran Torres usai jebol gawang Argentina dalam laga final Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Carlos Barria

Karakteristik lain yang membuat dua laga final ini begitu serupa adalah hasil akhir yang ditentukan oleh gol semata wayang.

Satu gol tunggal di masing-masing laga final tersebut berhasil menjadi pembeda kelas sekaligus penentu kemenangan mutlak bagi La Roja untuk mengunci gelar juara dunia.

Sejarah mencatat nama-nama pahlawan yang menjadi pemecah kebuntuan di momen krusial tersebut. Pada Piala Dunia 2010, gelandang legendaris Andres Iniesta menjadi aktor utama yang mengoyak jala gawang Belanda melalui sepakan dramatisnya.

Sementara itu, pada final Piala Dunia 2026 melawan Argentina, bintang muda Ferran Torres tampil sebagai pahlawan baru yang mencetak gol tunggal kemenangan bagi Spanyol setelah memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan lawan.

 

Magis di babak perpanjangan waktu jelang akhir laga

Selebrasi Ferran Torres usai jebol gawang Argentina dalam laga final Piala Dunia 2026
Selebrasi Ferran Torres usai jebol gawang Argentina dalam laga final Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Kai Pfaffenbach TPX IMAGES OF THE DAY

Kesamaan paling dramatis dari kedua pencapaian monumental ini terletak pada waktu terciptanya gol penentu kemenangan.

Gol kemenangan Spanyol di dua edisi tersebut sama-sama lahir ketika para pemain sudah berada di batas puncak kelelahan fisik, yaitu pada babak extra time.

Pada Piala Dunia 2010, gol penentu kemenangan krusial tersebut tercipta pada menit ke-109 setelah melewati pertarungan fisik yang sangat keras melawan Belanda.

Pola yang hampir persis kembali terulang di edisi tahun 2026, di mana gol emas penentu kejayaan Spanyol ke gawang Argentina berhasil dilesakkan pada menit ke-106.

Garis takdir yang sangat mirip ini terekam jelas dalam linimasa sejarah final Piala Dunia yang menunjukkan kekuatan mentalitas juara Spanyol dalam menghadapi tekanan tinggi di babak tambahan.

 

Keberhasilan Spanyol di Piala Dunia 2026 membuktikan bahwa sejarah yang berulang bukanlah sebuah kebetulan belaka.

Dengan menyamai catatan epik dari tahun 2010, Spanyol menunjukkan bahwa dominasi permainan, kesabaran dalam membongkar pertahanan rapat, serta ketenangan di babak perpanjangan waktu adalah formula abadi untuk merajai panggung sepak bola internasional. (ism)

 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Live-Action Karya Junji Ito Siap Tayang, Bloody Smart Hadir dengan Teror Psikologis Mencekam

Live-Action Karya Junji Ito Siap Tayang, Bloody Smart Hadir dengan Teror Psikologis Mencekam

Salah satu tayangan yang paling dinantikan adalah Bloody Smart, serial live-action yang diadaptasi dari karya maestro horor Jepang, Junji Ito.
Tegas! KPK Sebut Parsel Hari Raya untuk ASN termasuk Kategori Gratifikasi

Tegas! KPK Sebut Parsel Hari Raya untuk ASN termasuk Kategori Gratifikasi

KPK menegaskan pemberian parsel hari raya kepada aparatur sipil negara (ASN) maupun penyelenggara negara yang berkaitan dengan jabatan termasuk kategori gratifikasi.
Persib Terbebas dari FIFA Registration Ban, Halal Daftarkan Peralta Cs untuk Tatap Piala Presiden

Persib Terbebas dari FIFA Registration Ban, Halal Daftarkan Peralta Cs untuk Tatap Piala Presiden

Dengan dicabutnya nama Persib dari daftar tersebut, maka Maung Bandung halal untuk mendaftarkan pemain baru termasuk Peralta yang akan merasakan debut di turnamen Piala Presiden. 
Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Dua Tahun Lamanya, Pramono: Mohon Maaf Saya Tidak Tahu pada Waktu Itu

Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Dua Tahun Lamanya, Pramono: Mohon Maaf Saya Tidak Tahu pada Waktu Itu

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta maaf karena baru mengetahui bahwa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, telah roboh selama dua tahun lamanya atau sejak 2024 lalu.
Laba Bersih Jasa Raharja Melonjak 138,54 Persen, Tembus Rp2,3 Triliun pada 2025

Laba Bersih Jasa Raharja Melonjak 138,54 Persen, Tembus Rp2,3 Triliun pada 2025

PT Jasa Raharja (Persero) melaporkan pertumbuhan kinerja keuangan yang sangat signifikan sepanjang tahun buku 2025.
Meski Ekonomi Global Bergejolak Minat Liburan Warga ASEAN Tetap Tinggi, Ini Polanya

Meski Ekonomi Global Bergejolak Minat Liburan Warga ASEAN Tetap Tinggi, Ini Polanya

Meski dinamika ekonomi global masih membayangi berbagai sektor, minat masyarakat di kawasan Asia Tenggara untuk bepergian tetap tinggi.

Trending

Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir Apresiasi Keberhasilan Timnas Indonesia Putri Back To Back Juara Piala AFF, Bukti Sepak Bola Putri di Jalur Tepat

Erick Thohir menyebut kesuksesan Timnas Indonesia Putri sebagai bukti nyata perkembangan sepak bola putri berada di jalur yang tepat.
Jasaraharja Putera Umumkan Laba Bersih Tahun Buku 2025

Jasaraharja Putera Umumkan Laba Bersih Tahun Buku 2025

BUMN yang bergerak di bidang asuransi umum yakni PT Jasaraharja Putera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Laporan Keuangan (RUPS LK) Tahun Buku 2025.
Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Dua Tahun Lamanya, Pramono: Mohon Maaf Saya Tidak Tahu pada Waktu Itu

Kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Roboh Dua Tahun Lamanya, Pramono: Mohon Maaf Saya Tidak Tahu pada Waktu Itu

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta maaf karena baru mengetahui bahwa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, telah roboh selama dua tahun lamanya atau sejak 2024 lalu.
Tegas! KPK Sebut Parsel Hari Raya untuk ASN termasuk Kategori Gratifikasi

Tegas! KPK Sebut Parsel Hari Raya untuk ASN termasuk Kategori Gratifikasi

KPK menegaskan pemberian parsel hari raya kepada aparatur sipil negara (ASN) maupun penyelenggara negara yang berkaitan dengan jabatan termasuk kategori gratifikasi.
Laba Bersih Jasa Raharja Melonjak 138,54 Persen, Tembus Rp2,3 Triliun pada 2025

Laba Bersih Jasa Raharja Melonjak 138,54 Persen, Tembus Rp2,3 Triliun pada 2025

PT Jasa Raharja (Persero) melaporkan pertumbuhan kinerja keuangan yang sangat signifikan sepanjang tahun buku 2025.
Persib Terbebas dari FIFA Registration Ban, Halal Daftarkan Peralta Cs untuk Tatap Piala Presiden

Persib Terbebas dari FIFA Registration Ban, Halal Daftarkan Peralta Cs untuk Tatap Piala Presiden

Dengan dicabutnya nama Persib dari daftar tersebut, maka Maung Bandung halal untuk mendaftarkan pemain baru termasuk Peralta yang akan merasakan debut di turnamen Piala Presiden. 
Meski Ekonomi Global Bergejolak Minat Liburan Warga ASEAN Tetap Tinggi, Ini Polanya

Meski Ekonomi Global Bergejolak Minat Liburan Warga ASEAN Tetap Tinggi, Ini Polanya

Meski dinamika ekonomi global masih membayangi berbagai sektor, minat masyarakat di kawasan Asia Tenggara untuk bepergian tetap tinggi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT