Karier Paul Pogba di Eropa Terancam Tamat, MLS dan Arab Saudi Jadi Dua Opsi Masa Depan
- Instagram @paulpogba
Namun, persoalan struktur kontrak kemungkinan menjadi faktor penting. Dengan mempertimbangkan kondisi fisiknya, kontrak dengan gaji pokok yang lebih rendah tetapi disertai bonus berdasarkan jumlah penampilan dinilai menjadi opsi yang lebih realistis.
Arab Saudi Juga Masuk Radar
Selain MLS, Arab Saudi juga disebut sebagai salah satu opsi bagi Pogba.
Bursa transfer Arab Saudi dijadwalkan ditutup pada 10 September. Pengalaman Pogba bersama Manchester United dan Juventus serta reputasinya sebagai juara Piala Dunia 2018 masih membuat namanya memiliki nilai jual.
Namun, posisi Pogba di pasar transfer tidak lagi sama seperti beberapa tahun lalu. Cedera yang berulang membuat klub berpotensi lebih berhati-hati sebelum memberikan kontrak besar kepadanya.
Faktor gaji pun diperkirakan menjadi salah satu persoalan utama. Pogba kemungkinan tidak bisa lagi menuntut paket gaji sebesar yang pernah diterimanya pada masa puncak karier.
Karena itu, jika ingin pindah ke Arab Saudi, Pogba disebut perlu mempertimbangkan konsesi terkait besaran gaji.
Terlepas dari ketidakpastian masa depannya di Monaco, situasi tersebut tidak otomatis berarti Pogba akan mengakhiri karier sebagai pesepak bola.
Paul Pogba masih memiliki reputasi besar. Ia merupakan pemain dengan 91 caps bersama Timnas Prancis dan mencetak 11 gol. Salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya adalah membantu Les Bleus menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia.
- INDEPENDENT
Ketika pertama kali bergabung dengan Monaco, kepindahan tersebut dipandang sebagai kesempatan bagi Pogba untuk mengembalikan kariernya ke jalur yang tepat. Namun, setelah hampir setahun, ia justru hanya mencatat enam penampilan dengan total 115 menit dan kembali dihantui cedera.
Pemutusan kontrak dengan Monaco pun hingga kini belum dikonfirmasi. Jika perpisahan benar-benar terjadi, Amerika Serikat dan Arab Saudi menjadi dua tujuan yang paling mungkin.
Untuk Pogba, persoalan berikutnya tampaknya bukan lagi soal nama besar, melainkan seberapa siap kondisi fisiknya dan seberapa besar kompromi finansial yang bersedia ia lakukan demi melanjutkan karier.
Â
Load more