Cekik Pemain Spanyol usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026, Leandro Paredes Banjir Kecaman Legenda dan Jurnalis: Memalukan!
- REUTERS/Mike Segar
Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan Argentina dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 kembali memunculkan kontroversi. Kali ini, sorotan tajam mengarah kepada Leandro Paredes yang dinilai bertindak di luar batas sportivitas setelah pertandingan berakhir.
Laga final di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk Spanyol. Gol Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan La Furia Roja merebut gelar juara dunia.
Ketegangan sudah terasa sejak pertandingan masih berlangsung. Argentina yang frustrasi karena kesulitan membongkar pertahanan Spanyol mulai kehilangan kendali emosi.
Situasi semakin rumit setelah Enzo Fernández menerima kartu kuning kedua pada penghujung waktu normal. Argentina pun harus menjalani babak tambahan dengan hanya 10 pemain.
Usai peluit panjang dibunyikan, insiden kembali terjadi di atas lapangan. Nahuel Molina terlihat memukul dada Rodri yang tengah berlari merayakan keberhasilan Spanyol menjadi juara.
Tak lama berselang, Leandro Paredes juga menjadi sorotan. Gelandang Argentina itu terlihat mencekik Eric García sebelum kemudian menjatuhkan Gavi ke lapangan.
Aksi tersebut langsung menuai kecaman dari sejumlah pengamat sepak bola Inggris. Para komentator BBC maupun ITV menilai tindakan para pemain Argentina telah mencoreng semangat sportivitas di partai puncak.
- Reuters/James Lang
Mantan kiper Timnas Inggris, Joe Hart, menjadi salah satu sosok yang paling keras mengkritik perilaku tersebut. Menurutnya, hanya Lionel Messi yang menunjukkan sikap berkelas setelah pertandingan usai.
"Ada satu orang di lapangan yang benar-benar berkelas, yaitu Lionel Messi. Dia berjabat tangan dengan setiap pemain Spanyol," ujar Joe Hart.
Hart menilai Argentina tidak memiliki alasan untuk melampiaskan kekecewaan dengan tindakan yang berlebihan. Ia bahkan menyebut perilaku sejumlah pemain Albiceleste sangat tidak pantas.
"Pertandingan sudah selesai. Mereka sama sekali tidak punya alasan untuk mengeluh tentang apa yang terjadi hari ini. Perilaku yang menjijikkan," tegas Hart.
Ia juga memberikan pujian kepada Spanyol yang dianggap layak mengangkat trofi. Menurut Hart, tim asuhan Luis de la Fuente tampil sebagai skuad terbaik sepanjang turnamen.
"Spanyol memang pantas mendapatkannya. Mereka benar-benar luar biasa sepanjang turnamen dan tim terbaik telah memenangkan Piala Dunia ini," katanya.
Mantan kapten Timnas Inggris, Wayne Rooney, juga ikut melontarkan kritik. Ia menilai reaksi para pemain Argentina bukanlah sesuatu yang mengejutkan karena pernah terjadi pada kesempatan sebelumnya.
"Apakah itu mengejutkan Anda? Itu tidak mengejutkan saya. Kita pernah melihat hal ini terjadi pada Argentina sebelumnya," ujar Rooney.
Rooney menegaskan kekalahan seharusnya diterima dengan sikap sportif. Menurutnya, tindakan yang dilakukan Paredes dan beberapa pemain lainnya hanya memperburuk citra Argentina.
"Jika kalah dalam pertandingan sepak bola, bersikaplah sportif dan tinggalkan lapangan. Sikap mereka benar-benar buruk," ucap Rooney.
Komentar senada juga datang dari mantan bek Timnas Inggris, Micah Richards. Ia menyebut tindakan Paredes sangat memalukan dan tidak mencerminkan perilaku seorang pesepak bola profesional.
"Paredes tidak perlu melakukan itu. Dia lebih baik dari itu dan semuanya terus berlanjut. Kami semua tahu bagaimana rasanya kalah, tetapi ini sama sekali bukan citra yang baik," kata Richards.
Di ITV, Gary Neville juga tak menahan kritiknya kepada Paredes. Mantan bek Manchester United itu menyebut gelandang Argentina tersebut telah bertindak memalukan dalam beberapa pertandingan terakhir.
"Mereka memang sangat kompetitif dan saya menyukai karakter itu. Tetapi Paredes benar-benar memalukan dalam beberapa pertandingan terakhir," ujar Neville.
(sub)
Load more