Pemain Keturunan Pacitan Ingin Singkirkan Sendiri Timnas Indonesia dari Piala AFF 2026
- ASEAN United
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain keturunan Pacitan, Ilhan Fandi akan membela Singapura dalam laga terakhir babak penyisihan Grup A Piala AFF 2026 melawan Timnas Indonesia.
Dalam laga ini, baik Singapura dan Timnas Indonesia memiliki kesempatan terakhir untuk menembus babak semifinal Piala AFF 2026.
Pertandingan akan berlangsung di Stadion Jalan Besar, Singapura, pada Jumat (7/8/2026). Dalam posisi ini, tim tuan rumah Singapura hanya cukup mencatatkan hasil imbang untuk bisa menyingkirkan Timnas Indonesia.
Walau memiliki darah Indonesia dari garis keturunan ayahnya, Ilhan Fandi ternyata tetap menargetkan untuk membawa kemenangan bagi Singapura. Bahkan dia ingin meneruskan jejak sang ayah, Fandi Ahmad untuk mengejar status topskor.
Sang ayah Fandi Ahmad, merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Singapura dengan torehan 55 gol internasional sekaligus salah satu pemain Asia Tenggara pertama yang sukses berkarier di Eropa bersama klub Belanda, FC Groningen.
Meski tumbuh di bawah bayang-bayang nama besar sang ayah, Ilhan mengaku tidak pernah mendapat tekanan untuk mengikuti jejak Fandi Ahmad. Sebaliknya, keluarganya justru mengajarkan nilai-nilai yang menjadi fondasi kariernya hingga saat ini.
"Sejujurnya, di rumah ayah saya tidak terlalu banyak berbicara soal sepak bola karena beliau hanya ingin kami menikmati permainan ini," ujar Ilhan dikutip dari laman ASEAN United.
"Ayah saya selalu memegang empat nilai penting, yaitu disiplin, dedikasi, determinasi, dan pengorbanan. Saya, saudara-saudara saya, dan adik perempuan saya membawa nilai-nilai itu setiap hari. Prinsip-prinsip tersebut membentuk saya menjadi pribadi dan pemain seperti sekarang," lanjutnya.
Performa Ilhan musim ini memang layak mendapat perhatian. Setelah membantu Singapura lolos ke Piala Asia 2027 melalui jalur kualifikasi untuk pertama kalinya dalam sejarah, ia kembali menjadi pembeda di ASEAN Cup 2026.
Pada laga pembuka melawan Kamboja, Ilhan mencetak gol kemenangan spektakuler melalui tendangan salto. Penampilan impresif itu berlanjut saat menghadapi Timor Leste, ketika ia membuka keunggulan Singapura yang akhirnya menang 2-0.
Mengenang gol indahnya ke gawang Kamboja, Ilhan mengungkapkan semuanya terjadi secara spontan. Ia juga menegaskan keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi rekan-rekan setimnya.
"Saya mencoba melepaskan diri dari penjagaan lawan. Saat bola datang, saya tahu tidak bisa langsung menendangnya sehingga saya mengangkat bola lebih dulu, lalu mengikuti insting. Menurut saya itu gol yang luar biasa, tetapi saya tidak mungkin melakukannya tanpa rekan-rekan setim," katanya.
Kini, pemain yang baru bergabung dengan juara Liga Singapura, Lion City Sailors, itu kembali menjadi tumpuan negaranya menghadapi Indonesia. Meski pertandingan dipastikan berlangsung sengit, Ilhan mengaku tetap ingin menikmati setiap momen di lapangan.
"Bagi saya, saya hanya ingin menikmati permainan dan menikmati persaingan di ASEAN Cup. Saya selalu mengingat alasan mengapa pertama kali bermain sepak bola, karena saya mencintai olahraga ini. Saya juga ingin membuat keluarga bangga dan membantu tim melangkah sejauh mungkin," kata mantan rekan Asnawi Mangkualam di Port FC ini.
Load more