Kalah Gara-Gara Gol Telat Michael Olise, Mark van Bommel Ogah Panik usai Belgia Ditaklukkan Prancis
- REUTERS/Omar Havana
Jakarta, tvOnenews.com -Ā Pelatih Timnas Belgia, Mark van Bommel, ogah merasa panik dengan kekalahan dari Prancis. Gol Michael Olise menjadi pembeda dalam pertandingan yang digelar di Brussels.
The Red Devils melanjutkan perjuangan mereka di UEFA Nations League pada Selasa (29/9/2026) dini hari WIB. Mereka mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Italia, dan berupaya melanjutkan tren positif tersebut.
Prancis mendominasi, namun selalu kesulitan membobol gawang Thibaut Courtois. Namun, kebuntuan akhirnya terpecahkan di menit ke-88 melalui Michael Olise.
Itu menjadi satu-satunya gol pembeda dalam laga yang berakhir dengan skor 1-0. Pelatih Belgia, Mark van Bommel, mengakui bahwa itu mengecewakan bagi timnya, terutama karena para pemainnya telah memperlihatkan komitmen tinggi.
"Kekecewaan di ruang ganti sangat besar. Sangat disayangkan kebobolan gol di akhir pertandingan. Para pemain bermain dengan penuh komitmen," kata Van Bommel, dilansir Goal International.
Pelatih asal Belanda itu enggan untuk mengkritisi penampilan anak-anak asuhnya. Dia menilai bahwa para pemain Belgia layak mendapatkan nilai 7 dari skala 10.
"Mereka semua pantas mendapatkan setidaknya 7 dari 10. Saya tidak punya alasan untuk menyalahkan mereka. Mereka adalah pemain yang cerdas dan berkualitas. Kita tidak boleh kritis; kita berada di jalur yang benar,ā tambahnya.Ā
āCara kita menekan, perubahan sayap, dan cara kita menciptakan peluang sudah bagus. Kita bisa melihat ide di balik tindakan kita. Anda bisa merasakan bahwa semua orang menikmati permainan. Detailnya dikuasai dengan baik. Kita hanya tidak berhasil mencetak gol," sambungnya.
Pelatih Prancis, Zinedine Zidane, melakukan sembilan perubahan untuk pertandingan ini. Menurut Van Bommel, itu bukan berarti Belgia menghadapi tim pelapis dari Prancis, namun tentu Les Bleus memiliki kualitas yang lebih baik.
"Kita tidak bisa mengatakan bahwa kita bermain melawan tim B. Itu adalah tim yang solid," kata Van Bommel.
"Tentu saja, Prancis lebih unggul dari kita. Saya tidak bisa menyangkal itu. Pada hari Senin, kita mungkin akan menghadapi tantangan yang lebih besar di kandang mereka,ā sambungnya.
Van Bommel menegaskan bahwa dirinya baru bekerja selama sepekan dalam membangun tim ini. Dia menekankan bahwa kekalahan ini tak mendefinisikan apa pun, karena tujuan mereka untuk saat ini adalah Piala Eropa 2028 atau Euro.
Load more