News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gianni Infantino Dihujat Usai Sebut Piala Dunia 2026 Terbaik Sepanjang Sejarah, Presiden FIFA Dinilai Abaikan Berbagai Kontroversi

Presiden FIFA Gianni infantino dinilai mengabaikan berbagai kontroversi yang terjadi di sepanjang gelaran Piala Dunia 2026. 
Senin, 27 Juli 2026 - 17:37 WIB
Donald Trump dan Gianni Infantino
Sumber :
  • REUTERS/Jeenah Moon

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden FIFA Gianni Infantino mendapatkan hujatan setelah menyebut Piala Dunia 2026 sebagai edisi turnamen sepak bola dunia terbaik sepanjang sejarah. 

Presiden FIFA tersebut dinilai mengabaikan berbagai kontroversi yang terjadi di sepanjang gelaran Piala Dunia 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui unggahan panjang berisi 15 slide di media sosial Instagram, Gianni Infantino membalas berbagai kritik yang mengarah kepada FIFA selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Dalam unggahan tersebut, Gianni Infantino menggambarkan turnamen berjalan nyaris sempurna. Ia bahkan mengklaim tidak ada insiden keamanan yang mengganggu jalannya kompetisi.

"Kami tidak mengalami kekerasan, tidak ada insiden, keamanan 100 persen terjamin, hanya ada kegembiraan dan kebahagiaan!" tulis Gianni Infantino dikutip dari laman Mirror, Senin (27/7/2026).

Klaim tersebut kemudian menjadi sorotan karena dianggap tak sesuai dengan apa yang terjadi di lapangan. 

Sejumlah pengamat menilai klaim tersebut jauh dari kenyataan karena selama turnamen berlangsung terjadi berbagai persoalan, mulai dari kerusuhan suporter hingga polemik kebijakan imigrasi.

Salah satu insiden yang menjadi sorotan terjadi di Mexico City setelah kemenangan Meksiko atas Ekuador pada babak 32 besar. Perayaan kemenangan tersebut dilaporkan berujung tragedi yang menyebabkan empat orang meninggal dunia.

Selain itu, sejumlah suporter dari Iran, Haiti, Somalia, dan Pantai Gading juga disebut tidak dapat menikmati atmosfer Piala Dunia secara langsung karena terkendala larangan masuk ke Amerika Serikat.

Gianni Infantino juga menegaskan bahwa kontingen Iran dapat memasuki Amerika Serikat tanpa kendala.

"Iran masuk ke Amerika Serikat tanpa insiden atau konflik," kata Gianni Infantino. 

Akan tetapi, laporan yang beredar justru menyebut hanya empat dari 15 staf tim nasional Iran yang sebelumnya mengalami penolakan visa akhirnya memperoleh izin memasuki Amerika Serikat.

Kontroversi lainnya turut menimpa wasit asal Somalia, Omar Artan, yang dikenal sebagai salah satu pengadil lapangan terbaik Afrika. Ia dilaporkan gagal memasuki Amerika Serikat menjelang dimulainya turnamen.

Meski demikian, Gianni Infantino menilai kritik yang muncul terlalu berlebihan dan tidak sebanding dengan jutaan orang yang berhasil memperoleh izin masuk ke negara tuan rumah.

"Anda menyebut beberapa orang yang ditolak visanya dan mengabaikan jutaan orang yang disetujui, dari seluruh dunia. Karena sepak bola menyatukan dunia dan hal itu terbukti secara mengesankan musim panas ini," lanjutnya.

Gianni Infantino bahkan meminta para pengkritiknya untuk lebih menenangkan diri.

Ia menyarankan mereka bermeditasi, berdoa atau menonton pertandingan sepak bola agar menemukan kedamaian, seraya menuding para pengkritik telah menyebarkan kebencian.

Namun kritik terhadap FIFA tidak hanya berkaitan dengan persoalan visa. Salah satu keputusan yang paling banyak diperdebatkan adalah penangguhan hukuman larangan bermain satu pertandingan terhadap penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Balogun sebelumnya dijatuhi sanksi otomatis setelah pertandingan melawan Bosnia dan Herzegovina. Namun hukuman tersebut dibatalkan sehingga ia tetap dapat tampil menghadapi Belgia pada babak 16 besar.

Keputusan tersebut memicu spekulasi karena disebut terjadi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghubungi Infantino dan meminta FIFA meninjau kembali sanksi tersebut.

Menanggapi polemik itu, Infantino menyebut keputusan-keputusan wasit maupun komisi disiplin yang memicu perdebatan merupakan hal lumrah dalam sepak bola.

"Keputusan wasit yang bisa diperdebatkan atau keputusan disiplin yang dianggap aneh seperti kartu merah atau kuning yang mungkin keliru maupun keputusan untuk tidak menghukum pemain dalam situasi tertentu adalah hal yang biasa dan diterima di beberapa liga terbesar dunia. Menariknya, negara-negara yang menerapkan praktik seperti itu justru menjadi pihak yang mengkritik," katanya.

Di penghujung unggahannya, Gianni Infantino kembali menegaskan keyakinannya bahwa FIFA telah sukses menyelenggarakan Piala Dunia 2026.

"Kepada pena dan kertas, kepada semua layar, semoga kalian menemukan cinta dan kedamaian yang tidak bisa ditemukan oleh orang-orang di belakang kalian. Semoga kalian menemukan kedamaian; kami di FIFA telah menemukannya dan kami memberikannya dengan menghadirkan Piala Dunia FIFA yang paling luar biasa," kata Gianni Infantino. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polresta Yogyakarta Pecah Berkas 19 Tersangka di Sesi Dua Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jadi Dua Kelompok

Polresta Yogyakarta Pecah Berkas 19 Tersangka di Sesi Dua Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jadi Dua Kelompok

Polresta Yogyakarta memecah berkas perkara 19 tersangka di sesi dua kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha menjadi dua kelompok. 
Hasil Olah TKP Klinik Jaksel Soal Kematian Sutrimo: Polisi Tak Temukan Racun

Hasil Olah TKP Klinik Jaksel Soal Kematian Sutrimo: Polisi Tak Temukan Racun

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait tewasnya Sutrimo yang diduga merupakan kepala rumah tangga mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Senin (27/7).
Tak Hanya Jaga Kedaulatan, TNI Kini Bantu Ketahanan Pangan

Tak Hanya Jaga Kedaulatan, TNI Kini Bantu Ketahanan Pangan

Program TMMD Reguler ke-129 sendiri merupakan salah satu program kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat yang berfokus pada pembangunan infrastruktur.
Ditanya Ada Racun di TKP Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polisi Jawab Begini

Ditanya Ada Racun di TKP Tewasnya Diduga Karumga Febrie Adriansyah, Polisi Jawab Begini

Misteri penyebab tewasnya diduga Kepala Rumah Tangga (Karumga) dari mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, Sutrimo masih menjadi buah bibir di
Pemain Keturunan Indonesia Bawa Singapura Amankan Puncak Klasemen Grup A Piala AFF 2026 Usai Taklukkan Timor Leste

Pemain Keturunan Indonesia Bawa Singapura Amankan Puncak Klasemen Grup A Piala AFF 2026 Usai Taklukkan Timor Leste

Tampil sebagai tim tuan rumah, Singapura menang dengan skor 2-0 dari Timor Leste di Stadion Jalan Besar, Singapura, Senin (27/6/2026).
Viral 522 Pelajar Sidoarjo Terpapar HIV? Ini Klarifikasi Kemenkes dan Fakta Data Resminya

Viral 522 Pelajar Sidoarjo Terpapar HIV? Ini Klarifikasi Kemenkes dan Fakta Data Resminya

Video viral menyebut 522 pelajar di Sidoarjo terpapar HIV memicu kegaduhan. Kemenkes dan Dinkes Sidoarjo memberikan klarifikasi serta mengungkap data resmi dan penyebab perbedaan angka.

Trending

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Menguak Tabir Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Polisi: Korban Tinggal dengan Ibunya

Menguak Tabir Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Polisi: Korban Tinggal dengan Ibunya

Menguak tabir kasus tewasnya dokter internship cantik, Siti Zahra Maghfira, pada Minggu (26/7/2026), pasalnya penyebab tewasnya dokter tersebut masih misteri.
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Viral Kabar Dokter Meninggal Dunia saat Menjalani Program Internship di Jakarta

Viral Kabar Dokter Meninggal Dunia saat Menjalani Program Internship di Jakarta

Heboh kabar dokter meninggal dunia. Dokter yang ditemukan meninggal dunia ini, merupakan alumni Universitas Hasanuddin (Unhas).
Cerita Detik-detik Mengerikan Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Begini Riwayat Akademiknya

Cerita Detik-detik Mengerikan Tewasnya Dokter Internship Cantik di Apartemen Kalibata, Begini Riwayat Akademiknya

Siti Zahra Maghfira, merupakan dokter internship cantik yang kini menjadi sorotan publik. Pasalnya, ia tewas karena diduga bunuh diri dengan terjun dari lantai
Prediksi Skor, Susunan Pemain, hingga Jalannya Pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 Menurut Gemini AI

Prediksi Skor, Susunan Pemain, hingga Jalannya Pertandingan Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026 Menurut Gemini AI

Dari 17 bentrokan dengan Kamboja sejak tahun 1995, Timnas Indonesia berhasil mengemas 16 kemenangan dan hanya mencatatkan satu hasil imbang di ajang Piala AFF.
Imbauan Tegas Kepala BGN: Masak MBG Tak Boleh Pakai Gas Melon dan Beras SPHP

Imbauan Tegas Kepala BGN: Masak MBG Tak Boleh Pakai Gas Melon dan Beras SPHP

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengimbau tegas kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait dilarang menggunakan barang-barang bersubsidi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT