News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lionel Scaloni Tinggalkan Argentina usai Gagal Juara Piala Dunia 2026? Sambil Menangis Sang Pelatih Minta Maaf

Kekalahan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 menyisakan luka mendalam. Pelatih Lionel Scaloni tak mampu membendung air mata saat konferensi pers.
Senin, 20 Juli 2026 - 08:57 WIB
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni bersama Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Sumber :
  • REUTERS/Hannah Mckay

Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 menyisakan luka mendalam. Pelatih Lionel Scaloni bahkan tak mampu membendung air mata saat menghadiri konferensi pers seusai pertandingan.

Suasana emosional menyelimuti ruang konferensi pers. Scaloni beberapa kali menghentikan ucapannya karena berusaha menahan tangis setelah mimpi mempertahankan gelar juara dunia harus berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 pada final yang berlangsung Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Gol Ferran Torres pada babak tambahan memastikan La Furia Roja merebut trofi Piala Dunia 2026.

Hasil tersebut sekaligus menggagalkan ambisi Scaloni mencatat sejarah. Pelatih berusia 48 tahun itu sebelumnya berpeluang menjadi pelatih kedua yang sukses mempertahankan gelar juara dunia setelah membawa Argentina berjaya di Qatar 2022.

Tak hanya kecewa karena gagal mengangkat trofi, Scaloni juga memberi isyarat mengenai masa depannya bersama Tim Tango. Kontraknya diketahui akan berakhir pada Desember 2026.

Saat ditanya mengenai kelanjutan kariernya, Scaloni mengaku belum memiliki keputusan pasti. Ia mengatakan akan lebih dulu berdiskusi dengan Presiden Federasi Sepak Bola Argentina.

"Saya akan berbicara dengan presiden. Saya sudah memiliki gambaran tentang apa yang ingin saya lakukan," ujar Scaloni, dikutip dari BBC.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni
Pelatih Argentina Lionel Scaloni
Sumber :
  • REUTERS/Paul Childs

Ia menegaskan tetap akan menghormati kontraknya hingga berakhir. Namun, menurutnya keputusan besar seperti itu membutuhkan pertimbangan yang matang.

"Saya akan menyelesaikan kontrak saya. Setelah itu kami harus membahas semuanya secara menyeluruh," lanjut mantan bek Timnas Argentina tersebut.

Scaloni juga menyampaikan rasa terima kasih kepada federasi yang telah memberinya kesempatan memimpin Argentina. Baginya, menjadi pelatih Tim Tango merupakan impian yang berhasil diwujudkan.

"Saya berterima kasih kepada presiden karena telah memberi saya kesempatan berada di posisi ini. Ini adalah tempat impian bagi siapa pun," katanya.

Pelatih yang sukses mempersembahkan gelar Piala Dunia 2022 itu menilai seluruh staf dan pemain sudah memberikan kemampuan terbaik. Menurutnya, semua pihak telah berjuang hingga detik terakhir di lapangan.

"Kami semua sudah memberikan segalanya sampai menit terakhir. Sekarang saya hanya ingin memiliki waktu untuk berpikir dengan tenang," ucap Scaloni.

Tangis Scaloni semakin pecah ketika membahas kemungkinan melanjutkan pekerjaannya sebagai pelatih Argentina. Ia mengaku belum yakin mampu kembali membangun tim sekuat generasi yang dimilikinya saat ini.

"Mohon bersabar. Saya tidak tahu apakah saya bisa melanjutkan," ujar Scaloni dengan suara bergetar.

Menurutnya, membentuk kembali kelompok pemain dengan ikatan sekuat skuad saat ini bukan perkara mudah. Dibutuhkan energi, ide baru, dan kesiapan mental untuk memulai semuanya dari awal.

Ia juga mengakui perjalanan bersama Argentina telah menghadirkan pengalaman yang tidak pernah dibayangkannya. Karena itu, keputusan mengenai masa depannya tidak ingin diambil secara tergesa-gesa.

Di akhir konferensi pers, Scaloni berdiri dari kursinya sambil menahan tangis. Sebelum meninggalkan ruangan, ia menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh pendukung Argentina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini sangat menyakitkan. Saya sangat menyesal," ucap Scaloni sebelum meninggalkan ruang konferensi pers dan menyisakan suasana haru setelah kegagalan Argentina mempertahankan gelar juara Piala Dunia.

(sub)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

13 Hari Menanti, Surono Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Ditemukan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman Jombang

13 Hari Menanti, Surono Korban KM Virgo Transport 8 Akhirnya Ditemukan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman Jombang

Penantian panjang keluarga Surono (37), korban KM Virgo yang merupakanĀ warga Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, akhirnya berujung kepastian.
Kata Pelatih Ganda Campuran Usai Amri/Nita Sukses Bawa Pulang Medali Perak Asian Games 2026: Targetnya Memang Medali

Kata Pelatih Ganda Campuran Usai Amri/Nita Sukses Bawa Pulang Medali Perak Asian Games 2026: Targetnya Memang Medali

Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali pada gelaran Asian games 2026 ini lewat cabang olahraga bulu tangkis nomor perorangan di sektor ganda campuran.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi!

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi!

Polda Metro menetapkan masinis KA Argo Bromo Anggrek berinisial AN (37) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek relasi Gambir
Gugatan Ijazah Gibran di MK, Pakar Hukum Tata Negara Beri Tiga Opsi Putusan

Gugatan Ijazah Gibran di MK, Pakar Hukum Tata Negara Beri Tiga Opsi Putusan

Mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM periode 2011-2014, Denny Indrayana dan kawan-kawan mengajukan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 ke MK.
Indra Sjafri Beri Nilai 6 usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia, Singgung Soal Strategi John Herdman

Indra Sjafri Beri Nilai 6 usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia, Singgung Soal Strategi John Herdman

Indra Sjafri memuji mental Timnas Indonesia yang mampu menahan Malaysia dengan 10 pemain, tetapi menilai sistem pertahanan Garuda masih perlu dibenahi.
BREAKING
NEWS
Terungkap Fakta Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, Ada Masalah Sinyal hingga Pengereman

Terungkap Fakta Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, Ada Masalah Sinyal hingga Pengereman

KNKT mengungkap fakta kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, mulai dari anomali sinyal, komunikasi, hingga pengereman sebelum tabrakan.

Trending

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Justin Hubner Bakar Semangat Penggawa Timnas Indonesia Usai Ditahan Imbang Malaysia: Masih Belum Berakhir, Ayo Kalahkan Bangladesh

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, menegaskan perjuangan Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026 belum berakhir. Ia tetap optimistis meski gagal kalahkan Malaysia.
Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Gagal Manfaatkan Kartu Merah Thom Haye, Pelatih Malaysia Akui Pertahanan Timnas Indonesia Sulit Ditembus

Pelatih Timnas Malaysia, Tan Cheng Hoe, mengakui ketangguhan pertahanan Timnas Indonesia setelah kedua tim bermain imbang di FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Usai Jadi Tersangka, Bupati Gowa Bakal Diperiksa Bareskrim 1 Oktober 2026

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kortas Tipidkor Polri dalam kasus pemerasan dan TPPU yang terjadi di Kabupaten Gowa pada tahun 2025-2026.
Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Momen John Herdman Hafal Lagu 'Indonesia Raya' Jadi Sorotan Penonton

Sebelum dikritik usai Timnas Indonesia vs Malaysia berakhir imbang tanpa gol, pelatih John Herdman sempat disorot setelah hafal nyanyikan lagu Indonesia Raya.
Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang PeluangĀ 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT