Ngamuk ke Wasit Usai Kena Comeback Argentina di Piala Dunia 2026, FIFA Resmi Beri Sanksi pada Mesir
- REUTERS/Mohamed Abd El Ghan
Jakarta, tvOnenews.com - FIFA resmi memberikan sanksi pada pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan, manajer Timnas Mesir Ibrahim Hassan dan striker Mostafa Zico imbas mengamuk di Piala Dunia 2026 ketika melawan Argentina.
Ketiga sosok yang memperkuat Mesir di Piala Dunia ini resmi mendapatkan hukuman disiplin setelah terbukti bersalah insiden kericuhan yang terjadi di babak 16 besar melawan Argentina pada 7 Juli 2026 lalu.
Dilansir dari laman Goal, Hossam dan Ibrahim masing-masing dijatuhi larangan mendampingi tim dalam tiga pertandingan.
Sementara itu, hukuman lebih panjang diberikan kepada Mostafa Zico yang harus menjalani skorsing lima pertandingan bersama tim nasional Mesir.
Insiden kericuhan terjadi di pertandingan tersebut setelah Argentina melakukan comeback dengan membalikkan skor menjadi 3-2. Tak puas dengan kinerja wasit, Mesir melampiaskannya pada wasit.
Sejumlah pernyataan yang mempertanyakan integritas pertandingan serta tindakan seusai laga akhirnya menjadi perhatian FIFA.
Hossam Hassan dilaporkan menyampaikan komentar bernuansa politik dalam konferensi pers sebelum pertandingan. Ia juga menuding Argentina mendapat perlakuan istimewa karena berstatus juara bertahan dan memiliki nilai komersial besar.
Mostafa Zico bahkan menuduh pertandingan tersebut telah direkayasa. Tak cukup di sana, Hossam Hassan memberikan gestur kepada wasit yang dianggap membawa pesan tidak untuk rasisme, menjadi bagian dari dasar pemeriksaan FIFA.
Federasi Sepak Bola Mesir (EFA) sebelumnya telah memberikan penjelasan dan pembelaan terhadap ketiga pihak tersebut. Namun, Komite Disiplin FIFA tetap menilai tindakan serta pernyataan mereka memenuhi unsur pelanggaran sehingga hukuman dijatuhkan.
Dampaknya cukup serius bagi perjalanan Mesir setelah Piala Dunia. Hossam dan Ibrahim Hassan akan absen ketika Mesir menghadapi Malawi dalam dua pertandingan kualifikasi Piala Afrika 2027 pada November mendatang.
Keduanya juga tidak dapat mendampingi Mesir saat menghadapi Angola pada Maret 2027. Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Hossam, terlebih EFA baru menyetujui perpanjangan kontraknya hingga Piala Dunia 2030.
Sementara itu, Mostafa Zico mendapat hukuman paling berat karena harus absen hingga Juni 2027. Penyerang tersebut dipastikan melewatkan empat pertandingan tersisa kualifikasi Piala Afrika 2027 serta satu pertandingan internasional lainnya.
Kehilangan Zico dalam periode panjang menjadi pukulan bagi Mesir karena sang pemain merupakan bagian penting dari lini serang. Hukuman FIFA ini membuat The Pharaohs harus segera mencari solusi untuk menghadapi agenda internasional berikutnya tanpa tiga sosok tersebut.
Load more