Cristiano Ronaldo Tak Akan Kembali ke Timnas Portugal? Sang Kakak Singgung Pengkhianatan
- Instagram/portugal
Jakarta, tvOnenews.com - Masa depan Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal semakin menjadi tanda tanya setelah saudara perempuannya, Elma Aveiro, memberikan pernyataan mengejutkan. Ia meragukan kemungkinan CR7 kembali memperkuat negaranya menyusul konflik panas dengan pelatih Jorge Jesus.
Elma menilai perselisihan tersebut telah meninggalkan luka mendalam bagi Cristiano Ronaldo. Bahkan, ia menyinggung persoalan pengkhianatan yang membuat hubungan kedua sosok tersebut sulit kembali seperti semula.
Pernyataan itu disampaikan Elma kepada wartawan seusai menghadiri acara peluncuran buku di Lisbon, Portugal, yang turut dihadiri Jorge Jesus. Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan kesedihannya melihat perlakuan yang diterima sang adik.
“Perasaan saya adalah kesedihan karena sayangnya rakyat Portugal melupakan apa yang telah dilakukan dan berpikir bahwa segala sesuatunya harus dilakukan secara berbeda sekarang. Saya tidak bisa berkata-kata; sangat sulit melihat saudara saya mengalami ini,” ujar Elma, dikutip dari A Bola, Jumat (16/10/2026).
Elma merasa kontribusi besar Cristiano Ronaldo terhadap sepak bola Portugal seolah mulai dilupakan. Menurutnya, pemain berusia 41 tahun tersebut tidak pantas mengalami situasi seperti sekarang.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan Ronaldo kembali mengenakan seragam Timnas Portugal, Elma memberikan jawaban pesimistis. Ia merasa peluang sang adik kembali lebih kecil dibandingkan kemungkinan mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional.
“Kemungkinannya lebih besar tidak daripada ya. Saya rasa baik Cristiano maupun Jorge Jesus sama-sama terluka, itu adalah situasi yang mereka alami, bukan saya, saya berbicara mewakili saudara saya,” ungkapnya.
Elma juga tidak mengetahui apakah Ronaldo dan Jorge Jesus masih bisa memperbaiki hubungan mereka. Menurutnya, persoalan kepercayaan menjadi hambatan terbesar untuk menyelesaikan konflik tersebut.
“Saya tidak tahu, ini sangat rumit. Ketika kita dikhianati, kembali ke keadaan normal sangat sulit,” tegasnya.
Perselisihan Ronaldo dengan Jorge Jesus bermula ketika sang pemain tidak diturunkan saat Portugal menghadapi Norwegia pada ajang UEFA Nations League. Ronaldo kemudian meninggalkan pemusatan latihan menjelang pertandingan melawan Denmark setelah menuding pelatihnya dua kali mengingkari kesepakatan.
Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) selanjutnya membuka proses disipliner dan menjatuhkan skorsing sementara terhadap Ronaldo. Meski demikian, sang megabintang sebelumnya menegaskan masih bersedia memperkuat negaranya setelah menjalani hukuman yang ditetapkan.
Kekecewaan terhadap situasi tersebut ternyata bukan hanya dirasakan Elma Aveiro, melainkan juga ibunda Ronaldo, Dolores Aveiro. Dalam wawancara dengan majalah TV7 Dias, Dolores mengaku sedih dan terkejut melihat cara putranya meninggalkan skuad Portugal.
Dolores menilai Ronaldo seharusnya mendapatkan perlakuan lebih baik mengingat pengabdiannya selama lebih dari dua dekade. Ia bahkan menyayangkan putranya yang dinilai bisa saja keluar melalui pintu depan tetapi malah keluar melalui pintu belakang.
Di sisi lain, Presiden FPF Pedro Proenca telah menyampaikan keinginan agar Ronaldo kembali bergabung dengan tim nasional. Namun, pernyataan terbaru keluarganya memperlihatkan bahwa penyelesaian konflik dengan Jorge Jesus masih menjadi persoalan penting bagi masa depan CR7 bersama Portugal.
Load more