Lamine Yamal Bongkar Isi Percakapan Singkat dengan Lionel Messi Usai Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
- Reuters/ Evrim Aydin / Anadolu
Jakarta, tvOnenews.com - Bintang muda Timnas Spanyol, Lamine Yamal, mengungkap isi percakapannya dengan Lionel Messi seusai final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di MetLife Stadium, New York.
Momen tersebut menjadi salah satu adegan paling menyentuh setelah Spanyol berhasil menaklukkan Argentina 1-0 lewat gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu sekaligus merebut gelar juara dunia untuk kedua kalinya.
Usai peluit panjang dibunyikan, kamera menangkap momen Lamine Yamal yang langsung menghampiri Lionel Messi. Saat itu, Messi tampak kecewa usai gagal mempertahankan gelar juara dunia bersama Argentina. Keduanya kemudian berpelukan sebelum berbincang singkat di tengah lapangan.
Adegan tersebut langsung viral di media sosial. Banyak yang menyebutnya sebagai simbol estafet generasi, dari Messi yang selama bertahun-tahun menjadi ikon sepak bola dunia kepada Yamal yang kini mulai disebut sebagai penerusnya.
Sehari setelah laga final, Yamal akhirnya mengungkap isi pembicaraannya dengan megabintang Argentina tersebut.
Dalam konferensi pers pada Senin, pemain Barcelona berusia 19 tahun itu mengaku sangat tersentuh dengan pesan yang disampaikan Messi.
"Dia adalah pemain terbaik dalam sejarah dan seseorang yang selalu saya kagumi. Di akhir pertandingan, saya menunjukkan rasa hormat saya kepadanya," ujar Lamine Yamal dikutip dari laman Get Football News Spain, Selasa (21/7/2026).
Lebih lanjut, Yamal mengatakan Messi memberikan nasihat yang akan selalu dikenangnya sepanjang karier.
"Dia mengatakan kepada saya untuk terus berjalan di jalan saya sendiri dan bahwa masa depan adalah milik generasi kami. Kata-kata itu memiliki arti yang sama berharganya dengan medali emas yang saya kenakan," ungkap Yamal.
Pernyataan tersebut semakin menguatkan hubungan emosional antara dua pemain yang sama-sama pernah mengenakan seragam Barcelona, meski berasal dari generasi yang berbeda.
Yamal memang sejak lama tak pernah menyembunyikan kekagumannya kepada Messi. Bahkan sebelum final Piala Dunia 2026 berlangsung, ia beberapa kali menyebut legenda Argentina tersebut sebagai idolanya sekaligus pemain terbaik sepanjang masa.
Final Piala Dunia 2026 sendiri sempat dipromosikan sebagai duel simbolis antara Messi dan Yamal. Namun di atas lapangan, pertandingan lebih banyak ditentukan oleh kekuatan kolektif Spanyol yang akhirnya memastikan kemenangan melalui gol Ferran Torres pada menit ke-106.
Load more